J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Kutukan Turnamen The International Dota2 Berhasil Dipatahkan, Nggak Nyangka!

              Kutukan Turnamen The International Dota2 Berhasil Dipatahkan, Nggak Nyangka!

              00
              Selasa, 10 Sep 2019, 15:45 WIB
              Tim OG berhasil menjadi juara The International Dota 2 untuk kedua kalinya dan mematahkan kutukan di kompetisi bergengsi ini. Kutukan seperti apa ya, geng?

              Apakah kamu adalah seorang penggemar fanatik game MOBA paling terkenal di dunia, Dota 2?

              Kalau iya, bagaimana perasaanmu ketika OG berhasil memenangkan turnamen The International 2019 kemarin, geng?

              OG tahun ini kembali menjuarai The International setelah tahun sebelumnya meraih gelar juara juga. Kabarnya, sih, mereka berhasil memecahkan kutukan yang ada di turnamen prestisius ini.

              Kutukan seperti apa yang berhasil dipatahkan oleh OG? Daripada kamu makin penasaran, mending langsung simak saja artikel Jaka berikut ini.

              Profil Singkat OG

              4 559f2

              OG merupakan sebuah tim eSports yang dulunya bernama (monkey) Business. Roster unggulan OG ketika awal dibentuk adalah N0tail dan Fly, duo terbaik di Dota 2 sekaligus sahabat dekat.

              Meskipun tim ini baru dibentuk pada tahun 2015 lalu, namun prestasinya nggak main-main, lho. Mereka berhasil mengalahkan juara TI5, Evil Geniuses, dan menjuarai Frankfurt Major 2015.

              OG memiliki rekor yang baik ketika awal bertanding di TI6. Sayangnya, mereka nggak bisa mempertahankan performa mereka di babak selanjutnya sehingga harus gugur.

              Sedihnya lagi, 3 dari anggota OG langsung meninggalkan tim tersebut dengan menyisakan 2 pemain saja, yaitu N0tail dan Fly. Ketiga orang tersebut kemudian digantikan oleh Ana, JerAx, dan s4.

              Cobaan kembali datang ketika mereka akan bertanding di TI8. OG yang sedang kesulitan karena Ana cuti, kini harus kehilangan s4 dan Fly yang pindah ke Evil Geniuses.

              Roster OG ketika itu tersisa N0tail, JerAx, dan juga Ceb. Ceb sendiri adalah mantan pelatih tim OG yang beralih menjadi salah satu pemain.

              OG kemudian merekrut Ana kembali dan juga Topson untuk melengkapi roster mereka. Nggak main-main, mereka berlima langsung menjuarai The International 2018, geng. Luar biasa banget, deh!

              Kini, roster OG beranggotakan 5 pemain yaitu N0tail sebagai kapten, JerAx, Ceb, Ana, dan juga Topson. Roster ini belum berubah semenjak TI8 hingga TI9 kemarin.

              Kutukan Turnamen The International yang Berhasil Dipatahkan oleh OG

              3 7bf55

              The International merupakan turnamen yang diikuti oleh tim-tim eSports Dota terbaik dari seluruh dunia. Peserta TI masing-masing mewakili region mereka masing-masing.

              Terdapat 6 region yang ada di Dota 2, yaitu Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, China, Asia Tenggara, dan Commonwealth of Independent States (Eks Uni Soviet).

              Tim-tim dari negara Eropa dan China mendominasi sebagai juara turnamen The International sejak pertama kali diadakan tahun 2011.

              Terdapat sebuah pola yang terbentuk dari daftar juara turnamen The International 2011 hingga The International 2017. Pola tersebut membuat para fans Dota 2 percaya mengenai sebuah "kutukan".

              Kutukan tersebut bukanlah hal mengerikan seperti yang kamu bayangkan, geng. Kutukan pertama adalah nggak ada tim yang dapat menjuarai The International 2 kali.

              Kutukan kedua adalah pola yang akan menentukan siapakah pemenang The International pada tahun itu. Di tahun ganjil, tim barat akan selalu menang. Sedangkan di tahun genap, tim asal China yang akan menang.

              Kutukan kedua bukannya nggak berdasar, geng. Berdasarkan daftar pemenang TI, tahun ganjil memang selalu dimenangkan oleh tim asal barat, begitupun sebaliknya.

              5 Af169

              Dari 2 kutukan atau kepercayaan tersebut, nggak ada yang menyangka kalau OG bakal menjuarai The International 2018 (TI8) dan 2019 (TI9).

              Pasalnya, OG harus menghadapi PSG.LGD dari China di babak final. Berdasarkan kutukan, PSG.LGD lah yang diprediksikan bakal memenangkan kompetisi ini.

              Yang terjadi malah sebaliknya, geng. OG berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 3 - 2 dan menjadi juara TI8.

              Pada tahun ini, para fans Dota 2 juga nggak menyangka kalau OG bakal memenangkan ajang TI9 setelah memenangkan turnamen ini di tahun sebelumnya.

              Pasalnya, kutukan pertama mengatakan kalau nggak akan ada tim yang bisa menjuarai turnamen ini sebanyak 2 kali. Kenyataannya malah berbeda, geng.

              Kedua tim yang bertanding di Grand Final adalah mantan-mantan juara The International. Liquid adalah juara TI7, sedangkan OG baru saja menjuarai TI8.

              OG akhirnya keluar sebagai juara The International 2019 setelah berhasil mengalahkan Liquid di babak Grand Final dengan skor 3 -1.

              Kemenangan tersebut menjadikan OG sebagai tim yang mampu mematahkan 2 kutukan The International dalam 2 tahun berturut-turut.

              Akhir Kata

              Demikian artikel Jaka mengenai kutukan turnamen The International Dota 2 yang berhasil dipatahkan oleh OG. Semoga artikel ini dapat menghibur serta menambah wawasanmu ya, geng.

              Sampai jumpa di artikel Jaka selanjutnya!

              Baca juga artikel seputar eSports atau artikel menarik lainnya dari Prameswara Padmanaba

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal