Kamu mungkin tidak menyadari bahwa di antara keriuhan sehari-hari, ada kisah yang begitu menginspirasi dari seorang pemuda bernama Relly Astriadi Suat. Meski berasal dari keluarga kurang mampu, Relly berhasil meraih ranking 1 saat mengikuti pendidikan Bintara Polri di SPN Polda Maluku, dan dia merupakan lulusan terbaik.
Relly, putra seorang buruh lepas pelabuhan, telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Meskipun menghadapi kendala ekonomi, dia tak pernah menyerah dan terus berusaha untuk membanggakan orang tuanya.
Alumni SMA Negeri 1 Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, ini telah membuktikan bahwa usahanya tidak sia-sia. Sarjana Teknik Sipil ini sukses meraih ranking 1 dengan menyabet predikat sebagai intelektual terbaik atau cendekia.
Dalam sebuah pesan, Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, mengingatkan bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Polri. Oleh karena itu, dia mendorong para calon polisi untuk selalu bersyukur, sebab dengan bersyukur, mereka dapat terhindar dari pelanggaran baik itu kode etik, disiplin, maupun pidana.
Selain Relly, ada juga Candra Can, peserta terbaik lainnya yang berhasil meraih predikat mental terbaik atau tertama. Candra Can adalah anak anggota Polri dan memiliki latar belakang pendidikan terakhir di bidang Sarjana Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Sementara itu, predikat fisik terbaik atau predikat trengginas diraih oleh Landa Farigia asal SMA Negeri 11 Ambon, yang orang tuanya berprofesi sebagai wiraswasta.
Kisah inspiratif dari Relly dan rekan-rekannya memberikan gambaran bahwa ketekunan dan semangat juang dapat membawa seseorang meraih prestasi tinggi, tanpa terpengaruh oleh latar belakang ekonomi atau status sosial.
Mari kita dukung mereka dan beri apresiasi atas keberhasilan yang telah mereka raih!