J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Dikira Punah 420 Juta Tahun Silam, Ikan Purba Ini Masih Hidup!

Jumat, 21 Mei 2021, 10:40 WIB
Dikira sudah punah sejak 420 juta tahun silam, ikan purba ini ternyata masih hidup, lho, geng.

Akhir-akhir ini permintaan minyak dan sirip hiu di Madagaskar, Afrika Selatan rupanya meningkat secara signifikan.

Dilansir dari Unilad, Sabtu (15/05/2021), hal itu menyebabkan tim nelayan pemburu hiu setempat menggunakan jaring besar yang bisa menjangkau kedalaman 300 meter di laut West Indian, Madagaskar.

Di luar dugaan, mereka tidak hanya menemukan ikan-ikan biasa, melainkan juga ikan purba bernama coelacanths.

Ikan Coelacanth 2838c

Sumber foto: (Wikipedia}

Spesies ikan purba yang tersebut berasal dari 420 juta tahun silam dan sempat dikira telah punah lama sekali.

Dilansir dari Newsweek, ikan coelacanth umumnya berkumpul di sekitar 328 sampai 492 kaki di bawah permukaan air.

Ikan itu sendiri pernah kembali ditemukan pada tahun 1938 silam dan banyak pihak yang meyakini bahwa di zaman ini, yang tersisa dari ikan itu hanya fosil-fosilnya saja.

Namun, penemuan yang tidak disengaja oleh para nelayan hiu itu membuktikan bahwa ikan besar itu sungguh-sungguh masih hidup.

Coelacanth sendiri merupakan ikan yang sangat amat besar. Panjangnya bisa mencapai 2 meter, sedangkan beratnya bisa mencapai 90 kilogram, lho.

Ia juga diketahui bisa hidup cukup panjang, yaitu sampai 60 tahun.

Layaknya hewan purba lainnya, ia juga memiliki ciri khas yang membedakannya dari ikan-ikan yang ada di zaman ini, yaitu 4 sirip yang berfungsi seperti lengan.

Dengan temuan populasi baru di laut Madagaskar, ilmuwan meyakini bahwa ikan coelacanth masih bisa beradaptasi dengan baik, walaupun usia spesiesnya sudah mencapai ratusan jutaan tahun.

Penemuan tak terduga itu memang berhasil mengeluarkan ikan coelacanth keluar dari daftar hewan punah.

Namun, ahli biologi kelautan ternyata juga mengkhawatirkan kelangsungan ikan purba itu di jaring para nelayan.

Pemimpin tim riset, Andrew Cooke, menjelaskan bahwa penelitian mereka menemukan kemungkinan bahwa sudah lebih dari 100 coelacanth tertangkap di Madagaskar di dalam beberapa dekade terakhir.

"Ketika kami mengamati lebih jauh, kami terkejut dengan jumlah yang tertangkap, meskipun belum ada proses proaktif di Madagaskar untuk memantau atau melestarikan coelacanth," ujar Andrew Cooke, ahli biologi dan penulis studi terbaru di South African Journal of Science.

Tim riset pun mengharapkan adanya usaha untuk melestarikan ikan purba ini, termasuk mencegah tertangkapnya mereka di jaring hiu.

"Ada sedikit keraguan bahwa jaring tersebut saat ini merupakan ancaman terhadap coelacanth di Madagaskar," sebut mereka.

Walaupun khawatir, ia juga mengaku senang dengan hasil penangkapan tersebut, karena ikan itu bisa dijadikan sumber penelitian ikan coelacanth yang telah berjalan sekitar 40 tahun.

Meski demikian, ada juga yang berpendapat bahwa coelacanth akan baik-baik saja. Pasalnya, para nelayan juga tidak akan menjadikan hewan purba ini sebagai incaran mereka.

"Orang takut untuk menangkap hewan yang sangat tidak umum, sehingga coelacanth tidak diincar dengan sengaja," tutur Pauber Mahatante, ilmuwan setempat.

Kendati demikian, dilansir NewsWeek, para ilmuwan kelautan tetap menyerukan konservasi untuk melindungi ikan coelacanth di masa yang akan datang.

Hal itu tentunya disebabkan oleh perburuan besar-besaran oleh manusia usai kabar kemunculan ikan purba itu tersebar luas.

Laporan badan konservasi lingkungan nirlaba bahkan menyatakan bahwa warga beramai-ramai menangkap ikan coelacanth di lepas pantai Afrika Selatan, Tanzania, dan Kepulauan Comoros.

Padahal dilansir dari Wired, coelacanth tidak dianjurkan untuk dimakan oleh umat manusia.

Pasalnya, daging ikan ini mengandung kotoran, minyak, dan aneka komponen lain yang membuat rasanya tidak enak, bahkan dapat menyebabkan berbagai penyakit.

Baca juga artikel News atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

BACA JUGA

Waduh, Gunung Es Raksasa Berukuran 7 Kali Kota Jakarta Terlepas dari Antartika!

Download GB WhatsApp Apk Terbaru

Jarang Muncul, Penampilan Anak Ariel NOAH di Lebaran Curi Perhatian

7 Jurus Anime yang Bisa Bikin Pemiliknya Terbunuh, Terlalu Kuat?

Pengemis Tanpa Hidung Kepergok Naik Mobil | Aslinya Orang Kaya?

ARTIKEL TERKAIT
Orangutan Tapanuli 60c61
Cuma Hidup di Sumatra, Orangutan Tapanuli Terancam Punah!
Anglerfish Ikan Aneh 1 Bb0e7
Heboh, Ikan Berbentuk Aneh dan Berwarna Hitam Terdampar | Punya Bohlam di Kepalanya!
Untitled Design 2021 03 03t081125 621 28fa5
Dikira Punah, Burung Pelanduk Kalimantan Ditemukan Lagi Setelah 172 Tahun!
Rajah Scops Otus Brookii 05f62
Usai Seabad Menghilang, Burung Hantu Langka Ini Kembali!
Hewan Punah Yang Akan Dihidupkan Kembali E6636
7 Hewan yang Muncul Lagi Setelah Punah | Ada yang di Indonesia!
Macan Tutul Jawa Terekam Kamera Banner 5265e
Macan Tutul Jawa yang Terancam Punah Tertangkap Kamera, Penampakan Langka!
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal