8 Kelebihan dan Kekurangan Investasi Tanah | Wajib Tahu!

Berniat untuk investasi tanah sebagai pegangan di masa depan? Sudah tahu belum apa saja kelebihan dan kekurangannya?

Berinvestasi pada instrumen investasi yang memiliki wujud fisik memang masih sangat banyak diminati hingga saat ini karena memberikan ketenangan tersendiri bagi pemiliknya.

Meskipun begitu, bukan berarti bahwa jenis instrumen investasi satu ini luput dari untung rugi yang wajib menjadi perhatian calon pemiliknya, geng.

Oleh karena itu, bagi kamu yang tertarik menanamkan modal investasi pada instrumen tanah, mending simak dulu keuntungan dan risiko kerugiannya berikut ini.

Keuntungan Investasi Tanah

Selain invetasi emas, tanah adalah salah satu instrumen investasi yang menjadi favorit banyak orang, tak terkecuali anak muda.

Sejumlah peluang keuntungan yang bisa didapat tentu menjadi salah satu alasan utamanya. Namun, apa sajakah itu?

1. Harga Tanah Cenderung Naik

Kelebihan Investasi Tanah 38d0c
Sumber foto: Delta Think

Sama halnya seperti investasi properti berupa rumah yang harganya cenderung terus meningkat setiap tahunnya, harga tanah pun demikian.

Umumnya, kenaikan harga tanah bisa mencapai 20-25% dalam beberapa tahun, tergantung dari lokasi dan sejumlah faktor lainnya.

Namun, akan lain halnya jika lokasi tanah terletak di pusat perkotaan atau daerah berkembang dengan akses dan infrastruktur yang baik. Maka, bukan nggak mungkin kalau peningkatan harganya bisa mencapai 100% dalam beberapa tahun kemudian.

Oleh karena itu, lokasi menjadi salah satu hal yang wajib kamu perhatikan sebelum membeli tanah sebagai instrumen investasi.

2. Biaya Perawatan Murah

Keuntungan Investasi Tanah C155a
Sumber foto: YouTube

Keuntungan lainnya yang bisa kamu dapatkan dari menanam modal investasi pada instrumen tanah adalah biaya perawatannya yang relatif murah dan nggak rumit.

Berbeda jauh dengan investasi properti seperti rumah, gedung perkantoran, atau apartemen yang perlu dirawat dengan biaya nggak sedikit, investasi pada instrumen tanah justru sebaliknya.

Tidak ada biaya rutin yang perlu dikeluarkan. Sehingga keuntungan yang didapat nantinya bisa maksimal, tidak terpotong banyak oleh biaya perawatan yang sudah dikeluarkan.

Hanya saja, untuk langkah antisipasi maka kamu perlu mengeluarkan biaya keamanan agar tanah milikmu tidak diambil atau diserobot orang lain.

3. Tanah Menjadi Aset yang Pasti Akan Selalu Dibutuhkan

Investasi Tanah Kebun 5e690
Sumber foto: CitraGrand City

Nggak bisa dipungkiri lagi kalau tanah adalah salah satu aset yang pasti akan selalu dibutuhkan oleh setiap manusia, entah itu untuk dijadikan lahan tempat tinggal atau kebutuhan lain.

Sementara itu, jumlahnya yang semakin terbatas pun menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga tanah cenderung terus meningkat setiap tahunnya.

Maka dari itu, kondisi ini lah yang dinilai sebagai salah satu keuntungan jika kamu memilih berinvestasi pada instrumen tanah.

4. Risiko Kehilangan Cenderung Kecil

Investasi Tanah Kavling 8d55d
Sumber foto: Saibumi

Seperti yang kita tahu, tanah bukanlah aset yang memiliki wujud kecil dan sulit untuk dicuri seperti halnya emas. Oleh karena itu, risiko kehilangannya pun dinilai cenderung kecil.

Lagi pula, risiko tersebut juga bisa diantisipasi dengan mengalokasikan biaya keamanan untuk mempekerjakan seseorang menjaga tanah tersebut. Khususnya jika aset tanah yang kamu miliki sangatlah luas.

Namun, untuk menghindari risiko ini, maka kamu bisa memperhatikan kelengkapan surat dan sertifikat bukti kepemilikan saat membeli tanah.

Risiko Kerugian Investasi Tanah

Meskipun mampu memberikan keuntungan besar, tapi berinvestasi pada instrumen tanah bukanlah tanpa risiko kerugian yang bisa saja dialami pemiliknya.

Hal ini termasuk pula jika kamu investasi tanah kaveling, kebun, atau lainnya. Di mana, semuanya pasti memiliki beberapa risiko kerugian masing-masing yang patut jadi bahan pertimbangan.

Nah, berikut adalah beberapa contoh risiko kerugian atau kelemahan menanam modal pada instrumen investasi berupa tanah yang mungkin dialami.

1. Modal Besar

Investasi Tanah Yang Menguntungkan 590f0
Sumber foto: Ruang Mom

Tak seperti investasi reksa dana saham yang dapat dilakukan dengan modal awal mulai dari Rp10 ribu saja, maka hal ini nggak berlaku jika kamu memilih berinvestasi pada instrumen tanah.

Pasalnya, instrumen investasi satu ini membutuhkan modal yang cukup besar mulai dari puluhan hingga ratusan juta, atau bahkan milyaran. Apalagi jika kamu berencana membeli tanah di lokasi yang strategis.

Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa profit besar yang didapat dari menjual tanah berbanding lurus dengan modal awal yang harus dikeluarkan. Setuju?

2. Tidak Dapat Dijadikan Sumber Pemasukan Tetap

Analisis Investasi Tanah Ca8e7
Sumber foto: Nao Group

Tak seperti investasi properti berupa rumah, di mana kamu bisa menyewakannya dan mendapatkan pendapatan tambahan, maka hal ini cenderung akan sulit diterapkan pada instrumen investasi satu ini.

Pasalnya, penyewaan lahan kosong biasanya hanya bersifat musiman alias dalam jangka waktu yang terbatas hingga beberapa bulan atau tahun saja. Seperti misalnya untuk usaha kaki lima.

Ya, walaupun memang di kota-kota besar padat penduduk seperti Jakarta, lahan kosong bisa kamu sewakan sebagai lahan parkir kendaraan sehingga bisa mendapatkan pemasukan tetap. Meskipun, nilainya mungkin tidak akan selalu sama.

3. Risiko Penyerobotan Lahan

Risiko Kerugian Investasi Tanah Be91d
Sumber foto: Suara

Meskipun akan sulit untuk dicuri, tetapi aset investasi berupa tanah sangat mungkin untuk mengalami diserobot oleh pihak lain. Apalagi, jika lokasinya terletak di pemukiman padat penduduk atau lokasi ramai lainnya.

Entah itu diserobot untuk mendirikan bangunan tidak tetap, atau dijadikan lahan parkir tanpa izin.

Tak jarang juga ada kasus di mana sertifikat tanah dimiliki oleh dua pihak yang dapat memicu risiko kerugian lainnya.

4. Bukan Aset Likuid

Kelemahan Investasi Tanah 5b672
Sumber foto: Akseleran

Selain sulit dimanfaatkan sebagai sumber pemasukan tetap, menanamkan modal investasi dalam instrumen tanah juga memiliki risiko dalam hal pencairan menjadi uang tunai.

Di mana, tanah yang bukan termasuk dalam kategori aset investasi likuid akan menyebabkan pemiliknya kesulitan saat membutuhkan dana darurat dan berniat untuk menjualnya.

Meskipun begitu, sertifikat tanah tetap bisa digunakan sebagai agunan atau jaminan saat kamu ingin meminjam uang.

Akhir Kata

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan investasi tanah yang wajib kamu pertimbangkan sebelum mulai terjun di dalamnya.

Memang instrumen investasi satu ini memiliki beragam kelebihan yang terlihat sangat menjanjikan. Namun, hal ini sebanding pula dengan risikonya.

Jadi, sudah yakin akan lanjut investasi? Atau malah kamu jadi ragu dan memilih instrumen lain?

Baca juga artikel seputar Finansial atau artikel menarik lainnya dari Shelda Audita

ARTIKEL TERKAIT
Aplikasi Simulasi Trading Saham Untuk Pemula 1b0b8
8 Aplikasi Simulasi Trading Saham Terbaik Android | Anti Rugi!
Aplikasi Saham A449c
10 Aplikasi Saham Online Terbaik 2021, Terdaftar di OJK!
Apa Itu Saham Ipo 9df71
Kupas Tuntas Apa Itu Saham, Jenis, Risiko, dan Istilah Lainnya, Newbie Masuk!
Keuntungan Investasi Saham 4803a
Hati-Hati! Inilah 7 Risiko & Keuntungan Investasi Saham
Saham Blue Chip 7ae6a
10 Saham Blue Chip Paling Prospektif dan Layak Dibeli
Instrumen Investasi 45808
Apa Itu Instrumen Investasi & Jenisnya | Investor Pemula Wajib Tahu!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal