J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Root Vs Jailbreak, Ini Bedanya Modding di Android dan iOS

Root Vs Jailbreak, Ini Bedanya Modding di Android dan iOS

Kamis, 12 Jan 2017, 14:00 WIB
Beda root dan jailbreak. Kebutuhan seseorang dalam menggunakan smartphone itu berbeda-beda. Makanya banyak orang yang melakukan root di Android dan jailbreak di iPhone. Berikut perbedaan root vs jailbreak.

Kebutuhan seseorang dalam menggunakan smartphone itu berbeda-beda. Ada yang cukup dengan menginstal aplikasi, tapi banyak pula yang menuntut lebih. Ingin lebih banyak fitur maupun melakukan kustomisasi yang lebih personal dengan melakukan modding, baik itu di Android maupun iOS.

Untuk membuka batasan yang dilakukan oleh Apple dan Google pada sistem operasi mobile mereka, pengguna iPhone harus melakukan jailbreak dan pengguna Android melakukan root.

Namun, dua metode modding ini tidaklah sama. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya, tentang perbedaan antara jailbreak dan root.

BACA JUGA
  • Jangan Instal Bajakan dari Aplikasi Berbayar di Android. Ini Alasannya!
  • Jangan Asal Root! Ini 5 Smartphone Android Terbaik untuk Diroot

Beda Root dan Jailbreak

Pengertian Jailbreak dan Root

Android Root

Jailbreak dan root sebenarnya hampir sama. Kedua metode modding ini bertugas untuk menghapus batasan dan memberikan kamu akses ke file yang dilindungi dalam sistem operasi. Setelah kamu mendapatkan akses ke file-file ini, kamu dapat mengubah atau menambah isinya, sehingga smartphone kamu lebih fungsional.

Nah, melakukan root atau jailbreak ibaratnya membuat akun "Administrator" sehingga kamu memiliki hampir semua hak yang dapat dilakukan oleh pengguna, seperti halnya memodifikasi file sistem, menginstal aplikasi yang tidak sah, dan lain sebagainya yang tidak dapat dilakukan oleh pengguna biasa.

Perlu diketahui, melakukan root dan jailbreak akan menghanguskan masa garansi smartphone kamu dan berisiko merusak perangkat. Selain itu, keamanan sistem operasi juga lebih rentan.

Perbedaan Jailbreak dan Root

Jailbreak

Sumber foto: Foto: Technobezz.com

Mungkin kebanyakan orang berpikir perbedaan antara keduanya hanya sebatas jenis perangkatnya saja. Sering kali orang salah menyebut atau menukar kedua istilah tersebut. Namun secara teknis proses rooting dan jailbreak sama sekali berbeda.

Root dilakukan untuk mendapatkan kontrol yang lebih tinggi (dikenal dengan "akses root"). Proses ini akan memberikan keleluasaan (atau hak akses) untuk mengganti aplikasi sistem dan pengaturannya, menjalankan aplikasi khusus yang membutuhkan izin administrator, atau menjalankan operasi lainnya yang tidak dapat dilakukan oleh pengguna Android biasa.

Sementara, jailbreak dilakukan untuk melewati beberapa jenis larangan yang dibuat oleh Apple bagi pengguna, termasuk mengubah sistem operasinya, memasang aplikasi yang tidak resmi diakui oleh Apple melalui pemasangan yang tidak biasa, dan memberikan hak akses lebih tinggi kepada pengguna.

Bagaimanapun, iOS adalah sistem operasi yang tertutup, pesan yang ditulis dalam kode rahasia, tanpa kunci untuk membantu kamu bagaimana memahaminya. Artinya membuat perubahan pada kode yang ada terbilang sulit, bahkan jika kamu memiliki akses ke sana.

Sementara Android adalah OS open-source, di mana hampir setiap aspek dari sistem operasi tersedia secara bebas. Artinya pengembang memiliki hambatan yang lebih sedikit saat melakukan perubahan setelah root.

Apakah jailbreak dan root berbahaya? Jaka tidak dapat menyatakan apakah melakukan jailbreak pada perangkat iOS dan melakukan root pada perangkat Android itu berbahaya atau tidak. Yang jelas, jailbreak dan root itu berisiko.

Smartphone yang sudah melakukan jailbreak atau root mungkin akan cenderung memiliki beberapa masalah seperti tingkat stabilitas, konsumsi baterai meningkat, performa yang lebih lambat, atau reboot tanpa sebab yang jelas. Munculnya masalah-masalah tersebut bervariasi, tergantung dari tweak dan aplikasi yang kamu pasang.

Kesimpulan

Faktor lain untuk dipertimbangkan di sini adalah update firmware. Sebuah iPhone Jailbroken masih dapat menerima update sistem otomatis, meskipun ini akan menghapus status jailbreak dan biasanya metode jailbreak yang baru membutuhkan waktu beberapa bulan.

Di sisi lain, perangkat Android yang sudah di-root tidak dapat secara otomatis diperbarui, sehingga kamu harus secara manual meng-upgrade firmware. Proses ini akan menghapus akses root. Namun metode root baru umumnya akan keluar dalam waktu satu atau dua minggu.

Bagaimana pendapat kamu? Masih perlukah melakukan root atau jailbreak di smartphone modern sekarang ini?

ARTIKEL TERKAIT
Berapa Besaran Ram Yang Ideal Tahun 2017

Beli Smartphone, Berapa Besaran RAM yang 'Ideal' Tahun 2017?

Snapdragon 835 Vs Snapdragon 821

Snapdragon 835 Vs Snapdragon 821, Mana yang Lebih CANGGIH?

Jangan Beli Smartphone Dengan Memori Internal 32gb Ini Alasannya

Jangan Beli Smartphone Dengan Memori Internal 32 GB, Ini Alasannya!

Alasan Ornag Pilih Smartphone Dari Tablet 6

Tablet Android Kuno! Ini 6 Alasan Orang Lebih Suka Smartphone

Airbar Touchscreen Banner

AirBar, Alat Canggih Untuk Ubah Layar Laptop Kamu Jadi Touchscreen

APPS TERKAIT
Google Camera Logo 50b83
Google Camera 6.2.031.259661660
Apps Google Inc.
Framelapse Time Lapse Camera Icon
Framelapse - Time Lapse Camera 2.1.1
Apps Neximo Labs
Effect Express Pip Camera Icon
Effect Express - Pip Camera 15.0
Apps AppUniversal
Pip Camera Photo Effect Icon
PIP Camera - Photo Effect 4.3.4
Apps Fotoable,Inc.
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
Apa Itu Root Beserta Kelebihan & Kekurangannya, Gak Worth It di 2020?

Apa Itu Root Beserta Kelebihan & Kekurangannya, Gak Worth It di 2020?

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula Ketika Berhasil Root Android

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula Ketika Berhasil Root Android

Cara Aman Root Android Tanpa Menghilangkan Garansi

Cara Aman Root Android Tanpa Menghilangkan Garansi

10 Aplikasi Wajib untuk Smartphone Android yang Sudah Di-root

10 Aplikasi Wajib untuk Smartphone Android yang Sudah Di-root

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal