J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Parah! 5 Studio Game Terkenal Ini Dibeli Lalu Dibangkrutkan oleh Electronic Arts!

Parah! 5 Studio Game Terkenal Ini Dibeli Lalu Dibangkrutkan oleh Electronic Arts!

Kamis, 30 Nov 2017, 12:30 WIB
Kali ini Jaka akan memberikan kamu informasi dari beberapa studio yang pernah dibeli EA dan kemudian dimatikan oleh mereka sendiri. Berikut informasi selengkapnya.

EA, gamer mana sih yang tidak tahu publisher yang satu ini? Electronic Arts terkenal sebagai sebuah perusahaan penerbit berbagai macam produk multimedia, termasuk game. Ada banyak sekali game yang telah diterbitkan oleh EA, sebut saja Need for Speed, FIFA, Mass Effect, dan masih banyak lainnya. EA memiliki cukup banyak reputasi dan sudah terkenal di semua kalangan gamer.

Namun, reputasi yang ada justru membuat perusahaan besar yang satu ini malah banyak dibenci. Pasalnya, EA sering kali membeli sebuah studio, namun kemudian malah ** mematikan studio** tersebut sehingga merugikan orang-orang yang terkait di dalamnya. Kali ini Jaka akan memberikan kamu informasi dari beberapa studio yang pernah dibeli EA dan kemudian dimatikan oleh mereka sendiri. Berikut informasi selengkapnya.

BACA JUGA
  • Nostalgia! 5 Game Online Jadul yang Dihidupkan Kembali di Smartphone
  • Bukannya Menghibur, 5 Game ini Justru Bikin Gamer Makin Stres
  • 5 Game Ini Jadi Kegagalan Terbesar Sepanjang Sejarah Industri Video Game

Parah! 5 Studio Game Terkenal Ini Dibeli Lalu Dibangkrutkan oleh Electronic Arts!

1. Maxis

81cd53848f40b4fc645b8b5c245c034c

Bagi kamu yang menyukai game simulasi Sim series, baik itu SimCity atau The Sims, pasti sudah tahu dong developer yang satu ini. Ya, Maxis inilah yang membuat game terlaris sepanjang masa tersebut. The Sims (2000), The Sims 2 (2004), dan lain-lain adalah bukti dari kesuksesan sebuah studio Maxis.

Studio yang dibentuk pada tahun 1987 ini kemudian diakusisi oleh EA pada tahun 1997 dengan harga sebesar US$125 juta. Namun sayangnya, pada Maret 2015 lalu, EA secara resmi menutup Studio Maxis. Meskipun EA mengatakan akan terus menggunakan kata Maxis dalam produksi game-nya, namun tetap saja studio legend tersebut sudah tidak ada.

2. WestWood

A0cea578683bd4a87a8b0cb3bbb85457

WestWood Studios adalah sebuah studio pengembang video game yang berdiri di Las Vegas, Nevada. Studio ini didirikan oleh Brett Sperry dan Louis Castle pada tahun 1985. Studio yang satu ini terkenal sebagai developer dari pembuat game Command and Conquer, di mana game tersebut berhasil memecahkan rekor dengan total penjualan lebih dari 10 juta copy.

Namun sayangnya, studio yang telah membuat game populer tersebut harus dimatikan juga oleh EA pada 2003 lalu. Langkah EA tersebut kemudian membuat Brett Sperry dan dua temannya harus membentuk sebuah studio baru bernama Jet Set Games.

3. Black Box Games

2646a835a19e0b64d184dd4977014682

Black Box Games terkenal sebagai developer yang sukses membuat game Need for Speed Series lawas, seperti Most Wanted, Carbon, dan lain-lain. Studio game yang terletak di Burnaby, British Columbia ini pertama kali didirikan pada 1998 oleh mantan karyawan Radical Entertainment dan kemudian diakuisisi oleh EA.

Selain game Need for Speed series, studio yang juga dikenal sebagai EA Black Box ini juga pernah membuat game Skate dan Nascar yang terkenal pada masanya. Kini, studio tersebut sudah ditutup oleh EA pada April 2013 lalu.

4. NuFX

B82d63591390cbf588fe0d57f93154a2

NuFX adalah sebuah studio game yang berkantor pusat di Hoffman Estates, Illinois, Amerika Serikat. Studio yang dibentuk pada tahun 1990 ini terkenal sebagai developer yang membuat seri video game NBA Street.

Semenjak diakusisi oleh EA pada Februari 2004 lalu, studio ini berganti nama menjadi EA Chicago. Namun sayang, pada 6 November 2007 lalu, EA harus menutup studio ini dengan alasan gagal memenuhi target keuntungan.

5. Pandemic

Dab61267296a9156d231fd0ffd8b5f27

Pandemic Studios adalah sebuah studio pengembang game yang pertama kali didirikan pada tahun 1998. Studio ini merupakan pengembang video game Amerika dan Australia yang memiliki kantor di Los Angeles, California dan Brisbane, Australia. Pada 2008, studio ini juga diakusisi oleh EA.

Namun, EA kembali menutup salah satu studionya ini, yaitu Pandemic. Studio yang telah melahirkan banyak game terkenal, seperti Star Wars: Battlefront series, The Saboteur dan lain-lain harus menerima keputusan EA dan akhirnya resmi ditutup pada 2009 lalu.

Nah, itulah beberapa studio terkenal yang ditutup oleh Electronic Arts, sebagai parent company dari studio tersebut. Semoga informasi dari Jaka ini bermanfaat ya!

ARTIKEL TERKAIT
865c789ed061ad6710ce93bd85b5ebb1

5 Game Online Android Jadul Ini Masih Banyak Pemainnya Hingga Sekarang

Nikah Karena Game

7 Pasangan Ini Bertemu di Game Online dan Menikah di Dunia Nyata

Nightmare Malaria

5 Game Horror Survival Android Terbaik dan Terseram Saat Ini

Gallerygaming Gamer Generic

5 Game PC Dengan Grafis dan Gameplay Terbaik Sepanjang Masa

APPS TERKAIT
Mobile Legends Bang Bang Icon
Mobile Legends: Bang Bang 1.4.52.4885
Games Moonton
Jalantikus Icon
JalanTikus 2.5.2
Apps JalanTikus.com
Babe Baca Berita Indonesia Icon
Babe - Baca Berita 7.6.2
Apps Mainspring
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal