Mobil listrik memang sedang menjadi tren saat ini. Namun, ada satu hal yang membuat banyak orang masih ragu untuk membelinya, yaitu harga baterainya. Baterai merupakan komponen vital dari mobil listrik, karena tanpa baterai, motor listrik tidak bisa berfungsi.
Namun, harga baterai mobil listrik ternyata sangat mahal. Bahkan, bisa mencapai separuh dari harga mobil listrik itu sendiri. Contohnya adalah Toyota bZ4X, yang memiliki harga baterai sebesar Rp 540 juta, dari total harga mobil Rp 1,19 miliar.
Tidak hanya Toyota bZ4X, harga baterai mobil listrik lainnya juga cukup fantastis. Salah satunya adalah Hyundai Ioniq 5, yang baru saja diluncurkan di Indonesia dengan harga mulai dari Rp 766 juta sampai Rp 877 juta.
Harga Baterai Hyundai Ioniq 5 Setara dengan Dua atau Tiga Mobil LCGC
Assembly Processing Engineer PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) Fajar Ahya mengatakan bahwa harga baterai Hyundai Ioniq 5 berkisar antara Rp 300-400 juta, tergantung dari kapasitasnya. Baterai standar memiliki kapasitas 58 kWh, sedangkan baterai long range memiliki kapasitas 72 kWh.
Harga baterai Hyundai Ioniq 5 yang standard berkisar Rp 300 jutaan, kalau yang long range kira-kira Rp 400 juta, kata Fajar, sebagaimana dihimpun dari Detik Oto, Kamis (5/10/2023).
Jika dibandingkan dengan harga mobil baru di segmen LCGC (Low Cost Green Car), maka harga baterai Hyundai Ioniq 5 setara dengan dua atau tiga unit mobil. Misalnya, untuk mendapatkan tiga unit mobil LCGC termurah yang dijual Rp 134 juta per unit, maka biayanya sekitar Rp 402 juta. Hanya selisih Rp 2 juta dari harga baterai Hyundai Ioniq 5 long range.
Baca Juga: 10+ Mobil Listrik Termurah 2023 Bisa Dibeli di Indonesia, Harga Mulai Rp75 Juta!
Atau dengan uang Rp 300-400 juta, kamu juga bisa membeli dua unit Agya tipe G yang harganya Rp 175,4 juta per unit, atau dua unit LCGC termahal Honda Brio Satya E CVT yang harganya Rp 194,1 juta per unit.
Harga Baterai Menjadi Penyebab Mahalnya Mobil Listrik di Indonesia
Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa harga baterai menjadi salah satu penyebab mahalnya mobil listrik di Indonesia saat ini.
Padahal, menurut Gaikindo, kemampuan masyarakat Indonesia membeli mobil ada di rentang Rp 200-300 juta. Harga segitu ternyata setara dengan harga baterai mobil listrik.
Untuk mendapatkan kendaraan listrik di rentang harga tersebut, saat ini hanya ada dua pilihan, yaitu Wuling Air ev dan Seres E1. Wuling Air ev dibanderol mulai dari Rp 188,9 juta sampai Rp 273 juta. Sedangkan Seres E1 dibanderol mulai dari Rp 189 juta sampai Rp 219 juta.
Baca artikel dan berita menarik dari JalanTikus lainnya di Google News
Baca juga artikel seputar Mobil Listrik, Motor atau artikel menarik lainnya dari Jalan Tikus.