J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Smartphone LTE Bisa Dibuat di Indonesia

Smartphone LTE Bisa Dibuat di Indonesia

Sabtu, 6 Des 2014, 14:55 WIB
Produsen lokal tidak mau ketinggalan untuk menyambut tren LTE dengan membuat rancangan bahkan memproduksinya.

Setelah XL dan Indosat menggelar uji coba 4G LTE, giliran produsen dalam negeri yang menyatakan siap membuat perangkatnya. Apabila bisa diproduksi di Indonesia, harga smartphone dengan teknologi 4G LTE akan lebih terjangkau.

Saat ini, smartphone yang sudah mendukung 4G LTE memang sudah tersedia di Indonesia. Akan tetapi, kebanyakan perangkat itu termasuk kelas menengah ke atas yang harganya mahal. Ini bisa menyebabkan pertumbuhan pelanggan 4G LTE lambat.

Sebuah perusahaan lokal bernama PT Tata Sarana Mandiri (TSM) Technologies menyatakan siap mengembangkan smartphone berteknologi 4G LTE. Perusahaan ini mampu membuat desain kustomisasi software, OS, user interface, produk, hingga PCB.

Smartphone 4G LTE lokal besutan TSM Technologies ini nantinya akan menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon yang sudah mendukung LTE dengan frekuensi 850, 900, 2.100, dan 2.300 MHz. Harga jualnya diperkirakan sekitar Rp2 juta.

Kehadiran smartphone buatan TMS itu akan menambah daftar smartphone LTE dengan harga terjangkau. Sebelumnya, ada smartphone LTE Evercoss yang akan dibanderol Rp1 jutaan, ASUS PadFone S, dan Acer Iconia Talk S.

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
Harga Moto E 4G LTE, Smartphone Lollipop Terjangkau dari Negeri Paman Sam

Harga Moto E 4G LTE, Smartphone Lollipop Terjangkau dari Negeri Paman Sam

Pengertian 4G dan LTE

Pengertian 4G dan LTE

Telkomsel Hadirkan 4G LTE Pertama di Indonesia

Telkomsel Hadirkan 4G LTE Pertama di Indonesia

Ini 5 Alasan untuk Beralih ke 4G LTE

Ini 5 Alasan untuk Beralih ke 4G LTE

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal