J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Ilmuwan Sebut Kualitas Sperma Manusia Menurun | Peringatan Buat yang Belum Nikah!

Senin, 22 Feb 2021, 17:15 WIB
Ilmuwan menyebut kualitas sperma manusia menurun! Kok bisa, ya? Simak infonya di sini.

Sesuatu yang mengkhawatirkan sedang terjadi pada kemampuan reproduksi manusia. Berdasarkan laporan para ilmuwan menyebutkan jumlah dan kesuburan sperma manusia menurun.

Tidak hanya itu lebih dilaporkan juga banyak anak perempuan mengalami pubertas dini. Paling parah, wanita dewasa disebutkan juga mengalami penurunan kualitas sel telur dan lebih banyak keguguran.

Empat tahun lalu, seorang pakar kesehatan reproduksi terkemuka, Shanna H. Swan, menghitung bahwa dari tahun 1973 hingga 2011, jumlah sperma rata-rata pria di negara-negara Barat telah turun hingga 59 persen.

Swan, seorang ahli epidemiologi di Mount Sinai Medical Center di New York, menulis buku berjudul "Count Down".

Jangan kaget baca subjudulnya, ya: "Bagaimana dunia modern kita mengancam jumlah sperma, mengubah perkembangan reproduksi pria dan wanita, dan membahayakan masa depan umat manusia."

Swan dan ahli lainnya mengatakan masalahnya adalah adanya bahan kimia yang disebut pengganggu endokrin, yang meniru hormon tubuh dan menipu sel-sel manusia.

Ini adalah masalah besar, khususnya bagi janin karena bahan pengganggu endokrin dapat menyebabkan kerusakan reproduksi bayi di awal kehamilan.

Pengganggu endokrin ini ada di mana-mana, seperti di plastik, shampo, kosmetik, bantal, pestisida, dan makanan kaleng. Bahan tersebut sering kali tidak terlihat dalam label kemasan dan sulit untuk dihindari.

Sering Ditemukannya Kasus Sperma Cacat

Faktor Penyebab Kualitas Sperma Menurun 3f867
Sumber foto: nytimes.com

"Dalam beberapa hal, penurunan jumlah sperma mirip dengan pemanasan global 40 tahun lalu," tulis Swan, sebagaimana dikutip jurnalis New York Times Nicholas Kristof dalam opininya.

Perusahaan kimia sama cerobohnya dengan perusahaan tembakau. Mereka melakukan lobi-lobi demi lolos uji keamanan pengganggu endokrin.

Sehingga kita tidak tahu apakah produk yang kita gunakan setiap hari merusak tubuh kita atau anak-anak. Intinya, kita menjadi kelinci percobaan.

Selain penurunan jumlah sperma, semakin banyak sperma tampak cacat, seperti sperma berkepala dua dalam jumlah besar. Ada juga sperma yang bergerak tanpa tujuan, bukannya berenang mati-matian menuju sel telur.

Swan juga menemukan kalau bayi laki-laki yang mendapatkan paparan besar sejenis pengganggu endokrin yang disebut ftalat, memiliki penis yang lebih kecil.

World Health Organization (WHO) telah memperingatkan tentang adanya pengganggu endokrin. Bahkan Eropa serta Kanada telah bergerak untuk mengatur risiko ini.

Cara Menghindari Risiko Penurunan Sperma

Merk Suplemen Untuk Memperbaiki Kualitas Sperma 80e48

Patricia Ann Hunt, ahli genetika reproduksi di Washington State University, telah melakukan eksperimen pada tikus yang menunjukkan bahwa dampak pengganggu endokrin bersifat kumulatif, dari generasi ke generasi.

Ketika bayi tikus terpapar bahan kimia pengganggu endokrin selama beberapa hari, testis mereka saat dewasa menghasilkan lebih sedikit sperma dan ketidakmampuan ini ditularkan ke keturunannya.

Meskipun temuan penelitian pada hewan tidak selalu dapat terjadi ke manusia, penelitian menemukan setelah tiga generasi tikus yang terkena paparan ini, seperlima dari tikus jantan menjadi mandul.

Apakah ini artinya ancaman masa depan umat manusia? Diperlukan lebih banyak penelitian dan peraturan pemerintah serta tanggung jawab perusahaan untuk mengelola risiko ini.

Namun, Swan menawarkan saran praktis untuk menghindari risiko ini. Pertama, simpan makanan dalam wadah kaca, bukan plastik. Kemudian, jangan makan makanan yang dipanaskan dalam plastik.

Selanjutnya, hindari pestisida, belilah produk organik jika memungkinkan, hindari tembakau, jangan gunakan penyegar udara, dan rajin membersihkan rumah untuk menghindari penumpukan debu.

Baca juga artikel seputar Sains atau artikel menarik lainnya dari Ilham Fariq Maulana.

ARTIKEL TERKAIT
Manusia Purba Yang Ditemukan Di Indonesia 45bee
5 Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia, Mengulas Sejarah!
Pageooo 8086d
8 Gorila di Kebun Binatang Ternyata Positif COVID-19, Kok Bisa?
Pandemi Covid19 2021 Bisa Lebih Buruk Dari 2020 41167
WHO: Pandemi COVID-19 di 2021 Bisa Lebih Buruk dari 2020
Sin133 F56ff
Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis, Hoaks atau Bukan?
Lukisan345 3850a
Lukisan Goa Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia, Begini Penampakannya!
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal