5 Misteri Luar Angkasa | Ilmuwan Masih Pusing Tujuh Keliling!

Akhir-akhir ini para ilmuwan memperoleh banyak gambaran tentang keadaan luar bumi. Mulai dari pembuktian teori gelombang gravitasi, hingga penemuan air di Planet Mars.

Namun, pencapaian para ilmuwan di dalam mengeksplorasi dunia di luar Bumi itu ternyata baru mencakup sebagian kecil saja dari keseluruhan dunia luar bumi.

Wajar saja begitu, karena teknologi bumi sendiri baru bisa mengizinkan para ilmuwan untuk menjelajahi sudut-sudut galaksi bima sakti saja, belum lebih.

Hal itu menyisakan banyak misteri yang belum terjawab oleh ilmu sains tentang luar angkasa, beberapa di antaranya adalah:

Misteri Planet Mars

Planet Mars 889f9

Sumber foto: (pixabay}

Segala sesuatu yang berhubungan dengan si planet merah ini masih menjadi misteri bagi para ilmuwan.

Banyak yang memprediksi di planet ini sebelumnya pernah ada kehidupan, tetapi kini sudah punah.

Ada pula yang memprediksi bahwa kehidupan di Planet Mars masih di dalam fase pembentukan dan akan segera muncul di dalam waktu dekat.

Namun, belum ada teori yang terbukti benar. Semakin banyak penemuan tentang Mars, malah semakin membingungkan baik kaum awam maupun para ilmuwan.

Hal ini termasuk penemuan air di Mars beberapa waktu lalu yang memunculkan teori bahwa dulunya Mars memiliki lautan, sehingga air di sana seharusnya masih mengalir secara berkala.

Hal inilah yang membuat Mars akan selalu ditapaki baik oleh manusia maupun robot untuk diobservasi.

Hanya 5%

Tata Surya D306a

Sumber foto: (pixabay}

Apapun yang bisa kita lihat dari luar angkasa, ternyata hanyalah 5% dari seluruh alam semesta! Sementara itu, 95% sisanya merupakan dark energy dan dark matter.

Apa itu dark energy dan dark matter? Bagaimana kita tahu hal itu ada apabila kita bahkan tidak bisa melihatnya?

Hingga saat ini pun, para ilmuwan belum menemukan jawaban akan hal itu.

Sejauh ini, jawaban yang bisa diberikan hanyalah: ilmuwan juga tak bisa melihatnya, tetapi misteri di baliknya mungkin akan dipecahkan suatu saat nanti.

Sampai saat ini, para ilmuwan berpikir bahwa dark energy merupakan suatu kekuatan misterius yang menyebabkan perkembangan alam semesta ini.

Beberapa teori lain juga menyebutkan bahwa dark energy merupakan suatu error besar di dalam teori gravitasi di luar angkasa.

Sedangkan dark matter adalah material dasar berukuran besar dari terciptanya galaksi yang tidak bisa kita lihat.

Ilmuwan meyakini keberadaan dark matter, karena kekuatan gravitasi yang ada di galaksi ini jauh lebih besar daripada yang kita kira dan tidak dapat diukur dari apa yang kita lihat saja.

Sinar Kosmik

Sinar Kosmik 8627a

Sumber foto: (pinterest}

Sinar kosmik kerap kali mendatangi permukaan bumi, tetapi para ilmuwan tidak pernah tahu dari mana ia berasal.

Sinar kosmik sendiri merupakan radiasi dari partikel bermuatan tinggi yang berasal dari luar atmosfer bumi.

Sinar ini biasanya berupa elektron, proton, atau bahkan inti atom.

Sinar ini umumnya berinteraksi dengan medium antar bintang dan atmosfer bumi, hingga akhirnya bisa dideteksi oleh detektor milik bumi.

Beberapa ilmuwan mungkin mengerti apa itu sinar kosmik, bahkan dari mana dan ke arah mana sinar itu pergi.

Namun, mereka belum bisa memecahkan asal dari partikel berenergi tinggi yang membuatnya bisa bergerak dengan fleksibel dan menentukan arah di luar angkasa sana.

Sinyal Fast Radio Burst

Fast Radio Burst Eeba2

Sumber foto: (pinterest}

Jika para astronot sedang beruntung, terkadang mereka dapat mendengarkan gelombang radio yang hanya beberapa milidetik dari luar angkasa.

Sinyal ini disebut sebagai fast radio burst atau FRB. Seperti sinar kosmik, asal dari FRB pun tidak diketahui. Bahkan banyak yang berasumsi bahwa alienlah yang mengirimkan sinyal tersebut.

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk memecahkan misteri yang satu ini, tetapi hailnya berbeda-beda. Ada penelitian yang berpendapat bahwa FRB muncul dari satu tempat yang sama.

Namun, ada pula penelitian yang berpendapat bahwa FRB sebenarnya muncul dari berbagai bencana di luar angkasa yang tentunya jarang terdeteksi.

Partikel Matter Lebih Banyak Ketimbang Antimatter

Subatomic Particle 9865d

Sumber foto: (pinterest}

Kita mungkin mengetahui bahwa jika partikel matter dan antimatter bertabrakan, maka keduanya akan saling membinasakan.

Namun, pernahkah Anda membayangkan jika pada suatu waktu, jumlah antara partikel matter dan antimatter seimbang?

Jika hal itu terjadi, maka mungkin partikel itu sendiri pun tidak pernah ada.

Berdasarkan pengetahuan mengenai kosmologi, big bang seharusnya memproduksi jumlah yang seimbang antara partikel matter dan antimatter, sehingga membuat alam semesta kosong.

Namun, Big Bang ternyata memproduksi lebih banyak partikel matter daripada antimatter. Sampai saat ini, penyebabnya pun masih menjadi misteri.

Akhir Kata

Itulah 5 misteri luar angkasa yang masih membuat para ilmuwan penasaran. Semoga para ilmuwan itu bisa segera memecahkannya, yah.

Baca juga artikel IPTEK atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

BACA JUGA

Gak Nyangka! Melinda Buka-bukaan Tentang Sosok Asli Bill Gates

Nonton Film Mortal Kombat (2021) | Ketika Joe Taslim Jadi Villain Super Kuat

Waduh, Roket China Seberat 21 Ton Bakal Hantam Bumi!

Download KineMaster Pro MOD APK Terbaru 2021 | No Watermark + Unlimited Feature Unlocked!

10 Artis Indonesia yang Pernah Jadi Judul Skripsi, Ada Agnez Mo!

ARTIKEL TERKAIT
Page3 76a10
5 Fenomena Sains Ini Bikin Bingung Para Ilmuwan, Benarkah UFO Sungguh Ada?
Fenomena Sains Di Al Qur An 30961
7 Fenomena Sains Mencengangkan yang Terbukti di Al-Quran
Meteor Jatuh Kemarin Malam 9c5c3
5 Fenomena Meteor Jatuh di Indonesia | Ada Rumah Warga Kejatuhan!
Alien 47e32
China Temukan Kehidupan Cerdas di Luar Bumi, Alien?
Mars
5 Foto Rahasia di Planet Mars Ini Disembunyikan NASA! Kok Bisa?
Elon Musk Perjalanan Ke Planet Mars Lebih Murah Dari Biaya Kuliah
Elon Musk : Perjalanan ke Planet Mars Lebih Murah Dari Biaya Kuliah?
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal