J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Ritual Sadis dan Kanibalisme Terungkap di Meksiko, Ngeri & Bikin Merinding!

Minggu, 31 Jan 2021, 10:00 WIB
Tahun 1520 merupakan tahun yang kelam bagi warga Meksiko, mengingat adanya pembantaian besar-besaran terkait ritual dan kanibalisme. Kok bisa?

Pada tahun 1520, penduduk asli di Zultepec, tempat yang sekarang disebut Meksiko, menangkap karavan Spanyol yang terdiri dari 450 orang. Berdasarkan temuan para arkeolog baru-baru ini, mereka mengorbankan semua tawanannya dalam ritual dan memakannya dalam kurun delapan bulan.

Spanyol membalasnya secara kejam dengan mengirim tentara untuk menyerang kota tersebut dan membantai ratusan orang hanya dalam satu hari.

Serangan tersebut dipimpin oleh Tentara Spanyol Gonzalo de Sandoval yang berada di bawah perintah Hernan Cortes, pemimpin invasi Spanyol di Meksiko.

Menurut para peneliti di Mexico, National Institute of Anthropology and History (INAH), kebanyakan korban di Zultepec adalah wanita dan anak-anak. Mereka dibantai saat bersembunyi di rumah atau saat mencoba melarikan diri dari pembantaian tersebut, kata perwakilan INAH.

Temuan mereka mewakili lebih dari tiga dekade pekerjaan di situs tempat Zultepec pernah berdiri yang mengungkapkan detail-detail baru mengenai tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kedua sisi.

Ritual Sadis Dan Kanibalisme Terungkap Di Meksiko 1 6c60a
Sumber foto: Unknown/ Archivo Iconografico, S.A./CORBIS

Penduduk Zultepec pada saat itu adalah Acolhua, kelompok etnis Mesoamerika dan budaya saudara dari Aztec. Berdasarkan laporan Mexico News Daily, Tawanan mereka dari karavan termasuk pria, wanita dan anak-anak Eropa; orang Maya, Tlaxcaltec dan Totonac yang merupakan sekutu Spanyol; dan orang Kuba keturunan Afrika dan Pribumi.

Setelah kafilah ditangkap, orang-orang Acolhua mengorbankan tawanan ke Xiuhtecuhtli sesuai dengan tanggal di kalender ritual Acolhua, kata para peneliti.

Namun, selama para pelancong karavan ditawan, penduduk Acolhua memodifikasi bangunan mereka untuk menampung orang asing dengan menambahkan dinding dan oven bergaya Eropa, menurut pernyataan tersebut.

Hanya saja, keramahan tersebut berumur pendek, dan tawanan terakhir dikorbankan pada bulan Januari atau Februari 1521. Di sekitar waktu tersebut, sebuah bukit dekat Zultepec dikenal orang lokal dengan nama Tecoaque atau tempat mereka dimakan dalam bahasa Nahuatl Meksiko Tengah.

Ritual Sadis Dan Kanibalisme Terungkap Di Meksiko 69bfa
Sumber foto: Mexico News Daily

Lewat bukti arkeologis, penduduk Zultepec kemungkinan besar tahu bahwa orang Spanyol akan segera membalas perbuatan mereka. Contohnya, ada bukti warga berusaha membentengi kotanya dengan membangun tembok baru yang memblokir akses ke lingkungan permukiman.

Orang Acolhua juga tampaknya berusaha menyembunyikan mayat para tawanan yang terbunuh. Ketika para peneliti memeriksa 22 tangki di kota itu, mereka menemukan tulang manusia yang telah diukir menjadi piala, bersama dengan barang-barang pribadi tahanan karavan, patung dewa Mesoamerika, dan sisa-sisa hewan kafilah.

Direktur situs Enrique Martinez Vargas mengatakan bahwa Sandoval dan anak buahnya menyerang pada bulan Maret di tahun yang sama dalam sebuah pernyataan.

Di satu bentangan jalan berukuran panjang sekitar 390 kaki (120 meter), para arkeolog menemukan selusin kerangka wanita yang tampaknya meninggal saat melindungi 10 anak yang menurut Vargas berusia antara lima dan enam tahun.

Ritual Sadis Dan Kanibalisme Terungkap Di Meksiko Bukti B832c
Sumber foto: Melit n Tapia/INAH

Ia menambahkan bahwa posisi tubuh mereka menunjukkan bahwa orang-orang itu sedang kabur secepat mungkin dan dibantai serta dikuburkan dengan tergesa-gesa di tempat mereka jatuh.

Berdasarkan pernyataan Vargas, wanita dan anak-anak yang mencoba bersembunyi di dalam ruangan dimutilasi secara bergilir, terbukti dengan penemuan tulang yang terpotong di lantai kamar.

Orang-orang Spanyol juga membakar kuil Zultepec dan memenggal patung dewa Acolhua. Kebrutalan serangan itu dimaksudkan sebagai balas dendam bagi para tahanan yang terbunuh dan sebagai peringatan terhadap perlawanan masa depan terhadap pendudukan dan penaklukan Spanyol.

Baca artikel mengenai Berita atau artikel menarik lainnya dari Michelle Cornelia.

ARTIKEL TERKAIT
Kim Jong Un Banner New 93afb
Serem! Nonton Drakor di Korea Utara Bakal Dipenjara 15 Tahun
Penyebab Kematian Terburuk Menurut Sains Banner 1c498
7 Penyebab Kematian Terburuk Menurut Sains, Bikin Merinding!
Penemu Yang Membenci Temuannya Sendiri Banner 1574e
5 Penemu yang Membenci Temuannya Sendiri, Apa Penyebabnya?
Untitled Design 2021 01 19t224159 359 D2937
5 Tokoh Sejarah yang Paling Banyak Membunuh | Tak Punya Nurani!
Cara Main Lol Wild Rift Banner 1993c
Cara Main LoL Wild Rift, League of Legends Akhirnya Ada di Mobile!
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal