Desain Mesin Jet Doang Dibayar 29 Milyar Rupiah, Mau?

Ditulis oleh Jaka - Minggu, 27 September 2015, 08:30
Masih dari negeri Paman Sam, Angkatan Udara AS menawarkan $2 juta (lebih dari 29 milyar rupiah) untuk siapapun yang dapat merancang mesin baru dan lebih baik untuk menambah daya pesawatnya. Desain mesin Jet doang dibayar 29 milyar rupiah, m

Kamu udah baca artikel tentang senjata laser baru milik militer AS kan? Kalau belum kamu bisa baca Senjata Laser Baru Milik Militer Amerika Bisa Lelehkan Targetnya Dalam Hitungan Detik. Masih dari negeri Paman Sam, Angkatan Udara AS menawarkan $2 juta (lebih dari 29 milyar rupiah) untuk siapapun yang dapat merancang mesin baru dan lebih baik untuk menambah daya pesawatnya. Desain mesin Jet doang dibayar 29 milyar rupiah, mau?

(Global Hawk UAV)

Kompetisi yang dikenal dengan Air Force Prize ini terbuka untuk warga negara Amerika dengan usia 18 tahun ke atas. Tujuan dari kontes Air Force Prize ini adalah untuk mempercepat pengembangan lightweight, efisiensi bahan bakar mesin turbin, atau mesin jet untuk daya pesawat masa depan. Menurut Letnan Kolonel Harun Tucker, ini adalah kali pertama militer AS menawarkan hadiah untuk membangkitkan inovasi teknologi di kalangan masyarakat umum. "Sekretaris Angkatan Udara benar-benar mencari cara inovatif untuk memperoleh sistem dan teknologi terbaru," lanjutnya.

BACA JUGA
  • Inilah Pesawat Jet Pribadi Termewah Saat Ini! Tebak Berapa Harganya?
  • Pesawat Jet Militer Amerika Bisa Terbang Hingga Lima Kali Kecepatan Suara, Indonesia Kapan?

Jika DARPA (Defense Advanced Projects Research Agency) mengundang masyarakat untuk menemukan solusi baru dalam masalah militer kompleks, seperti bagaimana merancang robot berkaki dua yang dapat melakukan tugas-tugas berguna tanpa terjatuh atau untuk membuat sekelompok drone kecil mendarat di dalam pesawat terbang, maka Air Force Prize memilik tujuan yang sedikit berbeda dari DARPA. Kontestan tidak benar-benar merancang sesuatu yang baru. Lebih tepatnya mereka mendesain ulang sesuatu yang lama hingga bisa digunakan untuk tujuan baru.

(Sebuah mesin turbin untuk ujicoba di AFRL)

Untuk mendaftar dan menjadi kontestan, peserta harus mengirimkan ide desain ke Air Force Research Laboratory (AFRL), di sana para ahli akan memutuskan apakah desain mereka cocok untuk mesin turbin. AFRL juga membebaskan pada para kontestan untuk berinterpretasi dalam desain inovasi milik mereka. Demi memenangkan hadiah $2 juta, peserta harus membawa prototype mesin buatan mereka ke AFRL yang terletak di Wright-Patterson Air Force Base, Ohio.

(Mesin jet uji coba)

Mesin harus dua kali lulus tes yang sama dalam waktu enam jam sekali tes. Jika prototype mesin dapat bekerja lebih dari sekali, kemungkinan prototype itu layak dikembangkan lebih lanjut. Kalau kamu berminat untuk mengetahui lebih jelas tentang proyek ini, kamu bisa langsung mengunjungi situs resmi AFRL. Jangan lupa tulis komentar pada kolom di bawah ini ya!

ARTIKEL TERKAIT

Beginilah Jadinya Kalau Tokoh Kartun Terkenal Berpenampilan Sesuai Umurnya

Senjata Laser Baru Milik Militer Amerika Bisa Lelehkan Targetnya Dalam Hitungan Detik

AWAS! Penelitian Membuktikan Selfie Lebih Mematikan Ketimbang Serangan Hiu!

7 Tips Jitu Mengatasi Kecanduan Smartphone

[gamesterkait] jetpack-joyride, jet-pack-stan, pesawat-tempur, infinite-sky [/gamesterkait]

undefined
Kembali Keatas