J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              4 Vendor Smartphone yang Kini Bikin Mobil | Karena Merugi atau Ekspansi?

              4 Vendor Smartphone yang Kini Bikin Mobil | Karena Merugi atau Ekspansi?

              00
              Sabtu, 20 Apr 2019, 21:00 WIB
              Siapa saja vendor smartphone yang mulai merambah industri otomotif? Apakah industri smartphone sudah tidak menarik dan akan terus lesu?

              Kebanyakan dari kamu pasti menyebut bahwa Samsung, Apple, Xiaomi, dan Huawei hanya membuat HP atau alat-alat elektronik.

              Tahukah kamu kalau ternyata keempat produsen smartphone tersebut juga membuat mobil?

              Yap, Samsung, Apple, Xiaomi, dan Huawei juga ikut meramaikan pasar otomotif, khususnya mobil. Lalu mobil jenis apa yang mereka buat? Kenapa mereka sekarang justru membuat mobil?

              Apakah karena industri smartphone mulai menurun atau memang karena ingin ekspansi/meluaskan pasar?

              4 Vendor Smartphone yang Kini Bikin Mobil

              Seperti kita ketahui, baik Samsung, Apple, Huawei, dan juga Xiaomi bukan lagi pemain baru di industri smartphone.

              Keempatnya bersaing keras dengan strategi masing-masing untuk merebut pasar smartphone. Samsung, Huawei, dan Apple misalnya, dianggap menjual smartphone kelas premium.

              Sedangkan benak masyarakat dunia sudah tertancap bahwa Xiaomi adalah produsen yang menjual smartphone dengan harga yang terjangkau.

              Untuk itu, keempat vendor tersebut masih berjaya di papan atas industri smartphone.

              Namun hal itu semua tidak berlaku di industri otomotif. Pasalnya, Apple, Huawei, dan Xiaomi sama-sama pemain baru. Hanya Samsung yang sudah ada pengalaman di industri ini.

              Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel Jaka berikut ini.

              1. Samsung

              Mobil Samsung Xm3 C44e6

              Seperti kita semua ketahui, Samsung terkenal dengan produk smartphone dan elektroniknya seperti Smart TV, kulkas, mesin cuci, dan lain sebagainya.

              Baru-baru ini, perusahaan yang berbasis di Korea Selatan itu bekerja sama dengan pabrikan mobil Renault untuk membuat mobil yang mereka namai Renault Samsung XM3.

              Diperkenalkan tahun ini, Mobil terbaru mereka, XM3, masuk di segmen SUV.

              Meski telah diperkenalkan, XM3 belum dijual di pasaran. Rencananya, XM3 akan dipasarkan di Korea Selatan dan diperkirakan akan hadir secara resmi pada 2020 mendatang.

              Dalam hal membuat mobil, Samsung sebenarnya sudah pernah melakukannya pada tahun 1990-an.

              Namun karena adanya krisis moneter pada tahun 1997-1998, Renault membeli 70% saham perusahaan Samsung Motor dengan nilai 512 juta dolar AS.

              Kini Samsung kembali mulai serius terjun ke industri otomotif sebagai bagian dari ekspansi perusahan.

              Samsung berharap dapat terus berinovasi, khususnya di bidang AI guna mendorong transformasi industri. Selain itu, juga berinovasi di bidang teknologi 5G yang akan menciptakan peluang baru dalam industri autonomous driving, internet of things (IoT), dan robot. - Samsung

              Bahkan, pada 2018 Samsung diketahui menggelontorkan dana investasi sebesar 22,3 miliar dolar AS untuk pengembangan AI dan auto electronics, termasuk autonomous vehicles.

              2. Apple

              Mobil Apple Car Da255

              Pada tahun 2015, mulai beredar kabar bahwa Apple memulai projek yang diberi nama Project Titan.

              Projek ini mengembangkan kendaraan listrik di lokasi rahasia yang berada di Sunnyvale, Amerika Serikat.

              Beberapa tahun kemudian, Apple mengatakan bahwa telah mengatur ulang fokus perusahaan yang tadinya membuat mobil listrik kini beralih dengan membuat mobil autonomous driving atau mobil tanpa pengemudi.

              CEO Tesla, Elon Musk, bahkan pernah melontarkan sebuah pernyataan bahwa antara pihaknya dan Apple sedang terjadi perebutan karyawan. Tesla dan Apple saling membajak karyawan satu sama lain.

              Pada Februari 2019, ada laporan yang mengungkapkan bahwa Apple sedang mengetes mobil bikinannya. Hingga saat ini sistemnya belum sempurna dan kendaraannya terus dites setiap hari.

              Rencananya, Apple akan meluncurkan mobil buatannya pada 2021, mundur dari rencana sebelumnya yang seharusnya diluncurkan pada 2020.

              3. Xiaomi

              Mobil Xiaomi Redmi Car 20743

              Selanjutnya, ada perusahaan asal Tiongkok, Xiaomi. Ya, baru saja dikabarkan bahwa Xiaomi telah meluncurkan mobilnya yang bernama Redmi Car.

              Mobil tersebut adalah hasil kolaborasi Xiaomi dengan Bestune. Mobil yang menjadi mobil pertama dari Xiaomi ini merupakan kustomisasi dari SUV Bestume T77.

              Pada awal 2019, Xiaomi mengumumkan bahwa mereka akan memperluas jangkauan produk mereka dan sekarang terbukti Xiaomi telah merambah pasar otomotif.

              Redmi Car dijual dengan harga 89.800 yuan atau sekitar Rp189 jutaan dan menjanjikan fitur terbaik untuk penggunanya.

              4. Huawei

              Mobil Huawei Ee432

              Huawei juga tidak mau kalah. Terbaru, Huawei bersama dengan Dongfeng dikabarkan akan segera meluncurkan mobil tanpa pengemudi perdananya.

              Mobil ini menggunakan teknologi AI yang sama digunakan di kamera smartphone dan mobil ini juga bisa mengidentifikasi ribuan objek termasuk kucing, anjing, lansia, dan lain sebagainya.

              Mobil yang belum diketahui namanya tersebut dikabarkan akan menyediakan fitur komunikasi dalam kendaraan, dukungan untuk jaringan 5G, dan fungsi cloud.

              Selain itu, mobil tersebut juga akan mencakup fungsi permintaan informasi, manajemen kendaraan, penjadwalan lalu lintas, serta manajemen peralatan yang canggih.

              Perusahaan asal Tiongkok itu akan memperkenalkan mobil tanpa pengemudinya di Shanghai Auto Show pada 16 - 25 April 2019.

              Akhir Kata

              Itulah dia 4 vendor smartphone yang kini mulai merambah pasar otomotif. Alasan keempat vendor tersebut masuk ke industri mobil adalah untuk ekspansi, geng.

              Nah, menurut kamu kira-kira ke depannya seperti apa, ya?

              Apakah mereka berhasil merebut pasar otomotif dunia seperti mereka merajai industri smartphone?

              Baca juga artikel seputar Teknologi atau artikel menarik lainnya dari Andini Anissa.

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal