Dua Mumi Anak Singa Gua Zaman Es Ditemukan Dalam Kondisi Terbaik | Berusia Puluhan Ribu Tahun!

Default

Dunia seakan tak pernah bosan dalam memberikan berbagai kejutan. Salah satunya lewat dua mumi anak singa gua yang ditemukan di Rusia.

Penemuan itu dianggap sebagai spesimen mumi singa gua dalam kondisi terbaik yang bernah ditemukan di dunia.

Bak harta karun berharga, dua ekor jasad singa itu ditemukan dalam kondisi utuh dan membeku. Bahkan, keduanya masih memiliki bulu tebal yang melapisi seluruh tubuhnya.

Penemuan ini pun dilaporkan dalam sebuah laporan penelitian yang terbit pada 4 Agustus 2021 kemarin.

Menurut para peneliti, spesies singa gua Eurasia (Panthera spelaea) ini diperkirakan hidup di Bumi sejak 600.000 tahun silam, hingga dinyatakan punah pada 13.000 tahun yang lalu.

Selain itu, singa gua juga diperkirakan sempat hidup berdampingan dengan manusia purba.

Singa yang pertama kali ditemukan langsung dinamai Boris, lantaran penemunya sendiri bernama Boris Berezhnev, seorang kolektor gading yang memiliki izin.

Mumi anak singa jantan itu ditemukan di lembah Sungai Semyuelyakh pada 2017 lalu ketika Boris Berezhnev sedang dalam perjalanan mencari gading.

Sementara jasad anak singa yang kedua berjenis kelamin betina, ditemukan setahun setelah penemuan anak singa kedua.

Mumi anak singa kedua yang diberi nama Sparta itu ditemukan di bantaran sungai yang sama, bahkan hanya berjarak 15 meter dari tempat penemuan Boris.

"Sparta mungkin merupakan jasad hewan zaman es paling awet yang pernah ada. Bulunya mungkin sedikit berantakan, tetapi cambangnya masih terjaga," ujar Love Dalen kepada CNN, dikutip Senin (09/08/2021).

"Sementara jasad Boris memang sedikit rusak, tapi masih cukup baik," imbuh profesor dari Centre for Palaeogenetics di Stockholm, Swedia itu.

210805102642 03 Siberia Cave Lio 20210807034120 1531f

Para peneliti juga melakukan penghitungan penanggalan karbon terhadap jaringan tubuh kedua mumi singa ini.

Awalnya, para peneliti sempat mengira bahwa kedua singa ini bersaudara, namun hasil penanggalan karbon justru menyatakan sebaliknya.

Fosil Boris diketahui berusia 43.000 tahun, sementara fosil Sparta berusia 27.000 tahun. Perbedaan usia yang cukup jauh, mengingat lokasi penemuannya sendiri sangat berdekatan.

Namun penelitian selanjutnya menemukan hasil yang tidak jauh berbeda, yakni kedua anak singa gua itu sama-sama berusia 1-2 bulan saat kematian mereka.

Menariknya, tak ada tanda-tanda bekas serangan hewan lain pada kedua tubuh anak singa ini. Hasil pemindaian hanya menunjukkan retak di bagian tengkorak dan dislokasi rusuk.

Melihat kondisi jasad mereka, kemungkinan besar kedua anak singa ini mati karena tertimbun tanah longsor yang mengubur sarang mereka.

"Singa gua zaman es 20 persen lebih besar dari singa modern. Mereka mungkin beradaptasi di lingkungan yang dingin, dan merupakan predator teratas di ekosistem stepa hewan raksasa zaman es," ujar Dalen.

"Menemukan spesimen beku utuh seperti ini adalah sesuatu yang penting," pungkasnya.

BACA JUGA

6 Hewan yang Masih Bertahan Hidup Sejak Kepunahan Dinosaurus, Termasuk Kecoak!

Download Alight Motion Pro MOD APK v3.9.0 Terbaru 2021 | Free & No Watermark!

11 Potret yang Menipu Mata, Padahal Hasil Pengambilan Angle Kamera Semata

Higgs Domino RP APK Versi Lama & Terbaru 2021, Dapat Koin Melimpah!

10 Potret Wanita yang Hasil Editannya Terlalu Kelihatan, Gagal Tampil Cantik Deh!

ARTIKEL TERKAIT
Untitled Design 2021 06 30t233043 238 91e78
12 Potret Hewan Hasil Kawin Silang Ini Keren Banget | Jadi Spesies Langka dan Mahal!
6bc34c7ffe16515b57f486dd94e29898
5 Spesies yang Tercipta dari Kegilaan Ilmu Pengetahuan
Page1 3fd21
7 Mumi Paling Terkenal di Dunia, dari Biksu hingga Berlidah Emas!
Mumi Wanita Hamil Tua 3770a
Ditemukan Mumi yang Hamil Tua | Pertama Kali di dalam Sejarah!
Pjimage 78 Da50c 8e339
6 Hewan Langka yang Ada di Hutan Sumatera | Satwa Dilindungi Semua
Ikan Purba Yang Masih Hidup Di Indonesia Banner F3db7
3 Ikan Purba yang Masih Hidup di Indonesia, Ada yang Predator Ganas!
Tags Terkait: penemuanSains
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal