Obligasi Ritel Indonesia (ORI): Pengertian, Keuntungan, Risiko, dan Cara Membelinya

Default

Ketika menyimpan uang di deposito sudah dinilai kurang mampu menghindari inflasi, maka Obligasi Ritel Indonesia (ORI) patut kamu lirik.

Inflasi bisa menjadi tidak terkendali di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil. Makanya, kamu butuh alternatif investasi seperti ORI sebab sudah terbukti menaikkan nilai investasi di tengah bayang-bayang inflasi.

Imbal hasil yang melebihi bunga deposito membuat para investor berminat menanam uangnya lewat obligasi ritel terbitan pemerintah. Pasalnya, risikonya pun hampir nol persen!

Lalu, apakah ORI itu? ORI atau yang biasa disebut obligasi negara ritel adalah salah satu instrumen investasi yang menjanjikan yang diterbitkan oleh pemerintah dan menawarkan bunga obligasi berupa kupon dalam periode tertentu.

Biar lebih jelas, yuk simak penjelasan Jaka secara lengkap terkait ORI di artikel ini sampai selesai!

Pengertian Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

Apa Itu Obligasi Ritel Indonesia Ori D2f5b

Obligasi Ritel Republik Indonesia alias ORI ini merupakan surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah pusat Republik Indonesia (government bonds).

ORI pertama kali terbit pada tahun 2006 dan seringkali diterbitkan setiap tahun sekali. Namun, pernah juga diterbitkan sebanyak dua seri pada tahun 2007 dan 2008.

Selain diterbitkan pemerintah pusat, ada juga obligasi jenis obligasi lain yang diterbitkan oleh pemerintah daerah yakni municipal bond. Hanya saja, yang sering ORI lebih dikenal oleh masyarakat.

Penerbitan ORI memang bisa jadi daya ungkit buat meningkatkan minat investasi para investor dalam negeri. Bisa dibilang bahwa obligasi ini adalah produk keuangan dari Indonesia untuk membangun ekonomi kerakyatan.

Keuntungan Obligasi Ritel Indonesia

Cara Beli Obligasi Ritel Indonesia 62419

Meskipun obligasi yang diterbitkan pemerintah ini hanya sekali dalam setahun, ORI masih menjadi primadona di mata para investor.

Semua itu karena ORI memang punya keunggulan dibandingkan dengan obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan swasta atau produk deposito bank. Makanya, investor suka banget menunggu-nunggu kapan ORI terbit, nih.

Beberapa keuntungan bisa didapatkan karena berinvestasi lewat ORI bisa kamu pelajari dengan menyimak poin-poin keunggulannya berikut ini.

1. Aman Karena Dijamin Negara

Secara jaminan keamanan investasi, ORI lebih unggul karena pemerintah yang menjamin pembayarannya lewat pendapatan negara dan undang-undang Republik Indonesia.

Ini sangat berbeda dengan obligasi keluaran perusahaan swasta yang punya risiko gagal bayar lebih tinggi dibandingkan ORI. Soalnya, perusahaan bisa saja suatu saat mengalami kebangkrutan.

Ditambah lagi, terdapat kemungkinan suatu perusahaan tersandung kasus tertentu sehingga terjadi pencabutan izin dari regulator yang bisa berpengaruh terhadap pendapatan perusahaan secara jangka panjang.

2. Suku Bunga Melebihi Deposito

Tingkat suku bunga ORI dalam bentuk kupon bersifat tetap selama periode yang ditawarkan. Selain itu, suku bunga ORI lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata bunga deposito.

Inilah alasan mengapa para investor sangat tertarik untuk berinvestasi lewat ORI. Secara nilai investasi, lebih aman untuk menghindari risiko inflasi.

3. Harga ORI Terjangkau

Baru saja ORI019 terbit yang menawarkan harga pembelian kelipatan Rp1 juta. Dengan dana terjangkau ini kamu sudah bisa membeli ORI dan mendapatkan pembayaran kupon setiap bulan.

Sementara itu, semisal kamu punya dana yang besar, ORI bisa dibeli dengan nilai pemesanan maksimal Rp3 Milyar. Dengan fleksibiltas pembelian ini, ORI bisa dijangkau oleh investor pemula dan investor profesional dengan modal besar.

4. Bisa Diperdagangkan

Semisal kamu suatu saat mendadak butuh dana cepat, ORI bisa kamu cairkan dengan menjualnya di pasar sekunder. Nah, di pasar sekunder ini ORI bisa diperdagangkan antar investor domestik.

Caranya, tinggal kamu menawarkan harga saja, nantinya investor lain bakal membeli dengan harga yang sesuai. ORI memang terbukti lebih fleksibel dari deposito yang punya risiko pinalti kalau dana diambil sebelum jatuh tempo.

5. Pajak Lebih Rendah

ORI menawarkan PPh sebesar 15 persen yang lebih rendah kalau dibandingkan dengan rata-rata pajak deposito, yakni sebesar 20 persen.

Alhasil, investor pun banyak yang melirik ORI sebagai obligasi pilihan karena memang menang banyak. Investasimu dijamin oleh pemerintah, kupon pasti dibayar, harga terjangkau, dan beban pajak yang lebih ringan sehingga sangat menarik untuk dipilih.

Cara Membeli ORI

Obligasi Ritel Indonesia Adalah 92698

Biasanya kalau sudah tahu keuntungan berinvestasi ORI, ujung-ujungnya investor jadi pengen beli. Nah, ngomongin beli obligasi terbitan pemerintah, Jaka juga bakal kasih tahu cara beli Obligasi Ritel Republik Indonesia ini.

Karena memang tujuan dari penerbitan ORI adalah untuk mengajak masyarakat turut membangun negeri, maka proses pembelian ORI memang dibuat mudah, nih.

Yuk, pelajari cara untuk membeli obligasi negara lewat langkah-langkah berikut ini!

1. Pendaftaran lewat Mitra Distribusi (Midis)

Untuk bisa membeli ORI, Jaka sangat menyarankan kamu untuk registrasi sebelum masa penawaran terbuka SBN ritel, ya.

Buat kamu yang belum punya Single Identification Investor (SID), nantinya kamu harus mendaftarkan diri dengan menghubungi Midis terlebih dulu.

Setelah itu, kamu baru bisa melengkapi informasi pendaftaran antara lain data diri, nomor Rekening Dana, nomor SID, dan nomor Rekening Surat Berharga di sistem eletronik yang disediakan oleh Midis.

2. Pemesanan

Baca memorandum yang tertera pada ORI sebelum membelinya. Untuk melakukan pemasanan, kamu harus melakukannya hanya pada saat masa penawaran ORI saja.

3. Pembayaran

Selanjutnya, kamu bakal menerima kode pemesanan (billing code) lewat email atau media komunikasi lain sesuai kebijakan masing-masing Midis.

Soal pembayaran ORI, kamu juga bisa menggunakan ATM, mobile banking, internet banking, atau teller tergantung layanan pembayaran yang disediakan oleh Midis.

4. Konfirmasi

Kamu bakal menerima Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN), notifikasi pembayaran, alokasi ORI sesuai tanggal penerbitan/setelmen. Setelah itu, kamu bisa meminta bukti kepemilikan ORI kepada Midis.

Akhir Kata

Nah, berakhir sudah penjelasan Jaka tentang Obligasi Ritel Indonesia yang bisa menambah wawasanmu sebelum memilih instrumen investasi. Di samping risiko yang rendah, kamu bisa mendapatkan kupon secara berkala.

Namun, kalau kamu lebih memilih obligasi syariah karena alasan syar'i dalam berinvestasi, Jaka sebaiknya kamu baca artikel Jaka yang lengkap membahas tentang sukuk.

Selamat berinvestasi dan semoga berhasil!

Baca juga artikel Investasi lainnya dari Nabila Ghaida Zia

BACA JUGA
  • Perkembangan Obligasi Syariah (Sukuk) di Indonesia 2021 | Solusi Investasi Berkah
  • 6 Perbedaan Reksa Dana dan Saham yang Harus Investor Ketahui
  • Perbedaan Saham dan Obligasi Terlengkap 2021 | Mana yang Menguntungkan?
  • 4 Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  • Cara Menghitung Bunga Deposito Termudah 2021, Lengkap dengan Rumus!
  • Deposito Adalah Investasi, Benarkah? | Saatnya Melek Investasi
  • 11 Tips Menabung untuk Pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK | Cepat Terkumpul Banyak
  • Kupas Tuntas Apa Itu Saham, Jenis, Risiko, dan Istilah Lainnya, Newbie Masuk!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal