J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Pengertian Pasar Modal Syariah & Jenis Produknya | Solusi Investasi Bebas Riba!

Senin, 15 Mar 2021, 10:30 WIB
Pasar modal syariah hadir sebagai solusi berinvestasi yang disebut-sebut bebas riba. Apa saja jenis produk & perbedaannya dengan pasar modal konvensional?

'Riba', merupakan salah satu hal yang sering kali menjadi penghalang seseorang untuk memulai berinvestasi. Padahal, ada opsi lain yaitu pasar modal syariah yang disebut-sebut bebas dari riba, lho!

Berbicara soal pro kontra kehidupan, hal ini memang akan selalu ada termasuk salah satunya dalam kegiatan berinvestasi.

Sebagian orang menilai bahwa berinvestasi pada produk pasar modal konvensional tidak diperbolehkan untuk umat muslim, karena mengandung unsur riba. Namun, sebagian juga mengatakan hal ini tergantung dari emiten seperti apa yang kamu pilih untuk ditanami modal.

Oleh karena itu, demi meredam perbedaan pendapat serta memberikan kesempatan berinvestasi bagi setiap orang, hadirlah pasar modal berbasis syariah.

Apa itu pasar modal syariah? Apa saja produk yang dimilikinya dan perbedaannya dengan pasar modal konvensional? Berikut pembahasan selengkapnya!

Apa Itu Pasar Modal Syariah?

Apa Itu Pasar Modal Syariah 4913b
Sumber foto: Pasardana

Menurut UU No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UUPM), pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek.

Berdasarkan definisi tersebut, pasar modal syariah dapat diartikan sebagai kegiatan dalam pasar modal sebagaimana diatur dalam UUPM yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.

Singkatnya, pasar modal syariah adalah pasar modal yang menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam kegiatan jual belinya.

Pasar modal berbasis syariah di Indonesia sendiri bermula dari diterbitkannya reksa dana syariah oleh PT Danareksa Investment Management pada tanggal 3 Juli 1997.

Hingga kemudian BEI bekerjasama dengan PT Danareksa Investment Management untuk meluncurkan indeks saham Jakarta Islamic Index pada 3 Juli 2000, dengan tujuan untuk memandu investor yang ingin menginvestasikan dananya secara syariah.

Perkembangan pasar modal syariah di Indonesia pun terus berlanjut hingga mencapai tonggak sejarah baru dengan disahkannya UU No.19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada tahun 2008 silam.

Undang-undang ini kemudian dijadikan sebagai landasan hukum untuk penerbitan surat berharga syariah negara atau sukuk negara.

Produk Pasar Modal Syariah

Hingga saat ini, Efek syariah yang diterbitkan dan diperdagangkan di pasar modal Indonesia hadir dalam beberapa jenis. Mulai dari saham syariah, sukuk, hingga unit penyertaan dari reksa dana syariah.

Namun, secara umum, beberapa produk Efek pasar modal syariah berikut inilah yang paling banyak diminati dan dapat menjadi pilihan investasi syariah kamu, geng.

1. Saham Syariah

Apa Saja Jenis Efek Di Pasar Modal Syariah 80c0a
Sumber foto: Kabar Coin

Buat kamu yang tergiur dengan keuntungan investasi saham, ada produk saham syariah yang mungkin bisa menjadi pertimbangan.

Menurut Bursa Efek Indonesia (BEI), saham syariah adalah Efek berbentuk saham yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal.

Saat ini, terdapat dua jenis saham syariah yang diakui di pasar modal Indonesia; Pertama, saham yang dinyatakan memenuhi kriteria seleksi saham syariah berdasarkan peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2017 tentang Kriteria dan Penerbitan Daftar Efek Syariah.

Kemudian yang kedua yaitu saham yang dicatatkan langsung sebagai saham syariah oleh emiten atau perusahaan publik syariah berdasarkan peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2015.

2. Sukuk

Konsep Pasar Modal Syariah 794f2
Sumber foto: Obligasi

Jika pada produk pasar modal konvensional kita lebih mengenal istilah obligasi atau surat utang, maka sukuk merupakan istilah baru yang digunakan sebagai pengganti dari istilah obligasi syariah (Islamic Bonds).

Sukuk didefinisikan sebagai Efek berbentuk sekuritisasi yang memenuhi prinsip-prinsip syariah di pasar modal.

Sebagai salah satu Efek syariah, sukuk bukanlah merupakan surat utang, melainkan bukti kepemilikan bersama atas suatu aset atau proyek.

Artinya, setiap sukuk yang diterbitkan harus memiliki aset yang dijadikan sebagai dasar penerbitan (underlying asset).

Selain itu, jika di pasar modal konvensional imbal hasil dari investasi obligasi diberikan dalam bentuk kupon (bunga), maka pada pasar syariah imbal hasil diberikan dalam bentuk bagi hasil, upah, atau margin.

3. Reksa Dana Syariah

Contoh Pasar Modal Syariah 7f414
Sumber foto: Masjiduna

Produk pasar modal berbasis syariah berikutnya yang bisa kamu pilih yaitu reksa dana syariah.

Mengacu pada POJK.No 19/POJK.04/2015, reksa dana syariah adalah reksa dana sebagaimana di maksud dalam UU tentang pasar modal dan peraturan pelaksanaannya yang mana pengelolaannya tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal.

Dengan begitu, reksa dana syariah dianggap memenuhi prinsip syariah jika akad, cara pengelolaan, dan portofolionya tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal.

Saat ini, sudah ada banyak aplikasi investasi terbaik yang menawarkan produk reksa dana syariah sebagai salah satu instrumen investasi yang bisa dipilih oleh calon investor.

4. Exchanged Traded Fund (ETF) Syariah

Jenis Produk Pasar Modal Syariah Cdaee
Sumber foto: Investment U

Menurut BEI, ETF syariah adalah salah satu bentuk dari reksa dana yang memenuhi prinsip-prinsip syariah di pasar modal, di mana unit penyertaannya dicatatkan dan ditransaksikan seperti saham syariah di bursa.

Namun, agar proses transaksi memenuhi prinsip-prinsip syariah yang telah ditetapkan, maka investor yang akan melakukan jual beli ETF syariah harus melalui anggota bursa yang memiliki Syariah Online Trading System (SOTS).

Sayangnya, investor belum memiliki banyak pilihan untuk bisa memilih RTF syariah karen jumlahnya yang masih minim dibandingkan dengan ETF konvensional.

Perbedaan Pasar Modal Syariah dan Konvensional

Apa Saja Produk Pasar Modal Syariah Dea0b
Sumber foto: Ekbis Sindonews

Secara umum, kegiatan pasar modal syariah tidak memiliki perbedaan dengan pasar modal konvensional. Namun, terdapat beberapa karakteristik khusus dari pasar modal syariah yang menjadi pembedanya.

Dan berikut ini adalah beberapa poin perbedaan pasar modal berbasis syariah dan konvensional selengkapnya:

  • Instrumen investasi yang dijual harus memenuhi prinsip-prinsip syariah.
  • Emiten penjual saham harus memenuhi kriteria seleksi saham syariah OJK, yang meliputi bagaimana kegiatan usaha dilakukan dan perhitungan rasio keuangan perusahaan sehingga bisa dikatakan emiten halal.
  • Indeks saham disusun atas dasar prinsip dan hukum Islam.
  • Mekanisme transaksi, di mana harus dilakukan berdasarkan hukum Islam yang berlaku.

Akhir Kata

Sekian pembahasan dari Jaka seputar pasar modal syariah lengkap dengan jenis produk dan juga perbedaannya dengan pasar modal konvensional.

Dengan adanya pasar modal berbasis syariah ini, tentu dapat menjadi solusi bagi umat muslim yang ingin berinvestasi, tetapi sangat menghindari riba.

Jadi, sekarang sudah nggak ada alasan untuk takut berinvestasi, ya, geng!

Baca juga artikel seputar Finansial atau artikel menarik lainnya dari Shelda Audita

ARTIKEL TERKAIT
Untitled Design 2021 01 13t221152 080 22b7f
10 Cara Main Saham untuk Pemula, Jangan Takut Gagal Lagi!
Cara Bermain Saham Dengan Modal Kecil 518be
Cara Investasi Saham Online untuk Pemula, Lengkap dengan Tips Biar Cuan!
Cara Melihat Harga Saham Di Idx 60b43
Cara Melihat Harga Saham di IDX Terbaru 2021 dan Paling Mudah
Aplikasi Investasi Terbaik Online D6ced
10 Aplikasi Investasi Untuk Pemula Terbaik, Mudah dan Terpercaya!
Apa Itu Saham Ipo 9df71
Kupas Tuntas Apa Itu Saham, Jenis, Risiko, dan Istilah Lainnya, Newbie Masuk!
Aplikasi Simulasi Trading Saham Untuk Pemula 1b0b8
8 Aplikasi Simulasi Trading Saham Terbaik Android | Anti Rugi!
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal