Misteri Salju Bernoda Merah Darah di Pegunungan Alpen, Peneliti Ungkap Hal ini

Default

Pernah melihat salju yang biasanya berwarna putih menjadi warna merah seperti darah? Setidaknya, itulah yang terjadi di atas pegunungan Alpen, Prancis.

Berada ribuan kaki di atas permukaan laut, di sana, salju yang biasanya berwarna putih sesekali tampak bernoda darah merah tua.

Terkadang, noda merah seperti darah itu bisa memanjang hingga bermil-mil jauhnya.

Namun, noda merah pada salju tersebut tidak ada hubungannya dengan hal-hal yang berbau mengerikan, apalagi pembantaian.

Noda merah itu disebut sebagai darah gletser. Penjelasannya, warna ini berasal dari mikroalga yang hidup di salju.

Nah, kebetulan, para ilmuwan baru saja menjelajahi pegunungan ini untuk mempelajari organisme yang dianggap misterius tersebut.

Dilansir dari Live Science, ekspedisi yang dilakukan para ilmuwan ini merupakan bagian dari proyek AlpAlga, yang mempelajari mikroalga yang hidup di pegunungan dengan ketinggian 1.000 hingga 3.000 meter di atas permukaan laut.

Koordinator AlpAlga dan Director Laboratory of Cellular and Plant Physiology, di Grenoble, Prancis, Eric Marechal menjelaskan tentang karakteristik mikroalga yang ada di salju.

"Sama dengan yang di lautan, danau, dan sungai, mikroalga yang terbawa salju membentuk dasar jaring makanan di ekosistem pegunungan, dan bereaksi terhadap polusi atau perubahan iklim dengan cara yang sama," jelas Marechal.

"Petunjuk tentang keberadaan alga di lautan sudah didapatkan, tetapi kurang menyadari yang sudah terakumulasi di ketinggian, seperti yang hidup di puncak gunung dan di salju," tambahnya.

Tim ini mendaki gunung di pegunungan Alpen, Prancis, melalui lingkungan yang penuh dengan kehidupan mikroskopis.

Lingkungan tersebut seperti lautan, namun berada di daerah salju, tepatnya perairan interstisial di antara kristal es kecil.

Salju Merah Di Alpen F2ced

Pada umumnya, sel mikroalga hanya berukuran seperseribu inci, dan mereka dapat eksis sebagai organisme sel tunggal atau koloni yang terisolasi.

Organisme ini dapat menghasilkan gula melalui fotosintesis, dan semua ekosistem memakannya baik secara langsung atau tidak langsung. Ganggang tersebut tumbuh di lautan atau di salju pegunungan yang padat.

Secara teknis, ganggang yang berubah menjadi merah di salju itu adalah ganggang hijau. Mereka termasuk dalam filum Chlorphyta yang mengandung klorofil pigmen hijau, sehingga memungkinkan fotosintesis.

Namun selain klorofil, ganggang ini juga mengandung karotenoid, seperti pigmen oranye dan merah yang muncul pada wortel.

Karotenoid berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi ganggang dari efek radiasi ultraviolet yang lebih tinggi saat berada di pegunungan.

Nah, selama alga bermekaran dan tumbuh dengan cepat, salju disekitarnya akan tampak kemerahan atau oranye karena akumulasi dari karotenoid tersebut.

Oleh karena itulah salju akan terlihat seperti darah gletser yang sekilas tampak mengerikan.

Secara teoritis, meningkatnya kadar karbon dioksida juga memicu pertumbuhan alga.

Meski baik untuk ganggang, namun perubahan ini dapat memicu efek bola salju yang berbahaya di ekosistem sekitarnya.

Menurut laporan di 2016 yang diterbitkan jurnal Nature, salju kemerahan dapat memanculkan cahaya yang kurang efektif, karenanya salju dapat mencair lebih cepat.

Selain itu, belum diketahui pasti apakah perubahan iklim dan polusi akan menyebabkan salju merah itu lebih sering muncul dan berpotensi merugikan organisme lain di sekitarnya.

Menurut Marechal, penelitian ini seharusnya tidak hanya menjelaskan tentang perubahan warna merah pada salju tersebut.

Lebih dari itu, peneliti ini juga berharap dapat memberikan pengetahuan tentang bagaimana ekosistem di Alpen dapat berubah saat iklim menghangat.

BACA JUGA

10 Kebiasaan Sederhana Orang Terkaya di Dunia Teknologi | Cuma Punya 1 Jenis Baju dan Mobil Penyok

Rumah Tuanya Dibeli Rp1,5 Triliun, Pria Miskin Ini Mendadak Kaya

Cara Main JobTribes, Game Penghasil Cryptocurrency Paling Cuan | Gak Perlu Didownload!

Gara-Gara Sering Dihujat, 5 Selebgram Indonesia Ini Makin Tajir & Kaya Raya

Download X8 Sandbox MOD APK Tanpa Iklan Terbaru | Bisa Buat Higgs Domino!

ARTIKEL TERKAIT
Bioskop 4d B
Bioskop 4D Bakal Hadirkan Efek Hujan dan Salju di Dalam Bioskop
Fitur On Off Salju Banner2
Fitur Keren COC Natal Ini Bisa Ubah Base Kamu Jadi Penuh Salju
Salju Turun Di Gurun Sahara Banner New 93f31
Menakjubkan! Salju Turun di Gurun Sahara, Fotonya Tampak Tidak Nyata!
Nonton Film Frozen 555ca
Nonton Film Frozen (2013) | Kisah Ratu Arandelle Menaklukkan Salju!
Salju Di China Banner
Pengen Ngerasain Salju Tapi Dompet Tipis? Kunjungi 3 Negara ini
Untitled Design 2021 03 28t144005 843 A44bf
Salju Abadi di Papua Diperkirakan akan Segera Menghilang, 2021 Cair Seluruhnya?
Tags Terkait: beritafenomena aneh
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal