J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              Perbedaan Garansi Resmi & Garansi Distributor, Pilih Mana?

              Perbedaan Garansi Resmi & Garansi Distributor, Pilih Mana?

              00
              Jumat, 10 Jun 2016, 15:00 WIB
              Ingin beli HP tapi gak tahu harus garansi apa yang dipilih? Jika bingung, simak ulasan lengkapnya perbedaan garansi resmi dan garansi distributor berikut.

              Ketika membeli sebuah gadget, garansi merupakan salah satu bahan pertimbangan yang harus diputuskan dengan serius karena dapat mempengaruhi pertimbangan lain seperti harga dan resiko penanganan saat gadget rusak.

              Garansi distributor (tidak resmi) dan garansi resmi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang dapat disesuaikan dengan pertimbangan lain sebelum membeli gadget.

              Gadget dengan garansi distributor tidak harus berarti gadget tersebut adalah gadget dengan kualitas rendah (palsu, replika, atau black market) karena gadget yang memiliki garansi distributor biasanya dibeli di negara lain lalu dijual kembali di Indonesia oleh distributor.

              Sedangkan garansi resmi diberikan kepada gadget yang dijual dan didistribusikan oleh distributor yang sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan gadget tersebut.

              Berikut perbedaan gadget dengan garansi distributor dan garansi resmi yang harus kamu ketahui sebelum membeli gadget.

              Perbedaan Garansi Resmi dan Garansi Distributor

              1. Cara Klaim Garansi

              F69f657cff62e21307480acd9fa207f0
              Klaim merupakan perbedaan yang paling menonjol antara garansi distributor dan garansi resmi.

              Jika membeli gadget dengan garansi distributor, ketika gadget mengalami kerusakan maka klaim garansi hanya dapat dilakukan ke toko tempat membeli gadget atau di service center distributor.

              Jadi, ketika gadget dibawa ke service center resmi, akan dikenakan biaya pembetulan dengan harga normal sesuai kerusakan yang dialami.

              Berbeda dengan gadget bergaransi resmi yang memiliki tempat klaim yang cukup banyak mencakup tempat membeli gadget, service center distributor, dan service center resmi.

              Dimana tempat service center resmi dari suatu brand gadget biasanya tersebar di berbagai daerah dan kemungkinan lama perbaikan lebih cepat dibandingkan dengan gadget bergaransi distributor.

              Gadget dengan garansi distributor pun memiliki kemungkinan ditolak di service center resmi karena gadget kemungkinan tidak/belum dijual di Indonesia sehingga service center tidak memiliki spare part yang cocok untuk gadget tersebut.

              2. Harga

              Ed5b381f2de9d2cb10131eeb520e3099
              Harga gadget dengan garansi distributor dapat dipastikan lebih murah dari gadget dengan garansi resmi.

              Perbedaan harganya dapat mencapai hingga lima ratus ribu rupiah bahkan lebih. Harga gadget dengan garansi resmi di berbagai daerah akan cenderung sama dengan perbedaan yang tidak mencolok.

              Sedangkan untuk gadget dengan garansi distributor harga akan bervariasi tergantung keputusan toko serta cara toko mendapatkan gadget tersebut dari distributor.

              3. Software dan Hardware

              207ac6656db6d548a24c7bc16d2263ef

              Gadget yang bergaransi distributor biasanya akan memiliki hardware yang tergolong tidak biasa karena tidak dibuat berdasarkan kriteria/standar yang ada di Indonesia sehingga harus ditambahkan alat untuk membuatnya berfungsi seperti charger dengan kaki tiga.

              Software yang ada di dalam gadget bergaransi distributor juga biasanya telah diotak-atik atau tidak sesuai/mendukung sehingga mengganggu kenyamanan pengguna gadget.

              Beberapa kasus yang pernah terjadi ketika membeli gadget dengan garansi distributor adalah tidak adanya dukungan Bahasa Indonesia melainkan hanya memiliki dukungan bahasa China dan Inggris.

              Sistem operasi yang tidak bisa mendapat pembaharuan karena ROM yang telah diubah, dan jaringan internet yang hanya bisa mencapai 3.5G walaupun di spesifikasi gadget tertera jaringan internet dapat mencapai 4G.

              Ini yang disebabkan pengaturan frekuensi jaringan internet yang berbeda dengan negara tempat pembelian gadget oleh distributor.

              Mana yang Harus Saya Pilih?

              Pemillihan garansi untuk gadget yang dibeli harus mengikuti pertimbangan-pertimbangan yang telah dibuat agar tidak menyesal di kemudian hari.

              Jika kamu ingin memiliki gadget yang saat itu tidak/belum dipasarkan di Indonesia secara resmi, budget pas-pasan, tidak mempermasalahkan update software terbaru, dapat menguasai bahasa yang tersedia, tidak mempermasalahkan penggunaan alat tambahan, dan tidak merasa memerlukan klaim garansi karena yakin bahwa gadget yang dibeli memiliki kualitas yang baik; maka sebaiknya kamu membeli gadget dengan garansi distributor.

              Lain lagi jika kamu adalah orang yang sangat berhati-hati dalam mengambil resiko terhadap kerusakan gadget, ingin memiliki gadget yang selalu up-to-date dengan sistem terbaru dan mendukung bahasa Indonesia serta memiliki budget yang cukup memadai sebaiknya kamu membeli gadget dengan garansi resmi.

              Akhir Kata

              Jadi kamu udah paham kan perbedaan garansi resmi dan garansi distributor? Kalau menurut kamu sendiri bagaimana? Share pendapat kamu pada kolom komentar ya!

              APPS TERKAIT
              Antutu Benchmark
              AnTuTu Benchmark
              Apps AnTuTu
              Ampere Icon Icon
              Ampere 2.13
              Apps Braintrapp
              Adm Icon
              Android Device Manager 1.1.9
              Apps Google Inc.
              Facebook Home Icon
              Facebook Home 1.3
              Apps Facebook, Inc.

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal