AI itu udah makin jago banget bikin hal-hal yang kelihatan nyata, padahal aslinya cuma fiktif belaka. Nah, ada kejadian unik nih di Malaysia yang bisa jadi pelajaran buat kita semua, Gengs. Ini bukti kalau kita memang harus ekstra hati-hati sama apa yang beredar di internet.
Kena Tipu Iklan AI, Jauh-jauh Datang Ternyata Zonkkk!
Jadi gini, Gengs, ada sepasang suami istri dari Kuala Lumpur yang kepincut sama sebuah video di media sosial. Video itu nunjukkin seorang jurnalis dari stasiun TV fiktif bernama TV Rakyat lagi nge-review kereta gantung dengan pemandangan indah di Perak, salah satu negara bagian di Malaysia. Kelihatannya sih meyakinkan banget, ya kan? Ada jurnalisnya, ada wawancara sama orang-orang yang katanya udah nyobain, bahkan ada adegan makan-makan di restoran mewah di pegunungan. Wah, bikin ngiler deh pokoknya!
Saking meyakinkannya, pasangan ini rela menempuh perjalanan tiga jam dari rumah mereka di Kuala Lumpur cuma buat nyobain kereta gantung itu. Udah sampai sana, mereka celingak-celinguk nyariin, tapi kok nggak ada? Akhirnya, mereka nanya ke petugas hotel. Setelah dijelasin video yang mereka tonton, si petugas hotel langsung ngejelasin kalau video itu sepenuhnya buatan AI, Gengs! Alias, fiktif, tidak ada di dunia nyata. Jurnalisnya juga tidak nyata, apalagi kereta gantungnya.
Bukan Cuma Mereka, Ada Lagi Korban Lain!
Kaget tidak, Gengs? Ternyata, tidak cuma pasangan ini lho yang kena tipu. Ada juga pasangan lansia lain yang melihat video itu dan bahkan sampai ngeluarin 9.000 ringgit (sekitar Rp 30 jutaan!) buat nyewa van demi bisa ke tempat itu. Duh, kasihan banget ya, Gengs!
Video yang bikin heboh ini akhirnya udah tidak ada lagi di media sosial. Tapi, kejadian ini langsung jadi perbincangan hangat di Malaysia tentang gimana cepatnya perkembangan AI generatif. Tidak heran deh kalau Malaysia sampai bikin kantor khusus buat ngatur AI ini, karena memang perlu banget diatur biar tidak ada lagi kejadian kayak gini.
Yuk, Jadi Netizen Cerdas, Gengs!
Menurut Jaka, ini jadi pengingat buat kita semua, Gengs. Di tengah gempuran informasi dan konten di internet, kita harus lebih kritis dan tidak mudah percaya sama apa yang kita lihat. Apalagi kalau udah menyangkut ajakan untuk pergi ke suatu tempat atau membeli sesuatu. Selalu cek dan ricek kebenarannya, ya! Mendingan kita nikmati yang pasti-pasti aja, Gengs, daripada nyasar ke tempat fiktif kayak gini. Sekarang, kamu jadi lebih tahu kan? Yuk, jadi netizen yang cerdas dan tidak gampang ketipu!