J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

7 Mata Uang Terendah di Dunia, Ada Rupiah Indonesia!

Jumat, 16 Apr 2021, 17:00 WIB
Inilah 7 mata uang terendah di dunia, semoga bisa menguat, yah.

Kamu mungkin mengetahui deretan mata uang asing dengan nilai paling tinggi di dunia, seperti Great Britain Pound Sterling dan Euro. Namun tahukah kamu tentang 7 mata uang terendah di dunia?

Rendahnya nilai dari deretan mata uang di bawah ini bisa diakibatkan oleh berbagai faktor.

Berbagai faktor tersebut antara lain terlalu pesatnya peningkatan impor atau utang luar negeri atau tingginya tingkat inflasi.

Berikut Jaka rangkum 7 mata uang terendah di dunia. Silakan disimak, geng.

1. Bolivar Venezuela (VES)

Mata Uang Bolivar Venezuela Ff80c

Sumber foto: (freepik}

Bolivar Venezuela merupakan mata uang dengan nilai paling rendah dan tingkat inflasi tertinggi.

Adapun nilai tukar Bolivar Venezuela sebagai berikut:

  • Rp1 = 159,53 Bolivar
  • 1 Dolar AS = 2.330.294,56 Bolivar

Mata uang ini terpuruk sangat parah usai inflasi yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19, sehingga dianggap sebagai mata uang dengan tingkat inflasi tertinggi di dunia.

Pemerintah Venezuela juga menciptakan mata uang kripto Petro untuk melawan Dollar AS.

Namun nyatanya hal ini malah mempercepat laju inflasi, karena pemerintah pun menentukan nilai tukar dolar sesuka hati.

2. Rial Iran (IRR)

Mata Uang Rial Iran E420c

Sumber foto: (freepik}

Mata uang terendah di dunia urutan kedua adalah Rial Iran. Devaluasinya dimulai sejak tahun 1979 usai Revolusi Islam di mana banyak bisnis yang ditarik negara karena situasi yang tak menentu.

Setelah itu, timbul pula perang Iran-Irak dan sanksi ekonomi akibat program nuklir negara itu.

Pemerintah Iran pun terpaksa membatasi akses mata uang asing bagi warga negaranya. Hal tersebut pun memicu peningkatan pasar gelap secara signifikan.

Semua hal itu merusak perekonomian Iran dan mengurangi nilai mata uang Rial Iran hampir 400%.

Pada tahun 2015 pemerintah Iran menyetujui perjanjian nuklir dengan Amerika Serikat, Prancis, Britania Raya, Rusia, Jerman, dan Cina untuk memperoleh mitigasi sanksi.

Namun pada tahun 2018 Amerika Serikat menyatakan bahwa Iran melanjutkan program nuklirnya, sehingga sanksi pun dipertajam, hingga membatasi akses Iran ke pasar komoditas dunia.

Hal itu berujung pada inflasi sedang yang dialami Iran pada Mei 2020 dan menyebabkan devaluasi sampai 600% terhadap Rial Iran.

Adapun nilai tukarnya sebagai berikut:

  • Rp1 = 2,87 Rial
  • 1 Dolar AS = 42.205,28 Rial

3. Dong Vietnam (VND)

Mata Uang Dong Vietnam Cad0f

Sumber foto: (freepik}

Dong Vietnam merupakan mata uang ketiga terendah di dunia. Vietnam kesulitan beranjak dari ekonomi tersentralisasi ke ekonomi pasar, sehingga nilai mata uangnya pun menurun cukup drastis.

Meski begitu, para ahli berpendapat bahwa pemerintah Vietnam telah mengambil langkah yang tepat dan akan segera menyusul negara-negara Asia lainnya.

Adapun nilai tukar Dong Vietnam sebagai berikut:

  • Rp1 = 1,57 Dong
  • 1 Dolar AS = 23.080,83 Dong

4. Rupiah Indonesia (IDR)

Mata Uang Rupiah Indonesia A633f

Sumber foto: (freepik}

Akibat rendahnya nilai uang kertas lama, maka berdasarkan Keputusan Presiden tanggal 5 September 2016, 7 uang kertas baru diterbitkan di dalam pecahan mulai dari seribu Rp1.000 sampai Rp100.000.

Perekonomian Ibu Pertiwi ini memang stabil, bahkan merupakan yang terbesar di OKI, namun kondisi Rupiah masih lemah.

Hingga kini otoritas keuangan RI masih mengambil berbagai langkah untuk memperkuat Rupiah. Semoga bisa segera menguat, yah, geng.

Adapun nilai tukar Rupiah Indonesia sebagai berikut:

  • 1 Dolar AS = Rp14.613,36

5. Sum Uzbekistan (UZS)

Mata Uang Sum Uzbekistan 5f777

Sumber foto: (freepik}

Berdasarkan Keputusan Presiden Uzbekistan, sejak 1 Juli 1994, Sum modern dimasukkan ke sirkulasi dengan rasio 1 Sum sama dengan 1.000 kupon Sum.

Liberalisasi kebijakan moneter pada 5 September 2017 mengakibatkan nilai tukar Sum terhadap AS anjlok pada nilai 8.100.

Adapun nilai tukar Sum Uzbekistan sebagai berikut:

  • Rp1 = 0,71 Sum
  • 1 Dolar AS = 10.502,52 Sum

6. Franc Guinea (GNF)

Mata Uang Franc Guinea 855dc

Sumber foto: (freepik}

Tingginya tingkat inflasi, semakin merajalelanya kemiskinan, dan semakin makmurnya para gangster menurunkan nilai mata uang Guinea terus menerus secara drastis.

Padahal jika dilihat dari kekayaan alam yang dimilikinya seperti berlian, emas, dan aluminium, seharusnya nilai dari mata uang negara di sisi barat Afrika ini bisa menjadi yang paling tinggi.

Adapun nilai tukar Franc Guinea sebagai berikut:

  • Rp1 = 0,68 Franc
  • 1 Dolar AS = 9.994,19 Franc

7. Leone Sierra Leone (SLL)

Mata Uang Leone Sierra Leone 144cb

Sumber foto: (freepik}

Sierra Leone merupakan negara yang paling miskin di benua Afrika. Berbagai ujian kehidupan harus dialami para masyarakatnya, seperti nilai mata uang yang melemah hingga kembalinya virus Ebola.

Adapun nilai tukar Leone Sierra Leone sebagai berikut:

  • Rp1 = 0,70 Leone
  • 1 Dolar AS = 10.245,22 Leone

Akhir Kata

Demikianlah 7 mata uang terendah di dunia. Semoga ketujuhnya, termasuk negara kita tercinta bisa semakin menguat, yah, geng.

Baca juga artikel Finansial atau artikel menarik lainnya dari Brenda Prima.

ARTIKEL TERKAIT
7 Fakta Mencengangkan Libra, Mata Uang Digital Facebook!
Kalkulator Kurs 32ce7
5 Rekomendasi Kalkulator Kurs Terbaik 2021
Tak Cuma Bitcoin Ini 7 Mata Uang Digital Yang Paling Bernilai Di Dunia
Tak Cuma Bitcoin, Ini 7 Mata Uang Digital yang Paling Bernilai di Dunia
Pengertian Bitcoin
Pengertian BitCoin, Kelebihan dan Kekurangan Mata Uang Digital yang Makin Populer
Banner Thenextweb Bitcoin
Tembus Rp 13 Juta Lebih, Bitcoin Jadi Mata Uang Termahal Di Dunia
41ad941b247fca666b538680e938b95e
Ternyata Gak Cuma Bitcoin, Ini 4 Mata Uang Virtual Paling Bernilai Lainnya
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal