Mengenal Bukit Algoritma Sukabumi, Upaya Pemerintah Tiru Silicon Valley di Amerika!

Default

Buat penggemar dunia teknologi atau bisnis, mungkin kamu sudah pernah mendengar distrik Silicon Valley yang ada di San Fransisco, Amerika Serikat, bukan?

Kawasan lembah ini sering disebut sebagai kiblat teknologi dunia, mengingat Silicon Valley merupakan rumah dari perusahaan-perusahaan teknologi raksasa seperti Google, Apple, hingga Facebook.

Nah, dalam waktu dekat Indonesia juga akan memiliki distrik seperti Silicon Valley. Bahkan, kawasan ini diklaim bakal mampu menyaingi popularitas dan kejayaan lembah teknologi tersebut, loh!

Rencananya, nama lokasi tiruan Silicon Valley itu adalah Bukit Algoritma Sukabumi. Pemerintah mengungkapkan Bukit Algoritma bakal menjadi kawasan ekonomi khusus untuk riset teknologi milik Indonesia.

Berikut ini beberapa fakta tentang Bukit Algoritma Sukabumi!

Dibangun di Sukabumi

Bukit Algoritma Sukabumi 1 E872f
Sumber foto: Pemandangan Apple Park di Silicon Valley. (Ekbis Sindonews.com)

Bukit Algoritma Sukabumi adalah kawasan ekonomi khusus (KEK) yang sedang dikembangkan Pemerintah menjadi pusat riset teknologi dan industri 4.0 di Indonesia.

Nantinya, pembangunan dan pengembangan kawasan ini akan berada langsung di bawah perusahaan BUMN konstruksi, PT Amarta Karya (Persero) yang bekerja sama dengan PT Kiniku Bintang Raya KSO.

Sebelumnya, Pemerintah sempat menimbang beberapa lokasi yang cocok dibangun 'Silicon Valley' versi Indonesia, mulai dari Yogyakarta, Malang, Serpong, BSD, bahkan Meikarta.

Namun akhirnya, pilihan lokasi jatuh di kawasan Cikidang dan Cibadak yang terletak di Sukabumi, Jawa Barat.

Proyek Bukit Algoritma Sukabumi sendiri akan berdiri di lahan seluas 888 hektar. Dibutuhkan waktu hingga 3-5 tahun bagi PT Amarta Karya untuk membangun serta mengembangkannya hingga setara dengan kota-kota tercanggih di dunia lainnya.

Untuk waktu pengerjannya sendiri akan terbagi ke dalam 3 fase, yakni masa pengerjaan 3 tahun untuk fase pertama, 3 tahun untuk fase kedua, dan 5 tahun untuk fase ketiga.

Didanai Investor Hingga 100%

Bukit Algoritma Sukabumi 2 7dc96
Sumber foto: Pemandangan kantor milik perusahaan teknologi Oracle di SIlicon Valley.(lauramba/Pixabay)

Pembangunan Bukit Algoritma 'Silicon Valley' Sukabumi ini diperkirakan menelan dana fantastis mencapai 1 miliar euro atau setara Rp18 triliun. Lalu kira-kira dari mana Pemerintah mendapat sumber pendapatan sebesar itu?

Nah, tenang saja. Dikutip dari CNN Indonesia, sumber dana pembangunan KEK Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 Sukabumi dipastikan tidak akan berasal dari APBN.

Hal ini diucapkan oleh politisi PDI Perjuangan sekaligus pendiri Gerakan Inovator 4.0, Budiman Sudjatmiko. Ia juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO yang bertanggung jawab atas penyelesaian proyek tersebut.

Sumber dana pembangunan nantinya akan berasal dari puluhan investor dari dalam dan luar negeri. Bahkan, ujar Budiman, sebuah negara bagian di Amerika Utara sudah bersiap menjadi salah satu investor utama proyek 'Silicon Valley' Jawa Barat ini.

Selain itu, ada negara di Eropa serta Asia yang berminat jadi investor dan menanamkan modal dengan nilai investasi mencapai lebih dari 200 juta Euro.

Dari Rakyat untuk Rakyat

Bukit Algoritma Sukabumi 3 40b7e
Sumber foto: Penandatanganan kontrak Pekerjaan Pengembangan Rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bukit Alogoritma Sukabumi antara BUMN Amarta Karya dengan Kiniku Bintang Raya. (amka.co.id)

Sementara itu disadur Kompas, Direktur Utama PT Amarta Karya (Persero), Nikolas Agung berharap Bukit Algoritma Sukabumi bisa menjadi kawasan pengembangan riset dan sumber daya manusia yang berbasis industri 4.0.

Kawasan 'Silicon Valley' Sukabumi ini juga diharapkan mampu mengembangkan inovasi dan teknologi tahap lanjut, mulai dari kecerdasan buatan, robotik, drone (pesawat nirawak), hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan.

Selain itu, kawasan ini juga direncanakan mampu menjadi tempat riset terpadu bagi ratusan perusahaan-perusahaan menengah dan BUMDes-BUMDes. Bahkan sudah direncanakan akan dibangun tower untuk BUMDes.

Dengan demikian, tidak hanya masyarakat perkotaan, akan tetapi warga desa juga mampu menikmati teknologi dan industri 4.0 secara merata. Keren banget, kan?

Bukan nggak mungkin, suatu hari nanti di artikel Jaka berjudul Daftar CEO Terbaik Perusahaan Teknologi Dunia bakal diisi dengan orang Indonesia.

Akhir Kata

Itulah tadi ulasan khusus Jaka mengenai Bukit Algoritma Sukabumi yang rencananya bakal jadi 'Silicon Valley' nya Indonesia.

Apakah bakal benar-benar jadi pusat perkembangan teknologi di Indonesia nantinya? Mari kita lihat saja!

Baca juga artikel seputar Sains atau artikel menarik lainnya dari Diptya.

BACA JUGA

7 Artis Indonesia yang Terlihat Bodoh Padahal Pintar, Menipu Banget!

5 Artis Indonesia yang Suka Naik Angkutan Umum, Padahal Punya Mobil Mewah!

Bukan Ulah Alien, Misteri Segitiga Bermuda Akhirnya Berhasil Dipecahkan!

Dari Raisa Hingga Marion Jola, Ini Foto 13 Artis Cantik Ternama Saat Masih Sekolah!

5 Artis Indonesia yang Pernah Bekerja Jadi Pembantu, Sekarang Kaya Raya!

ARTIKEL TERKAIT
Sin133 F56ff
Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis, Hoaks atau Bukan?
Pageooo 8086d
8 Gorila di Kebun Binatang Ternyata Positif COVID-19, Kok Bisa?
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal