Curhat Pilu Guru Honorer 13 Tahun Tak Lulus PPPK Meski Nilai Tinggi, Sempat Ngutang Demi Ikut Tes!

Ditulis oleh Ayu Kusumaning Dewi - Thursday, 28 December 2023, 10:00
Mengabdi sebagai guru honorer selama 13 tahun, apa daya tetap tidak lulus PPPK meski nilai tes tinggi. Doa terbaik untuk ibunya, ya...

Kamu pasti sudah tidak asing dengan kisah-kisah guru honorer yang berjuang untuk mendapatkan pengakuan dari negara. Namun, apa jadinya jika seorang guru honorer mengungkap kisah pilu mereka yang tak lulus dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023?

Mari kita simak curahan hati seorang guru honorer di Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Jambi, yang viral di media sosial. Guru honorer tersebut mengaku tak lulus tes PPPK dan menangis karena merasa tidak adil.

Dalam pengakuannya, guru honorer ini menyebut bahwa meskipun dirinya memperoleh nilai tinggi, ia tetap tidak diluluskan. Bahkan, peserta tes lain dengan nilai rendah justru berhasil lolos.

Bayangkan bagaimana perasaan guru honorer tersebut, setelah bekerja selama 13 tahun dalam kondisi honorer dan harus meminjam uang demi bisa mengikuti tes PPPK. Uang pinjaman itu bahkan belum dibayarnya hingga saat ini.

Unggahan curhatan guru honorer ini menjadi viral dan menuai beragam komentar dari netizen.

Berkaitan dengan hasil tes PPPK Kota Sungai Penuh, Kepala BKPSDM Nina Pastian memastikan bahwa semua hasil tes PPPK sudah sesuai aturan. Ia juga menegaskan bahwa seleksi penerimaan PPPK merupakan agenda nasional yang diatur sesuai aturan yang ditetapkan.

Namun, kisah sedih seorang guru honorer juga terdengar dari Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Seorang guru honorer di sana, Dwi Susilowati (51), menyampaikan kesedihannya setelah 19 tahun menjadi honorer dan belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dwi merasa terbebani ketika harus menjawab pertanyaan tetangga tentang kapan ia akan diangkat menjadi PPPK. Ia juga merasa kurang percaya diri karena harus bersaing dengan peserta tes yang usianya jauh lebih muda dan lebih terampil dalam mengerjakan tes berbasis komputer.

ADVERTISEMENT

Masa pengabdian Dwi selama 19 tahun diharapkan dapat dipertimbangkan dalam seleksi PPPK tahun ini.

Kembali Keatas