10 Saham Blue Chip Paling Prospektif dan Layak Dibeli

Default

Sebagai pemula di dunia investasi, tak jarang kita menemukan istilah blue chip. Sebenarnya, apa itu saham blue chip?

Blue chip adalah sebutan buat saham yang sudah punya kredibilitas terus tumbuh nilainya. Predikat ini hanya bisa diperoleh oleh perusahaan setelah melewati proses panjang.

Itu sebabnya banyak penasehat investasi yang memberi saran untuk membeli saham blue chip bagi para newbie agar tidak tertipu investasi bodong.

Jika kamu penasaran apa perbedaan saham ini dengan saham lainnya, simak penjelasan Jaka!

Daftar Saham Blue Chip Terbaik

Blue Chip Bursa Efek Indonesia 47a77
Sumber foto: asiatoday.id

Ada banyak sekali saham-saham blue chip terbaik yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), lengkap dari berbagai sektor penting mulai dari perbankan hingga consumer goods.

Namun, tidak semuanya banyak diminati investor karena beberapa pertimbangan seperti misalnya kinerja perusahaan, kinerja keungan perusahaan, hingga rekam jejak perusahaan di masa lalu.

Oleh karena itu, berikut Jaka telah mengumpulkan 10 daftar saham blue chip Indonesia yang paling populer dan laris diperjualbelikan di bursa.

1. PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA)

Saham Bbca A4383
Sumber foto: AKURAT News

Merupakan salah satu bank swasta terbesar di Indonesia, PT. Bank Central Asia Tbk. dengan kode saham BBCA adalah saham di sektor perbankan yang paling banyak populer di kalangan para investor.

Bukan tanpa alasan, pasalnya BBCA dinilai sebagai salah satu saham dengan kemampuan memberikan profit terbaik untuk para pemegang saham, di mana rasio antara aset dengan profit terbaik.

Pengelolaan perusahaan yang efisien pun menjadi faktor berikutnya, yang mana hal ini tercermin dari Return on Asset (ROA) yang paling tinggi di antara bank lain di kelasnya, serta tingkat kredit macet (NPL) yang rendah.

Kelebihan saham BBCA:

  • Fundamental yang kokoh.
  • Tingkat kredit macet yang rendah.
  • ROA tinggi di kelasnya.
  • Kapitalisasi terbesar di BEI.

Kekurangan saham BBCA:

  • Harga saham tergolong tinggi untuk investor pemula.

2. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)

Saham Bbri 64d0b
Sumber foto: belumlama

Selain BCA, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. pun merupakan salah satu emiten saham di sektor perbankan yang paling populer dan diminati investor karena performanya yang tergolong baik.

Tercatat di BEI dengan kode saham BBRI, bank BRI memiliki kemampuan manajemen kredit UMKM yang sangat baik hingga sulit dikalahkan oleh kompetitor.

BRI juga memiliki kapitalisasi pasar dengan jumlah fantastis, yaitu sebesar Rp372,35 Triliun per 31 Maret 2020 dan terus bertumbuh hingga mencapai Rp567,39 Triliun pada hari ini (15/03).

Kelebihan saham BBRI:

  • Jumlah kapitalisasi pasar yang besar.
  • Pertumbuhan kredit BRI sangat konsisten.
  • Berkat pangsa pasar UMKM, BRI memiliki kompetitor yang sedikit.

Kekurangan saham BBRI:

  • Program restrukturasi kredit yang terdampak COVID-19 sangat berdampak pada laba Bank BRI.

3. PT. Astra International Tbk. (ASII)

Saham Bluechip Asii 06570
Sumber foto: Bonepos

Tercatat memiliki 6 lini bisnis mulai dari otomotif, teknologi informasi, infrastruktur, hingga jasa keuangan, maka tak heran jika PT. Astra International Tbk. (ASII) dipandang sebagai salah satu saham blue chip terbaik yang menjanjikan.

Saham ASII juga dinilai memiliki potensi capital gain yang tinggi, karena memiliki fundamental yang baik.

Di masa pandemi seperti sekarang, di mana sejumlah harga saham blue chip tengah mengalami penurunan termasuk salah satunya ASII pun dinilai sebagai waktu tepat untuk memulai berinvestasi saham.

Kelebihan saham ASII:

  • Prospek bisnis yang dinilai menjanjikan.
  • Fundamental perusahaan baik.
  • Rutin membagikan dividen.

Kekurangan saham ASII:

  • Harga saham ASII cenderung stagnan sejak lima tahun ke belakang.

4. PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR)

Saham Bluechip Jsmr E723c
Sumber foto: Industry

Kebijakan work from home (WFH) dan PSBB yang diberlakukan sejak pertengahan tahun lalu memang sangat berdampak pada pendapatan jalan tol, atau dalam hal ini PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR).

Meskipun begitu, namun kinerja perusahaan serta fundamental JSMR yang masih dianggap bagus dan memiliki potensi besar di masa depan pun membuat saham ini tak sepi diminati para investor.

Terlebih keberadaan vaksin Corona yang sudah mulai diberikan kepada sebagian masyarakat pun dinilai menjadi pintu emas untuk peningkatan performa saham JSMR kedepannya.

Terbukti, saham JSMR yang semula mengalami penurunan di harga Rp2.340 pada Maret tahun lalu akibat pandemi, kini perlahan mulai kembali naik di harga Rp4.300.

Kelebihan saham JSMR:

  • Prospek bisnis yang masih baik di masa depan.
  • Fundamental perusahaan baik.

Kekurangan saham JSMR:

  • Sangat terpengaruh oleh kondisi dan kebijakan pemerintah di pandemi sekarang ini.

5. PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS)

Saham Pgas Be2e1
Sumber foto: Viva

Bergerak di bidang transportasi dan distribusi gas bumi, PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) termasuk ke dalam daftar salah satu saham blue chip yang diminati oleh investor.

Performa perusahaan yang bagus dan dinilai memiliki fundamental yang bagus menjadi beberapa alasan utamanya.

Terlebih harga saham PGAS per lembarnya juga tergolong mengalami peningkatan cukup drastis yang kini menyentuh harga Rp1.405, setelah pada tahun 2019 lalu masih dijual seharga Rp605 per lembarnya.

Kelebihan saham UNVR:

  • Prospek bisnis yang masih baik di masa depan.
  • Performa perusahaan untuk investasi jangka panjang masih menjanjikan.
  • Fundamental perusahaan baik.

Kekurangan saham UNVR:

  • Kinerja perseroan dipengaruhi kondisi ekonomi.

6. PT. Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)

Saham Unvr Fcda4
Sumber foto: Pasardana

Dari sektor consumer goods, PT. Unilever Indonesia Tbk. dengan kode saham UNVR adalah salah satunya yang dinilai memiliki performa terbaik di industrinya.

Profit yang selalu meningkat dari tahun ke tahun menjadi salah satu alasannya. Tak hanya itu, Return on Equity (ROE) Unilever pun selalu di atas 100% sejak 2014, dan data terbaru menunjukkan di angka 145.09%.

Dengan ROE yang tinggi ini, artinya Unilever mampu menghasilkan laba dari setiap equity yang diberikan pemegang saham.

Selain itu, beberapa produk Unilever seperti Rexona hingga Royco yang juga populer dan banyak diminati di pasar luar negeri pun menjadi kekuatan tersendiri bagi perusahaan ini.

Kelebihan saham UNVR:

  • Profit perusahaan yang terus meningkat dari tahun ke tahunnya.
  • Produk perusahaan sudah tersebar di pasar luar negeri.
  • Unliver biasanya rutin membagikan dividen sebanyak dua kali per tahun.

Kekurangan saham UNVR:

  • Untuk jangka pendek, saham Unilever akan bergejolak (volatile).

7. PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)

Saham Tlkm B526f
Sumber foto: detikFinance

PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) merupakan perusahaan raksasa BUMN yang bergerak di jasa telekomunikasi.

Telkom terbilang cukup konsisten dalam memperoleh keuntungan bersih dari tahun ke tahunnya, meskipun kondisi perekonomian masih tidak menentu hingga saat ini dikarenakan pandemi.

Hal ini tentunya dipengaruhi juga oleh dukungan investasi modal yang sangat kuat yang diterima oleh Telkom sebagai perusahaan BUMN.

Tak hanya itu, produk Telkom yang sangat lengkap pun menjadi salah satu alasannya mengapa perusahaan ini berhasil memiliki kapitalisasi pasar yang tinggi, serta profit margin di atas kompetitor operator telekomunikasi lainnya.

Kelebihan saham TLKM:

  • Profit margin di atas kompetitor di industrinya.
  • Pembagian dividen yang konsisten yang mencerminkan kinerja perusahaan bagus.
  • ROE Telkom yang terus bertumbuh.

Kekurangan saham TLKM:

  • Saham perusahaan masih didominasi oleh investor asing.

8. PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP)

Saham Icbp 99a95
Sumber foto: Investor Daily

Merupakan salah satu produsen mie instan terbesar dan terpopuler di Indonesia, PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) menjadi salah satu emiten yang dinilai menawarkan potensi keuntungan tinggi di masa depan.

Bukan tanpa alasan, pertumbuhan penghasilan serta laba perusahaan yang konsisten dari tahun ke tahun menjadi salah satu faktornya.

Tak hanya itu, kapitalisasi pasar senilai Rp100,58 triliun yang dimiliki saham ICBP pun dianggap sebagai bekal yang cukup menjanjikan bagi para investor.

Ditambah lagi ICBP pun rutin memberikan dividen kepada para pemegang saham, sehingga artinya perusahaan memiliki kinerja yang baik.

Kelebihan saham ICBP:

  • Fundamental perusahaan baik.
  • Nilai kapitalisasi pasar tinggi.
  • Produk ICBP bukan hanya tersebar di pasar lokal, tetapi juga luar negeri.

Kekurangan saham ICBP:

  • Saham pada kategori first liner (nilai kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun) cenderung memiliki volatilitas tidak terlalu tinggi.

9. PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)

Saham Bmri 8f4d2
Sumber foto: detikFinance

Bukan hanya BBCA atau BBRI, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang memiliki kode saham BMRI juga dikenal sebagai salah satu saham blue chip yang memiliki kinerja baik dari tahun ke tahunnya.

Bahkan, kinerjanya tersebut bisa dibilang relatif stabil karena BMRI mampu menyeimbangkan pertumbuhan laba bersih dan kredit.

Hal ini bisa dilihat dari performa kinerjanya pada tahun 2019 lalu, di mana BMRI mencatat laba bersih senilai Rp27,4 triliun. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan laba bersih tahun sebelumnya yang hanya Rp25 triliun.

Kelebihan saham BMRI:

  • Nilai kapitalisasi pasar tinggi, yaitu Rp311,50 triliun.
  • Fundamental perusahaan baik.
  • Pertumbuhan laba bersih cenderung terus meningkat dari tahun ke tahun.

Kekurangan saham BMRI:

  • Volatilitas pasar tinggi.

10. PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI)

Saham Bbni 3c117
Sumber foto: Liputan6

PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pun menjadi saham blue chip terpopuler berikutnya yang menjadi incaran para investor, bahkan investor asing.

Bergerak di bidang asuransi, keuangan, dan perusahaan sekuritas, emiten BBNI kini memiliki nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp116,55 triliun dengan harga per lembar sahamnya mencapai angka Rp6.200.

Jauh lebih rendah dibandingkan BBCA, tapi jika melihat dari laba bersih yang mampu dihasilkan emiten satu ini bisa dibilang mengalami peningkatan signifikan, terutama saat sebelum pandemi.

Di mana, pada tahun 2018 BBNI mencatatkan laba bersih sebesar Rp15.0 triliun dan berhasil bertumbuh menjadi sebesar Rp15.3 triliun pada tahun 2019.

Kelebihan saham BBNI:

  • Harga saham sudah mulai mengalami peningkatan setelah pada bulan Maret tahun lalu anjlok di harga Rp3.160.
  • Fundamental perusahaan cukup baik.

Kekurangan saham BBNI:

  • Masih didominasi investor asing.

Penjelasan Saham Blue Chip

Blue Chip 2 0c2fb

Saham blue chip, yang dikenal juga sebagai big cap atau saham lapis satu, adalah saham unggulan.

Istilah blue chip diambil dari permainan poker, di mana keping koin yang berwarna biru memiliki nilai yang lebih tinggi daripada warna merah dan putih.

Ini sesuai dengan persyaratan angka kapitalisasi saham lapis satu yang sangat besar, yaitu sekitar Rp40 triliun.

Dengan nilai setinggi itu, tentunya perusahaan dengan saham blue chip bukanlah perusahan sembarangan dan sudah memiliki kinerja sangat baik selama bertahun-tahun.

Bisa dibilang, kamu tinggal tengok saja ke sekitarmu dan cari barang kebutuhan yang kamu gunakan setiap hari serta dikenal masyarakat umum, kemungkinan besar perusahaan produsennya termasuk dalam saham lapis satu.

Mengingat sekarang kamu bisa membeli saham melalui aplikasi dan mudah untuk dilakukan, gak ada salahnya kamu mulai mengejar saham blue chip dari mulai sekarang!

Ciri-Ciri Saham Blue Chip

Blue Chip 1a704

Mungkin saat ini kamu berpikir, apa yang membuat saham big cap sangat spesial? Bagaimana cara membedakan mana perusahaan yang bagus dan mana yang tidak untuk tempat investasi?

Nah, Jaka akan beberkan beberapa ciri-ciri saham blue chip, check this out!

1. Memiliki Kapitalisasi yang Tinggi

Kapitalisasi adalah harga perusahaan jika ingin dimiliki secara utuh. Ini seperti kamu ingin memiliki 100% saham dari perusahaan tersebut.

Nah, perusahaan yang memiliki kapitalisasi mencapai hingga lebih dari Rp40 triliun sehingga di sebut sebagai saham lapis satu.

Jika perusahaan memiliki angka kapitalisasi di kisaran Rp500 miliar hingga Rp10 triliun, maka perusahaan tersebut bisa dibilang besar, tapi masuk ke dalam kategori saham lapis dua.

Sementara perusahaan yang memiliki kapitalisasi dibawah Rp500 miliar disebut sebagai saham lapis satu.

Berkat nilai kapitalisasinya yang tinggi, saham ini sangat berharga di pasar modal dan bisa mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

2. Perusahaannya Besar, Sudah Lama Berdiri, dan Jadi Pemimpin di Sektornya

Perusahaan yang memiliki saham lapis satu biasanya bergerak dalam sektor-sektor penting yang pada umumnya dibutuhkan oleh khalayak luas.

Atau perusahaan-perusahaan besar yang sudah lama berdiri dan menjadi pemimpin pasar (market leader) dalam sektor masing-masing.

Contohnya saja di bidang perbankan, perusahaan yang dianggap memiliki saham tersebut adalah Bank BCA, Bank BRI, atau Bank Tabungan Negara.

Sementara itu dari sektor consumer goods, kamu bisa melihat PT. Unilever Indonesia dan PT. Indofood Sukses Makmur.

Di sisi lain, ada juga PT. Telekomunikasi Indonesia, PT Jasa Marga, dan Perusahaan Gas Negara yang dibutuhkan orang banyak dan juga memiliki nilai kapitalisasi yang tinggi.

Saham yang masuk ke dalam kategori ini biasanya juga telah sudah cukup lama lama terdaftar di Bursa Efek Indonesia, setidaknya minimal lima tahun.

3. Memiliki Dividen yang Konsisten

Deviden adalah pembagian laba perusahaan kepada para pemilik saham. Tergantung dengan kebijakan perusahaannya, kamu bisa mendapatkan deviden berupa uang tunai ataupun saham.

Jumlahnya akan berbeda-beda setiap investor berdasarkan banyaknya jumlah saham yang dimiliki.

Berkat perusahaannya yang terus berkembang, bisanya setiap investor mendapatkan laba tiap tahunnya. Investasi yang menguntungkan, ya!

4. Likuiditasnya Tinggi

Likuiditas saham adalah aktivitas saham dalam pasar modal.

Hal ini ditandai dengan adanya antrian dalam antrian order pada harga permintaan (bid price) maupun harga penawaran (offer price).

Semua perusahaan yang dimintai publik pasti memiliki likuiditas yang tinggi dan dijual dalam lot yang besar.

Sementara perusahaan yang tidak likuid biasanya akan mengalami kesulitan saat dijual kembali karena kurangnya peminat.

Kelebihan dan Kekurangan Saham Blue Chip

Saham Blue Chip 2020 Idx 812e8

Setelah kita membahas apa itu saham blue chip dan ciri-cirinya, kamu pasti tertarik untuk mulai berinvestasi kan?

Nah, sekarang Jaka akan membagikan info menarik tentang kelebihan dan kekurangan berinvestasi di perusahaan besar ini. Yuk, simak!

Kelebihan Saham Blue Chip

Entrepreneur 1340649 1280 A175f

1. Harganya Sulit Dimanipulasi

Apakah kamu pernah terjebak saat membeli saham yang harganya tinggi, tapi tiba-tiba menurun dengan sangat drastis?

Nah, hal ini akan sangat sulit ditemukan di saham big cap karena harga kapitalisasi pasar yang besar membuat investor sulit dalam memanipulasi harga.

Jadi, kalau kamu mau bebas dari saham gorengan, kamu pasti tahu kalau blue chip jadi pilihan utama.

2. Cocok Untuk Pemula

Meskipun harganya juga fluktuatif, investor pemula tidak perlu kelabakan membaca pasar modal setiap hari karena harganya cenderung stabil.

Istilahnya, kalau tidak ada bencana atau masalah besar, harga sahamnya akan terus meningkat atau setidaknya sama dari waktu ke waktu.

Tentu saja harga sahamnya bisa turun, tapi tidak akan sedrastis saham gorengan.

Jadi investor pemula bisa lebih tenang saat membeli saham dengan lambang keping biru ini sambil mempelajari segala hal tentang saham untuk lanjut investasi ke tempat lain.

Nanti kalau udah khatam, baru deh coba investasi lain seperti reksadana!

3. Cocok Untuk Investasi Jangka Panjang

Berkat etos kerja yang baik dan perusahaan yang dikelola oleh banyak orang profesional, perusahaan-perusahaan ini rajin berbagi deviden atau laba sehingga kamu tidak perlu menjual beli saham untuk mendapatkan keuntungan.

Jadi bisa mendapatkan keuntungan lebih saat membeli saham ini selain dari selisih harga jual dan belinya. Keren kan?

4. Mudah Dijual dan Dibeli

Berkat likuiditasnya yang tinggi, blue chip selalu diincar di pasar modal.

Kamu tidak perlu ragu untuk membeli saham ini dalam jumlah kecil ataupun besar karena pasti akan ada yang membelinya di masa depan.

Kekurangan Saham Blue Chip

Perbedaan Saham Bluechip Dan Lq45 D6a41

1. Kurang Menantang

Meskipun stabil dan bagus untuk portofolio, tipe saham ini mungkin kurang 'menantang' bagi investor yang sudah lama malang melintang dalam dunia saham.

Investor tidak akan mengalami perasaan 'roller coaster' setiap kali mengecek harga pasar saham. Aman, kan? Sayangnya tidak bisa memacu adrenalin.

2. Harganya Cenderung Lebih Mahal

Likuiditasnya yang tinggi berarti saham ini berarti dimintai oleh banyak orang.

Berkat tingginya permintaan orang terhadap saham, harganya juga akan semakin tinggi.

Harga satu lot saham, sekitar 100 lembar saham, terkadang tidak mampu dibeli oleh investor muda.

3. Keuntungannya Cenderung Lebih Kecil

Demi mendapatkan keuntungan deviden yang besar, investor harus memiliki jumlah saham yang besar juga.

Jika kamu hanya memiliki sedikit saham, maka keuntunganmu tidak akan terlalu tinggi.

Bisa jadi, keuntungan tersebut belum menutupi bunga uang yang bisa kamu dapatkan kalau kamu menaruh uangnya di deposito alih-alih di pasar saham.

Selain itu, karena harga sahamnya cenderung stabil, kamu tidak akan bisa mendapatkan capital gain yang sampai berpuluh-puluh kali lipat seperti yang terjadi pada saham Gamestop.

Akhir Kata

Nah, itu dia penjelasan Jaka tentang saham blue chip, dari mulai penjelasannya, ciri-ciri, dan daftar saham terbaik yang paling banyak diperjual belikan di BEI.

Kalau kamu sudah tertarik untuk membeli saham, tapi masih bingung bagaimana cara melihat harga saham, kamu bisa baca artikel yang sudah Jaka tulis sebelumnya:

Cara Melihat Harga Saham Di Idx 60b43
Cara Melihat Harga Saham di IDX Terbaru 2021 dan Paling Mudah
Ingin melihat perkembangan harga saham di Indonesia terbaru? Yuk, ikuti cara melihat harga saham di IDX (Indonesia Stock Exchange) berikut ini!
LIHAT ARTIKEL

Itu dulu dari Jaka. Selamat belajar berinvestasi ya!

Baca juga artikel tentang Investasi dari Indah Permata Sari

ARTIKEL TERKAIT
Investasi Emas Online 41602
Aplikasi Investasi Emas Online Terpercaya & Cara Penggunaannya, Praktis!
Investasi Jangka Pendek 8e244
5 Investasi Jangka Pendek Terbaik 2021, Aman & Cepat Untung!
36d675e88247a16ea8849f57f0ebb069
5 Alasan Kenapa Kamu Tidak Perlu Investasi Bitcoin
Investasi Jangka Panjang 495aa
5 Investasi Jangka Panjang yang Aman dengan Keuntungan Besar
Tags Terkait: stock market
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal