J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Second Act: Drama Romantis Berbumbu Konflik Korporasi Yang Menarik

              Second Act: Drama Romantis Berbumbu Konflik Korporasi Yang Menarik

              00
              Jumat, 15 Feb 2019, 21:10 WIB
              Second Act menawarkan banyak hal menarik untuk disaksikan, drama romantis ini sarat dengan seluk beluk kehidupan korporasi dan bagaimana seorang street smart bisa bersaing di dunia kerja. Menarik, ringan dan menyemangati siapapun yang menontonnya.

              Kehidupan bisa berubah dalam sekejap saja, tapi perubahan itu juga seiring sebab dan akibatnya. Inilah yang dialami oleh Maya Vargas (Jennifer Lopez), pekerja toko usia 40 tahunan di sebuah supermarket yang kehidupannya serba pas-pasan, dan impiannya untuk menjadi Manager setelah 15 tahun bekerja tidak tercapai.

              Sampai suatu saat, ketika ia ulang tahun, ada keajaiban yang terjadi. Benar-benar sebuah penuturan ulang kisah Cinderella dengan sentuhan teknologi dan hal-hal kekinian. Seperti apa?

              BACA JUGA
              • Nungguin Infinity War, Begini Kalau Avengers Jika Jadi Dewa Yunani
              • GOKZ! 15 Foto Karya Desainer yang Bikin Kamu Gagal Paham
              • 10 Meme Black Panther dan T'Challa yang Bikin Ngomong, Sultan Mah BEBAS!

              Street Smarts vs. Book Smarts

              Second Act Stores

              Maya adalah pekerja keras dan jujur, yang menjadi panutan teman-teman sekerjanya. Ia pun memiliki hati yang baik. Di antara temannya, Maya selalu berpendapat dan percaya bahwa mereka yang mendapatkan ilmu dari jalanan (street smarts) alias pengalaman, sebenarnya tidak kalah dengan mereka yang berpendidikan tinggi (book smarts).

              Namun dunia memang tidak adil, seberapa kerasnya kamu bekerja, tidak akan bisa merasakan kemewahan yang dimiliki oleh orang-orang sukses karena sekadar menyandang titel bergengsi. Ia merasakan hidupnya mandek, dan ia merasa dengan seluruh kerja keras yang ia sudah lakukan harusnya ia punya identitas diri yang baru dan merasakan hidup jadi orang sukses, dengan foto-foto di sosial media yang cantik di berbagai belahan dunia, menggunakan pakaian yang bagus, dan makan berbagai makanan eksotik.

              Dilly (Dalton Harrod), keponakan dari temannya, tidak sengaja mendengar hal tersebut dan ingin mewujudkan mimpi Maya di hari ulang tahunnya dengan merombak total halaman facebook Maya, dan menulis di situ bahwa ia adalah lulusan terbaik Universitas Wharton, filantrofis, bisa banyak bahasa termasuk Mandarin, pernah mendaki puncak Kilimanjaro, hingga bertemu dan selfie bareng Presiden Obama. Oh, dan ia adalah ahli di bidang kosmetik dan kesehatan, tanpa sepengetahuan Maya.

              What A Change

              Second Act Corporate

              Alam semesta memainkan peranannya, dan Maya dipanggil untuk wawancara di sebuah kantor kosmetik ternama di Madison Avenue untuk menjadi konsultan eksekutif produk kecantikan wajah, tentu saja karena bosnya melihat kualifikasi Maya yang luar biasa di facebook dan online presence lainnya.

              Kehebohan pun terjadi, karena Maya senang, kaget sekaligus panik! Ia tidak pernah menulis begitu di facebooknya! Bagaimana jika ada yang mengetahui kebohongan yang ada di halaman sosial medianya itu? Bahwa ia tidak pernah kuliah di Wharton maupun bertemu dengan Obama?

              Setelah menimbang-nimbang, Maya memutuskan untuk hidup dengan identitas barunya dan menerima tawaran perusahaan tersebut. Ia mendapat tunjangan yang mewah, termasuk apartemen super besar dan uang yang berlimpah.

              Tapi itu bukan berarti ia tidak becus melakukan pekerjaannya, ia justru sangat piawai di bidang yang digelutinya itu dan membuat karir dan ketenarannya terus naik, hingga masalah demi masalah mulai bermunculan, terutama dari rekan kerja baru, Zoe (Vanessa Hudgens) dan Ron Ebsen (Freddie Stroma) yang mencium ketidakberesan kredensial Maya, terutama soal kemahirannya berbahasa Mandarin. Akankah karir Maya yang baru ini hancur berantakan dan kebohongannya terungkap?

              Kehidupan Korporasi Dalam Drama Romantis

              Second Act Family

              Second Act memberikan kesempatan kepada penonton untuk mengintip seluk beluk dunia pembuatan kosmetik dan budaya kantoran yang padat akan persaingan. Namun yang menarik adalah, tema penggapaian cita-cita dan jurang antara si terdidik dengan si berpengalaman bukan sebuah isu yang asing di Indonesia.

              Tak jarang banyak orang yang memiliki pengalaman panjang gajinya bisa di bawah orang yang memiliki gelar sarjana ataupun lebih tinggi, padahal jenis pekerjaannya bisa jadi tidak jauh berbeda. Second Act menangkap isu tersebut dengan baik dan penonton pasti bisa merasa sangat relatable dengan apa yang dihadapi oleh Maya.

              Secara umum, walau kisah film ini sederhana dan klise, serta terkadang dibumbui kisah percintaan dan drama yang ringan, film ini cukup baik dalam penggarapannya, dan akting Jennifer Lopez, sang Jenny from the Block seperti biasa, sangat serius dan apik. Cocok bagi kamu yang mencari film drama romansa dengan latar belakang kehidupan pekerja dan seluk beluk kehidupan korporasi.

              APPS TERKAIT
              Marvel Tsum Tsum 2.2.0
              Games XFLAG, Inc.
              MARVEL Future Fight 2.6.1
              Games Netmarble Games
              MARVEL Avengers Academy 1
              Games TinyCo
              Marvel Mighty Heroes 2.0.11
              Games DeNA corp
              Komentar
              BERIKAN KOMENTAR

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal