Kapur Barus, Pengawet Mumi Firaun Ternyata Berasal dari Indonesia, Lho! Kok Bisa?

Default

Masyarakat Mesir Kuno memang memiliki tradisi tentang kematian yang cukup unik, geng. Seperti yang selama ini diketahui, para leluhur Mesir Kuno kerap mengawetkan seseorang yang sudah meninggal untuk menjadi mumi.

Ritual ini sekilas tampak mirip dengan tradisi Ma'nene yang terjadi di Tana Toraja, Indonesia. Sebab, keduanya memang sama-sama memperlakukan orang yang sudah meninggal dengan cara diawetkan.

Namun bedanya, para leluhur Mesir Kuno hanya memilih orang-orang tertentu untuk dijadikan mumi, geng. Salah satu yang paling terkenal tentu saja Mumi Fir'aun yang kini menjadi salah satu warisan paling berharga di Mesir.

Bukannya tanpa alasan, masyarakat Mesir Kuno sebenarnya sangat meyakini kalau badan manusia adalah tempat yang sangat penting bagi kehidupan manusia setelah kematian.

Maka tak heran jika beberapa jasad yang diawetkan di Mesir selalu identik dengan tokoh-tokoh ternama atau raja Mesir terdahulu, geng.

Nah, mumifikasi dalam tradisi Mesir Kuno biasanya dikenal dengan proses pembalsaman atau perawatan jenazah. Prinsip dari pembalseman ini sendiri adalah untuk menghilangkan semua kelembapan dari tubuh mayat.

Meski begitu, pada masa-masa tertentu, masyarakat Mesir juga pernah memanfaatkan kapur barus sebagai bahan pengawet alami bagi mayat, lho.

Lebih menariknya lagi, para peneliti sangat meyakini jika kapur barus yang digunakan pada mumi Fir'aun sebenarnya berasal dari Indonesia. Wah, bagaimana bisa?

Kapur Barus Untuk Mumi Firaun Dari Indonesia 053a0

Sumber foto: Getty Images

Hal tersebut bukanlah isapan jempol belaka, geng. Sebab, penelitan menunjukkan bahwa kapur barus alami yang dahulu tersebar ke seluruh dunia pada dasarnya hanya ada di Indonesia.

J. Fachruddin Daulay dari Universitas Sumatera Utara, dalam penelitiannya pernah mengungkapkan bahwa asal usul kapur barus pertama kali berasal dari daerah Barus di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Dahulu, wilayah Barus sudah begitu tersohor di seluruh dunia karena merupakan pusat ekspor hasil kapur barus yang diminati pasar dunia. Ya, penamaan kapur barus memang disesuaikan dengan daerah asalnya, geng.

Dalam penelitiannya, Fachruddin juga menjelaskan bahwa wilayah Barus pada awal tahun Masehi memang dijadikan sebagai tempat berkumpulnya para saudagar dari luar negeri.

Meski demikian, bukan bangsa Eropa yang pertama kali menginjakkan kaki di Barus, geng. Adalah para pedagang dari China, India, dan Arab yang sudah lebih dulu menjalin perdagangan dengan wilayah ini.

Sejarah juga mencatat bahwa hubungan dagang antara ketiga bangsa dunia tersebut pada akhirnya juga meluas hingga ke tanah Mesir.

Di satu sisi, Mesir juga rela membayar mahal komoditas kapur barus karena kelangkaannya. Terlebih, komoditas ini memang hanya dapat ditemui di wilayah Barus yang letaknya sangat jauh dari negeri mereka, geng.

Bayangkan saja, untuk mencapai Mesir, komoditas ini setidaknya harus beranjak dari wilayah Barus di Tapanuli Tengah untuk mengarungi perjalanan menuju China, Arab, hingga kemudian sampai di Mesir.

Dengan segala kemungkinan yang ada, hampir dapat dipastikan bahwa kapur barus ini sangat berpeluang sampai di Mesir dan digunakan untuk mengawetkan mumi tokoh-tokoh besar Mesir, termasuk Fir'aun.

Pohon Kamper B4290

Sumber foto: Pixabay

Buat yang belum tahu, kapur barus sebenarnya terbuat dari cairan yang dikeringkan lewat ekstraksi pohon kamper dengan nama latin Cinnamomum camphora. Itu pula yang membuat orang-orang juga kerap menyebutkan kapur barus sebagai kamper.

Di wilayah asalnya sendiri, yakni di Sumatera, kapur barus justru dikenal dengan sebutan haburuan atau kaberun. Hanya saja, orang-orang modern lebih mudah menyebutnya dengan kapur barus lantaran sesuai dengan asal usul daerahnya.

Baca juga artikel seputar Fakta Menarik atau artikel menarik lainnya dari Muhammad Irsyad.

BACA JUGA

Resmi! BlackBerry OS Stop Beroperasi, Ini Daftar Ponsel yang Terkena Dampaknya!

10 Potret Perayaan Malam Tahun Baru ini Mungkin Kamu Alami Juga, Gak Sesuai Ekspektasi!

6 Fakta Menarik Pratama Arhan: dari Anak Petani Hingga Dilirik Klub Korea!

7 Sumber Kekayaan Anya Geraldine, dari Bisnis Kuliner Sampai Beternak Lele!

Viral Fenomena Merawat Spirit Doll yang Ditampilkan Pesohor, Ini Kata Ahli Kejiwaan!

9 Potret Transformasi Lyodra Ginting, Dinobatkan Jadi Salah Satu Wanita Tercantik di Dunia!

ARTIKEL TERKAIT
Selebgram Cantik Jaulan Kentut 41eb3
Viral! Selebgram ini Raup Rp700 Juta Per Minggu dari Jualan Kentut, Mau Beli?
Mahasiswi Jadi Kuli Angkut Semen E500f
Aksi Mahasiswi Cantik Jadi Kuli Angkut Viral di Medsos, Ternyata ini Kisah Dibaliknya!
Rekor Melihat Matahari Terlama 07880
Wow! Kakek 70 Tahun Berhasil Pecahkan Rekor Tatap Matahari Terlama Tanpa Berkedip
Diceraikan Karena Nafkah Rp30 Ribu E55a4
Viral Kisah Suami Diceraikan Karena Nafkahi Istri Rp30 ribu, Warganet: Segitu Bisa Beli Apa?
Kasus Polisi Dan Tni Gadungan 7fed3
5 Kasus Polisi dan Tentara Gadungan yang Pernah Viral, Sampai Bohongi Istri 7 Tahun!
Kakek Beragama Islam Hibah Tanah Untuk Gereja D6a8e
Viral Kakek Muslim di Minahasa Hibahkan Tanah Untuk Gereja, Warganet: Semoga Diberkati!
Tags Terkait: ViralSains
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal