JalanTikus.com, Karya Anak Bangsa yang 'Mejeng' di Google I/O 2016

20 May 2016

Google I/O 2016, adalah acara tahunan akbar yang biasa digelar oleh Google. Dengan tujuan sebagai ajang pengenalan produk-produk dan inovasi terbaru mereka telah selesai digelar. Sebagai perusahaan besar, Google berusaha untuk terus mendatangkan berbagai inovasi melalui berbagai produknya.

Pada acara tersebut pula, Google dengan bangga memperkenalkan sebuah karya anak bangsa Indonesia di hadapan masyarakat Amerika, bahkan dunia, yang dimana acara tersebut juga disiarkan secara langsung di YouTube.

Mobile Web Memiliki Masa Depan yang Gemilang

rahul-chrome

"Aplikasi web memiliki kemampuan yang luar biasa. Dengan dukungan link dan kehadiran mesin pencari seperti Google, layanan yang kita buat akan bisa lebih dikenal masyarakat." jelas Rahul Roy-Chowdury selaku Director of Product Management Chrome Google.

Pada presentasinya, Rahul menegaskan bahwa ke depannya sebuah website harus sudah menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, dimana masyarakat saat ini lebih suka menggunakan smartphone dibandingkan PC atau Laptop sebagai sarana browsing.

mobile-web

Menurut Rahul, sebuah mobile web akan mengalami banyak sekali perubahan ke arah yang lebih berfokus pada user experience, sehingga bagus atau tidaknya ranking sebuah website akan ditentukan oleh para penggunanya.

Satu-satunya Karya Anak Bangsa yang Diperkenalkan Langsung oleh Google

pwa-jt

"Hingga saat ini, PWA (Progressive Web App) sudah diterapkan oleh Flipkart.com dari India, dan JalanTikus.com dari Indonesia." lanjut Rahul. Salah satu teknologi yang tengah banyak dilirik oleh para developer dunia adalah (Progressive Web App) (PWA).

Dengan PWA, para developer dapat menghadirkan sebuah fitur serta pengalaman terbaik pada mobile web, dan tentunya dengan tampilan dan fitur yang hampir sama dengan aplikasi mobile, meskipun pada hakikatnya PWA adalah sebuah website biasa.

JalanTikus.com: Pertama di Indonesia, Kedua di Dunia

1st2nd-pwa

Demi menghadirkan pengalaman browsing terbaik kepada para penggunanya, Tim JalanTikus telah bekerja keras untuk dapat menghadirkan PWA (Progressive Web App) kepada para penggunanya. Kami yakin, dengan dibuatnya versi PWA (Progressive Web App) untuk JalanTikus ini dapat menghadirkan kepuasan bagi para pengguna JalanTikus.

google-io

Google dengan bangga memperkenalkan JalanTikus di depan masyarakat Amerika dan di hadapan dunia. Dengan cara mengakses https://app.jalantikus.com di Chrome browser Android kalian. Sebagai website teknologi pertama di Indonesia yang sudah mendukung PWA (Progressive Web App), JalanTikus juga sudah mendukung AMP (Accelerate Mobile Page) untuk pengalaman browsing yang lebih baik.

Sangat Cepat, dan Bisa Digunakan Tanpa Koneksi Internet

Salah satu keunggulan yang paling besar dari penggunaan PWA (Progressive Web App) ini adalah dengan bisa mengakses JalanTikus PWA meskipun sedang tidak terhubung ke Internet.

google-amp-fast

PWA (Progressive Web App) adalah terobosan baru dalam memberikan pengalaman terbaik bagi sebuah mobile web, dengan menggunakan sistem caching yang disimpan di browser pengguna, akan membuat pengguna dapat dengan mudah membaca lagi artikel yang ada di JalanTikus PWA meskipun sedang tidak terhubung ke Internet.

Percepat ke menit ke-10 untuk melihat langsung bagaimana Jalantikus.com diperkenalkan oleh Rahul Roy-Chowdury.

Google Chrome adalah Browser yang Dioptimalkan untuk PWA

Semenjak dimulai pembuatannya pada tahun 2008, Google Chrome terus mengalami perkembangan yang signifikan setiap tahunnya, bahkan hingga saat ini Google Chrome masih berada di urutan nomor 1 sebagai browser yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.

Menurut Rahul, Google Chrome memiliki prinsip kalau Chrome haruslah menjadi browser yang mudah, cepat dan aman bagi para penggunanya. "Tanpa adanya ketiga hal tersebut, sebuah website sebagus apapun tidak akan ada gunanya." tegas Rahul.

pwa-rule

Hingga artikel ini ditulis, Google Chrome terbukti sukses menerapkan ketiga hal tersebut. Fitur hemat data yang diterapkan di Google chrome telah berhasil menghemat jutaan GB kuota internet para penggunanya.

Direktur Google: Saya Banyak Belajar dari Indonesia...

chrome-browser

Seperti kita ketahui bersama, kecepatan Internet di Indonesia memang tidak begitu mengesankan, bahkan dalam beberapa tahun terakhir, Rahul baru menyadari bahwa smartphone adalah perangkat utama yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

"Dalam 2 tahun terakhir, Kami (Google) terus melihat dan mempelajari cara masyarakat Indonesia dan India dalam menggunakan internet. Dan seketika kami terkejut melihat mereka sering mematikan paket data demi menghemat kuota internet." jelas Rahul.

Mulai dari fenomena inilah akhirnya Google Chrome mencoba berbagai hal dan inovasi untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi para penggunanya.

Kunjungi PWA JalanTikus https://app.jalantikus.com

SUKA
0%
LUCU
0%
KAGET
0%
ANEH
0%
TAKJUB
0%
SEDIH
0%
MARAH
0%
TAKUT
0%

Komentar