J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

MacBook Air 2020 Gak Worth It untuk Dibeli, Apa Alasannya?

Senin, 6 Apr 2020, 14:00 WIB
Produk Apple ini baru dirilis beberapa waktu lalu dan memiliki sejumlah spesifikasi yang lebih baik dari pendahulunya. Tapi, laptop ini nggak worth it untuk dibeli.

Apple terkenal mampu menciptakan inovasi terbaru yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Bahkan, beberapa waktu lalu Apple baru saja merilis produk terbarunya, yakni iPad Pro dan MacBook Air 2020, geng.

Dalam beberapa tahun terakhir, MacBook Air berusaha menjadi produk yang setidaknya lebih murah dari pendahulunya, MacBook Pro.

Meski begitu, ternyata MacBook Air 2020 nggak layak dibeli, geng. Sini, Jaka kasih tahu alasannya!

Alasan MacBook Air 2020 Nggak Layak Dibeli

MacBook Air edisi 2020 hadir dengan spesifikasi atau jeroan yang tentunya baru, mulai dari prosesor hingga keyboard-nya.

Meski begitu, Jaka nggak menyarankan kamu untuk membeli produk Apple yang satu ini, geng. Yuk, simak alasannya berikut ini!

1. Harga Mahal

MacBook Air 2020 1 6a867

Alasan utama untuk nggak membeli laptop Apple terbaru ini adalah karena harganya yang terlalu mahal, geng.

Macbook Air 2020 dengan Intel Core i3 (dual-core), RAM 8GB, dan SSD 256GB dibanderol seharga USD999 atau sekitar Rp16,7 juta.

Sementara Macbook Air 2020 dengan Intel Core i5 (quad-core), RAM 8GB, dan SSD 512GB dijual seharga USD1.299 atau sekitar Rp21 juta, geng.

Meski lebih murah dari pendahulunya, harga ini terlalu mahal dan sangat nggak worth it hanya untuk sebuah laptop.

Sebab, kamu bisa mendapatkan laptop yang lebih murah dengan spesifikasi yang sama, atau bahkan lebih baik, geng.

2. Biaya Upgrade Komponen

MacBook Air 2020 4 49870

Meski bisa upgrade komponen seperti RAM atau SSD, kamu tetap harus mengeluarkan biaya yang nggak sedikit, geng.

MacBook Air 2020 dibekali RAM 8GB yang bisa di-upgrade hingga 16GB dengan menambah biaya USD200 atau sekitar Rp 3,3 juta.

Kalau mau upgrade SSD yang berukuran 256GB, kamu juga akan dikenakan biaya tambahan tergantung kapasitas yang dipilih.

Untuk kapasitas 512GB, biaya tambahannya adalah USD200 (Rp3,3 juta), kapasitas 1TB seharga USD400 (Rp 6,6 juta), dan 2TB seharga USD800 (Rp13,3 juta).

Kalau harus mengeluarkan biaya tambahan segitu, sih, Jaka lebih baik beli smartphone keluaran terbaru saja, geng!

3. Tidak Cocok untuk Gaming

MacBook Air 2020 2 F1de3

Hm, mau main game di MacBook Air 2020? Bisa, sih. Tapi kalau tujuan utama kamu membeli laptop adalah untuk gaming, jangan pilih produk ini.

Meski bisa digunakan untuk bermain game PC populer seperti DOTA 2, Fornite, atau League of Legends sekalipun, rasanya tetap kurang cocok.

Sederhananya, versi terendah MacBook Air 2020 dengan spesifikasi Intel Core i3 (dual-core), RAM 8GB, dan SSD 256GB saja sudah dibanderol seharga Rp16 jutaan.

Padahal, dengan harga yang sama, tentu saja kamu sudah bisa mendapatkan laptop khusus gaming dengan spesifikasi yang jauh lebih gahar, geng.

4. Sistem Operasi macOS Catalina

MacBook Air 2020 5 0f8fa

Sebelum memutuskan untuk membeli MacBook Air 2020, tanyakan dulu pada diri sendiri apakah kamu memang suka dengan sistem operasinya?

Kalau kamu nggak suka dengan OS X atau macOS, tentu kamu nggak disarankan membeli produk ini karena macOS berbeda dengan Windows.

Meski bisa dual boot dan install Windows, tapi kalau sistem operasi macOS nggak pernah digunakan rasanya sangat disayangkan, geng.

Jadi, kalau kamu lebih suka sistem operasi Windows, akan jauh lebih efektif jika membeli laptop Windows saja.

5. Kemungkinan Mengalami Staingate

MacBook Air 2020 3 759fe

Staingate adalah masalah yang muncul saat lapisan anti reflective pada permukaan layar MacBook mengelupas dan membuat layar tampak kotor.

Dilansir dari MacRumors, MacBook Air 2020 kabarnya memiliki kemungkinan untuk mengalami masalah staingate ini, geng.

Informasi ini didapatkan dari sebuah bocoran dokumen dari Apple kepada para mitra mereka alias Apple Authorized Service Providers.

Memang, Apple menyediakan layanan pergantian layar gratis, tapi masih belum jelas apakah MacBook Air 2020 termasuk ke dalamnya.

Akhir Kata

Nah, itu tadi beberapa alasan mengapa kamu nggak disarankan untuk membeli MacBook Air 2020 yang baru dirilis beberapa hari lalu, geng.

Meski diklaim lebih murah dari pendahulunya, tapi harga laptop ini masih bisa dibilang cukup mahal untuk beberapa spesifikasi yang ditawarkan.

Tapi, balik lagi, membeli laptop tetap harus disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhanmu, geng. Kalai menurutmu ada yang lebih bagus, why not?

Baca juga artikel seputar Apple atau artikel menarik lainnya dari Tia Reisha.

ARTIKEL TERKAIT
Alasan Produk Apple Mahal
10 Alasan Mengapa Produk Apple Harganya Sangat Mahal
Bendakeluaranapplenyeleneh00
10 Barang Keluaran Apple Di Masa Depan yang Malah Dibuat Nyeleneh
Produk Apple Termahal Di Dunia Banner
10 Produk Apple Termahal yang Pernah Dijual (Hingga Rp20 Miliar)
Laptop Core I3 Murah Terbaik 2020 Banner F72e6
12 Laptop Core i3 Murah dan Terbaik 2020, Semua Fitur Terbaru Ada!
Laptop Core I7 Murah F0719
10 Laptop Core i7 Termurah dan Terbaik di 2020 | Mulai 4 Jutaan!
10 Laptop Gaming Terbaik Untuk Gamer Sejati Game Apapun Pasti Ngangkat C36dd
10 Laptop Gaming Terbaik 2020 untuk Gamer Sejati, Game Apapun Ngangkat!
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
7 Perbedaan Macbook Air dan Pro, Supaya Tidak Salah Beli!
7 Perbedaan Macbook Air dan Pro, Supaya Tidak Salah Beli!
Daftar Harga Laptop Apple Terbaru 2020 (Lengkap Semua Seri MacBook)
Daftar Harga Laptop Apple Terbaru 2020 (Lengkap Semua Seri MacBook)
Daftar Harga Laptop Apple
Daftar Harga Laptop Apple
10 Produk Apple yang Gak Layak Beli di 2020, iPhone SE 2020 Termasuk?
10 Produk Apple yang Gak Layak Beli di 2020, iPhone SE 2020 Termasuk?

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal