Cemburu Membara! Pria Bakar Istri Hidup-hidup karena "Chatting" dengan Pria Lain

Ditulis oleh Jaka Gledek - Wednesday, 06 December 2023, 09:28
Seorang pria membakar istrinya hidup-hidup karena cemburu melihat istrinya sedang mengobrol dengan pria lain. Kejadian tragis ini meninggalkan kita terpukul dan harus dihindari di masa depan.

Kamu pasti tak akan percaya pada apa yang baru saja terjadi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/23). Seorang pria bernama Jali Kartono nekat membakar istrinya, Anie Melan, hidup-hidup akibat cemburu melihat istrinya sedang mengobrol dengan pria lain. Kejadian ini benar-benar mengejutkan dan meninggalkan kita tercengang.

Latar Belakang

Semua bermula ketika Jali menemukan pesan singkat antara Anie dan pria lain. Emosinya pun tak terkendali, dan ia spontan mengambil jerigen bensin yang biasa ia jual untuk kemudian menuangkannya ke atas kepala Anie. Tanpa ampun, Jali menyulut api dengan korek api, meninggalkan Anie dalam keadaan mengerikan.

Detik-detik Mencekam

Anie yang terbakar hidup-hidup berusaha berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan. Untungnya, seorang tetangga berhasil membantu meredam api dengan menyelimuti Anie menggunakan sarung yang dibasahi air. Setelah api berhasil dipadamkan, Anie segera dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan medis yang mendesak.

Pelarian dan Penangkapan

Setelah membakar istrinya, Jali melarikan diri dan bersembunyi di rumah tetangganya. Namun, polisi berhasil menangkapnya dua hari setelah kejadian. Ternyata, Jali hanya bersembunyi di wilayah sekitar rumahnya. Bintoro, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, menyatakan bahwa Anie menderita luka bakar serius sekitar 70 persen pada tubuhnya akibat ulah sang suami.

Kesimpulan

Kejadian ini sungguh tragis dan membuat kita terpukul. Kasus cemburu buta seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi. Semoga Anie segera pulih dari luka-lukanya dan dapat mengatasi trauma yang menimpa dirinya. Sementara itu, Jali harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Mari kita jaga hubungan kita dengan rasa percaya dan hormat, sehingga kekerasan seperti ini tidak lagi terulang.

Kembali Keatas