Kisah Dr. Mike Brown, Orang yang ‘Memecat’ Planet Pluto

Default

Bertahun-tahun yang lalu, Tata Surya kita masih memiliki 9 buah planet. Di antaranya Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto.

Namun, gara-gara sosok pria bernama Dr. Mike Brown, tepat 15 tahun lalu Pluto tak lagi diklasifikasikan sebagai planet.

Alhasil, kini Tata Surya kita hanya terdiri dari 8 planet saja. Dr. Mike Brown jadi yang bertanggung jawab membunuh reputasi Pluto.

Mengutip Detik.com, International Astronomical Union (IAU) mencabut gelar Pluto sebagai planet pada Agustus 2005. Statusnya sejak itu berubah, yakni hanyalah planet kerdil.

Sebelumnya pada 5 Januari 2005, Brown menemukan Planet Eris yang berukuran lebih besar daripada Pluto.

Selain itu, ia juga menemukan bahwa setelah planet Neptunus terdapat Kuiper Belt. Kuiper Belt merupakan sabuk di tata surya yang penuh dengan objek luar angkasa dan banyak yang lebih besar daripada Pluto.

"Solusinya adalah menggambar 8 planet, lalu setelah Neptunus ada aneka objek antariksa yang berbeda kelasnya. Semua bagian dari Kuiper Belt," jelas Brown saat itu.

Mike Brown Pembunuh Planet Pluto Af133

Ia pun menyimpulkan bahwa Pluto bukanlah planet yang jadi bagian dari tata surya. Melainkan hanya sebuah planet kerdil.

Alasannya ini diterima oleh IAU dan pada Agustus 2005, Pluto pun dipecat sebagai sebuah planet. Sejak itulah Brown dijuluki sebagai Pluto Killer atau pembunuh Pluto.

Tak disetujui semua orang

Sebelum menentukan hal itu, penemuan Brown ini mendorong IAU untuk membentuk komite yang menentukan definisi sebuah planet.

Mengutip BBC, pada 2006 IAU terpaksa harus menentukan apakah Eris dan planet kerdil lainnya seperti Ceres merupakan bagian dari Tata Surya, atau mereka bisa mengeluarkan Pluto sebagai planet.

Brown kemudian berargumen bahwa jika IAU tetap ingin mempertahankan Pluto sebagai planet dan lalu memasukkan Eris juga, maka mereka harus mempertimbangkan ratusan hingga ribuan kandidat planet lain yang mirip dengan planet kerdil tersebut.

"Tidak ada cara lain untuk mengkategorikan Tata Surya kita selain menggambarkannya sebagai memiliki 8 objek dominan di dalamnya yang merupakan planet yang kita kenal," terang Brown.

"Benar-benar tidak berguna tetap mempertahankan Pluto dan mengklasifikasikannya sebagai salah satu objek utama di Tata Surya karena Pluto memang tidak termasuk," sambung dia.

Tata Surya Kita Setelah Pluto Keluar Jadi Planet 81ba2

Ia mengaku bahwa setelah alasannya ini diterima oleh IAU, ia merasa bahagia karena bisa memperbaiki kesalahan dalam ilmu pengetahuan. Ia pun sama sekali tak menyesal.

Walaupun hingga kini masih ada pihak yang merasa bahwa Pluto masih tetap sebuah planet. Pasalnya, Pluto menyerupai planet, bersifat seperti planet, dan telah dianggap sebagai planet selama lebih dari 70 tahun.

Ditemukannya Pluto

Pluto pertama kali ditemukan astronomer Clyde Tombaugh dari Lowell Observatory di Flagstaff, Arizona, Amerika Serikat pada 18 Februari 1930.

Melansir News.com Australia, saat itu Tombaugh baru berusia 23 tahun. Ia menemukan Planet X yang kemudian menjadi planet kesembilan di tata surya.

Nama Pluto kemudian disematkan pada planet tersebut oleh Venetia Burney, anak dari Inggris berusia 11 tahun yang ikut lomba menamai Planet X.

Nama Pluto diusulkan terinspirasi dari nama Dewa Pluto dari mitologi Romawi. Pluto merupakan Dewa Alam Kematian yang cocok dengan sifat Pluto yang gelap dan dingin saking jauhnya dari Matahari.

BACA JUGA

5 Hewan yang Punah Akibat Kejadian Konyol | Bikin Nggak Habis Pikir!

Download Alight Motion Pro MOD APK v3.9.0 Terbaru 2021 | Free & No Watermark!

Pengakuan Pria yang Pamer Saldo ATM Rp11 Triliun di TikTok | Bukan Uang Sendiri?

Higgs Domino RP APK Versi Lama & Terbaru 2021, Dapat Koin Melimpah!

Heboh Penampakan Benda Asing di Bandung | UFO atau Penampakan Dewata?

ARTIKEL TERKAIT
Untitled Design 2021 07 15t185427 982 8806d
5 Fakta Menakjubkan Bumi yang Mungkin Belum Kamu Sadari, Paling Beda dengan Planet Lain!
Untitled Design 2021 06 10t125842 188 59a70
Astronot Temukan Planet Baru Mirip Bumi, Punya Suhu yang Sama dan Berukuran Lebih Besar!
Tags Terkait: planetiptekSains

Tiru Teknologi Tesla, Toyota Mulai Terapkan Metode Gigacasting Untuk Produksi Mobil Lebih Efisien

4 Cara Melacak Paket J&T Terbaru 2023, dengan & Tanpa Resi!

Apakah Adakami Legal dan Bukan Penipuan? Cek Ulasan Terbarunya

6 Jenis Baterai Mobil Listrik: Segini Kapasitas, Daya Tahan, dan Harganya

10 Komponen Mobil Listrik dan Fungsinya dalam Berkendara: Wajib Tahu Sebelum Beli!

Download Adobe Firefly APK Gratis 2023, Bikin Karya Digital dengan Mudah Pakai AI!

Hyundai Ioniq 5 Dominasi Pasar Mobil Listrik di Indonesia

Bukan RI, Tesla Berencana Bangun Pabrik Mobil Listrik di Arab Saudi

15 Free VPN Proxy Video Indonesia Download, Akses Film Bokeh Museum HD Tanpa Blokir!

Daftar Harga Motor Listrik Segway, Motor Berteknologi AI Mulai Rp 27 Jutaan

Aplikasi Bokeh Video Terbaik 2023, Gratis Lengkap Sedang Viral Khusus 18+

Syarat dan Cara Bayar GoPay Pinjam Anti Ribet (2023)

5 Cara Download Video Yandex MP4, Semua Film Bebas Sensor Langsung ke Galeri

Dragonheir Silent Gods Redeem Code: Panduan Lengkap untuk Mendapatkan Bonus Gratis

Cheat GTA 5 PS3 Motor Drag: Panduan Lengkap dan Terbaru 2023!

Monster Hunter Now Cheat: Panduan Lengkap untuk Meningkatkan Kemampuan Bermain

Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal