Penelitian Terbaru: Manusia Bisa Bereproduksi di Mars | Modal untuk Pindah Planet?

Default

Upaya mencari planet baru selain Bumi sebagai lokasi kehidupan baru umat manusia masih terus dilakukan.

Mars adalah salah satu planet yang digadang-gadang paling cocok menggantikan Bumi jika manusia harus pindah ke planet lain.

Baru-baru ini, para peneliti menemukan suatu fakta baru yang cukup menarik untuk dibahas.

Menurut peneliti, manusia punya kemungkinan besar untuk hidup di Mars karena sperma dapat bertahan hidup di sana hingga 200 tahun.

Fakta baru tersebut semakin membuka harapan baru untuk banyak orang. Setidaknya, upaya untuk membuat koloni baru di luar angkasa mulai menunjukkan titik terang.

Meski begitu, masih ada sejumlah pertanyaan yang masih harus dijawab oleh para peneliti. Misalnya saja soal bagaimana orang bisa berhubungan seks di Mars pada gravitasi mikro.

Sebelumnya, para ahli mengira bahwa radiasi di luar angkasa akan merusak DNA manusia sehingga mustahil dapat terjadi proses perkembangbiakan.

Anggapan tersebut seketika berubah ketika para peneliti coba menyimpan sperma tikus di International Space Station (ISS) selama enam tahun. Hasilnya, sperma tersebut ditemukan masih sehat.

Sejumlah sperma dari 66 tikus dimasukkan ke dalam lebih dari 30 tabung kaca pada tahun 2012. Para ilmuwan kemudian memilih sperma-sperma terbaik yang bisa menghasilkan keturunan.

Tiga sperma kemudian diluncurkan ke ISS pada 4 Agustus 2013. Sedangkan tiga sperma lainnya disimpan di Tsukuba, Jepang, dalam kondisi yang hampir sama.

Harapannya, sperma tersebut bisa akan diuji coba untuk terkena radiasi ganas luar angkasa.

Kotak pertama dikembalikan ke Bumi pada 18 Mei 2014 untuk melihat apakah uji coba ini bekerja dengan baik atau tidak.

Alien 4852662 1280 B5d7f

Setelah sampel diperiksa dan dibandingkan, para peneliti pun memutuskan untuk melanjutkan program eksperimen tersebut.

Lalu, kotak kedua dikembalikan pada 11 Mei 2016, tepatnya dua tahun sembilan bulan setelah diluncurkan sejak hari pertama.

Sedangkan kotak ketiga, dikembalikan pada 3 Juni 2019 atau lima tahun 10 bulan kemudian. Ini adalah eksperimen ruang angkasa terpanjang dalam sejarah penelitian biologi.

Dilansir dari Daily Mail, Profesor Sayaka Wakama menyebutkan bahwa eksperimen tersebut membuahkan hasil yang normal secara genetik.

Dia berharap bahwa penemuan ini menjadi modal penting bagi umat manusia.

"Ketika waktunya untuk bermigrasi ke planet lain tiba, kita perlu menjaga keragaman, tidak hanya untuk manusia, tetapi juga hewan peliharaan," ujarnya.

Penelitian ini sendiri terjadi tiga hari usai helikopter NASA yang bernama Ingenuity melakukan penerbangan ketujuh yang sukses di Mars.

Helikopter tersebut berhasil mendarat di lapangan terbang yang sebelumnya hanya bisa dilihat oleh pengorbit Mars.

Perjalanan tersebut dilakukan pada 6 Juni, tepatnya sekitar dua minggu setelah penerbangan terakhirnya. Drone juga sempat mengabadikan beberapa foto hitam-putih selama penerbangan itu.

BACA JUGA

7 Artis Dadakan yang Kini Menghilang | Kini Hidupnya Miris!

9 Adik Artis yang Lebih Populer Dibandingkan Kakaknya | Ada Pemeran Milea Juga, Lho!

Download TikTok 18 Plus MOD APK 5.1.7 Terbaru 2021 | Khusus Dewasa

Download Higgs Domino MOD APK v1.72 Terbaru 2021 | Unlimited Money!

Bukan Mitos! 4 Kota di Dunia Ini Benar-benar Tenggelam | Atlantis di Dunia Nyata?

ARTIKEL TERKAIT
Foto Terlihat Seperti Planet Lain Banner
15+ Foto Keren di Bumi yang Terlihat Seperti Planet Lain
Penjelajahan Curiosity
5 Foto Misterius di Planet Mars Ditemukan Dalam Penjelajahan Curiosity
Mars
5 Foto Rahasia di Planet Mars Ini Disembunyikan NASA! Kok Bisa?
Untitled Design 2021 02 03t160654 833 56ebe
7 Planet Paling Unik dan Aneh di Alam Semesta | Sering Hujan Permata!
7 Senjata Paling Mematikan Dalam Film Bisa Menghancurkan Planet 6cc06
7 Senjata Paling Mematikan dalam Film, Bisa Menghancurkan Planet!
Untitled Design 2021 06 10t125842 188 59a70
Astronot Temukan Planet Baru Mirip Bumi, Punya Suhu yang Sama dan Berukuran Lebih Besar!
Tags Terkait: mars (planet)Sains
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal