J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Waduh, Roket China Seberat 21 Ton Bakal Hantam Bumi!

Senin, 3 Mei 2021, 11:50 WIB
Roket China seberat 21 ton diperkirakan akan menghantam Bumi dalam beberapa hari ke depan. Ada kekhawatiran roket mungkin akan jatuh ke pemukiman.

Sebuah badan roket seberat 21 ton milik China terbang mengitari Bumi di luar kendali. Menjadi masalah, roket ini akan jatuh kembali ke Bumi dalam beberapa hari ke depan.

Bahkan roket berbadan besar itu diperkirakan akan jatuh ke permukaan Bumi dalam keadaan tak terkendali. Roket ini merupakan tahap inti roket Cina Long March-5B.

China meluncurkan modul pertama dari stasiun luar angkasa terbaru yang tengah dibangun Negara Tirai Bambu ini pada Rabu, 28 April 2021.

Namun, bukannya mendarat atau jauh di tempat yang telah ditentukan sebelumnya di lautan seperti biasanya, inti Long March-58 malah mengelilingi Bumi tak terkendali.

Diprediksi bahwa badan roket akan jatuh kembali ke Bumi dalam beberapa hari lagi, seperti yang dikutip dalam SpaceNews.

Kekhawatiran Letak Jatuhnya Roket

Roket Luar Angkasa China 83bb3

"Saya pikir dengan standar saat ini tidak dapat diterima untuk membiarkannya masuk kembali tanpa terkendali," kata Jonathan McDowell, seorang astronom yang melacak objek yang mengorbit Bumi.

"Sejak 1990 tidak ada benda seberat lebih dari 10 ton yang sengaja ditinggalkan di orbit untuk masuk kembali tanpa terkendali," tambahnya.

Badan roket tersebut memiliki panjang sekitar 30,48 meter dan lebar 4,88 meter. Ketika jatuh dari orbit, roket ini mungkin terbakar di atmosfer bumi, tetapi potongan besar puing bisa saja bertahan.

Meski sebagian besar Bumi adalah lautan, bisa jadi potongan roket yang jatuh kemungkinan besar akan jatuh di sana. Namun, tidak menutup kemungkinan roket ini akan mengancam daerah pemukiman.

"Selalu sulit untuk menilai jumlah massa yang bertahan dan jumlah fragmen tanpa mengetahui desain objek, tetapi aturan praktis yang masuk akal adalah sekitar 20-40 persen massa kering," ujar Holger Krag, kepala Kantor Program Keamanan Antariksa untuk Badan Antariksa Eropa.

"Jalur badan roket di sekitar Bumi membawanya sedikit lebih jauh ke utara daripada New York, Madrid dan Beijing dan sejauh selatan Chili dan Wellington, Selandia Baru," tutur Jones, jurnalis dari SpaceNews.

Kejadian Serupa Pernah Terjadi

Roket China Jatuh Aee12

China sebelumnya sudah meluncurkan Long March-5B pada Mei 2020, untuk mengujinya dengan memposisikan prototipe pesawat luar angkasa tersebut ke orbitnya.

Tahap inti roket tersebut rupanya juga jatuh kembali ke Bumi tanpa kendali, enam hari selepas peluncuran roket tersebut.

Badan roket ini memasuki atmosfer Bumi di atas Samudra Atlantik, seperti yang diterangkan Skuadron Kontrol Luar Angkasa ke-18 Angkatan Luar Angkasa AS, tetapi laporan lokal menampilkan kalau potongan roket justru jatuh di Pantai Gading.

Jim Bridenstine, Administrator NASA pada saat itu, menghukum Cina lantaran insiden ini, bahkan menyebutnya sangat berbahaya.

Jalur tahap roket ini sudah melewati Los Angeles dan New York City sebelum akhirnya kalah dengan gravitasi Bumi.

Long March-5B dirancang khusus meluncurkan modul stasiun luar angkasa. China berencana membangun stasiun luar angkasa baru dengan 11 kali peluncuran hingga akhir 2022 nanti.

Masih belum jelas bagaimana badan luar angkasa China nantinya berencana membuang badan roket pada sisa 10 peluncuran berikutnya.

"Tahap inti Long March 5B tujuh kali lebih masif daripada tahap kedua Falcon 9 yang menyebabkan banyak perhatian pers beberapa minggu lalu ketika masuk kembali di atas Seattle dan membuang beberapa tangki tekanan ke negara bagian Washington," tutur McDowell.

Tangki tekanan dari roket SpaceX Falcon 9 mendarat di pertanian Washington dan mengakibatkan lubang sedalam 20 cm di tanah. Beruntung tidak ada yang terluka pada insiden itu.

Prototipe awal dari stasiun luar angkasa yang tengah dibangun Cina juga sempat jatuh kembali ke Bumi secara tak terkendali di tahun 2018.

Untungnya lagi, prototipe tersebut jatuh di atas Samudra Pasifik Selatan yang tak berpenghuni. Namun, apakah keberuntungan ini akan masih bisa terulang?

Baca juga artikel seputar Sains atau artikel menarik lainnya dari Ilham Fariq Maulana.

BACA JUGA

7 Artis Indonesia yang Diam-diam Ditaksir Artis Lain | Gagal Dipepet!

Download Alight Motion Pro MOD APK v3.7.1 Terbaru 2021 | Free & No Watermark!

7 Artis Indonesia yang Gaet Anak Crazy Rich | Serasi Banget!

10 Orang Terkaya di Indonesia 2021 | Crazy Rich Indonesia Baru Bermunculan!

Download Capcut Pro MOD APK v3.1.0 Terbaru 2021 | No Watermark & Premium Unlocked!

ARTIKEL TERKAIT
Header 19 06ed7
10 Teknologi Canggih Misterius yang Sudah Ada Sejak Zaman Purba. Ada UFO?
Hewan Zaman Purba 1256e
5 Hewan Purba yang Masih Hidup di Indonesia | Bikin Takjub Dunia!
Penemuan Fosil Cumi Cumi Purba 9f18e
Fosil Cumi-cumi Vampir Ditemukan di Hongaria | Predator Purba Buas?
246fed6d0cf2959a4012903dd00928ef
Mata Kamu Minus? Tanaman Ajaib Ini Bisa Tajamkan Penglihatan Dengan Cepat!
Dino
5 Game Android Bertema Dinosaurus Ini Bikin Kangen Makhluk Prasejarah
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal