Kisah Haru Kakek Mislan, Penjual Tempe yang Wujudkan Mimpi Naik Haji Setelah Menabung Selama 70 Tahun

Ditulis oleh Jaka Gledek - Wednesday, 06 March 2024, 08:38
Mislan memulai bisnis tempe sejak usia 23 tahun dan mendaftar haji pada tahun 2011. Pada tahun 2023, Mislan akhirnya mendapat panggilan haji dengan prioritas karena usianya yang lanjut. Masya Allah!

Kebahagiaan terpancar dari wajah Mislan (93), seorang kakek asal OKU Timur, saat tiba di Asrama Haji Palembang. Di usianya yang hampir satu abad, Mislan mendapatkan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji ke Makkah.

BACA JUGA
  • 6 Aplikasi Penghasil Uang Terbukti Langsung Membayar ke DANA
  • Cara Cuan dari Game Block Puzzle Penghasil Uang, Bisa Langsung Withdraw?
  • 6 Aplikasi Penghasil Saldo PayPal Tercepat Tanpa Deposit, Langsung Cair!

Perjalanan Mislan menuju tanah suci tidaklah mudah. Sebagai pembuat dan penjual tempe rumahan, Mislan harus menabung selama 70 tahun untuk mewujudkan mimpinya.

Sejak usia 23 tahun, Mislan sudah bercita-cita untuk naik haji. Dengan tekad yang kuat, dia memproduksi tempe dan menjualnya ke tetangga dan warung sekitar. "Ya jual ke tetangga, ngecer ke warung-warung. Nabung dikit-dikit, seribu dua ribu," tuturnya dalam bahasa Jawa.

Baca Juga: Link Bokeh 2017 Bahasa Indonesia 2024, No Sensor Terlengkap 18+

Hasil jerih payahnya itu dia sisihkan untuk ditabung. Pada tahun 2011, setelah puluhan tahun menabung, Mislan memberanikan diri mendaftarkan diri untuk berangkat haji.

Penantian panjangnya akhirnya terbayar. Di tahun 2023, Mislan mendapatkan panggilan untuk berangkat haji, bahkan mendapat prioritas karena usianya yang sudah lanjut.

Baca Juga: 21 Aplikasi Penghasil Uang 100 Ribu Perhari Tanpa Undang Teman Terbaik 2024

Namun, Mislan harus berangkat seorang diri karena istrinya baru akan berangkat tahun depan.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumsel Armet Dachil mengatakan bahwa kloter 5 yang terdiri dari 360 jemaah calon haji semuanya dinyatakan siap berangkat.

"Kondisi semua jemaah siap, cuma memang harus terus didampingi. Kepada petugas juga terus diminta memakai masker, tujuan kita adalah melindungi jemaah," katanya.

Bacaan Menarik Lainnya

Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News

Kembali Keatas