J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              7 Perusahaan Teknologi yang Nyaris Bangkrut Namun Berhasil Bangkit

              7 Perusahaan Teknologi yang Nyaris Bangkrut Namun Berhasil Bangkit

              00
              Selasa, 10 Sep 2019, 18:00 WIB
              Enggak semua perusahaan teknologi ternama selalu menikmati kesuksesan. Buktinya, 7 perusahaan ini berhasil epic comeback setelah sempat bangkrut!

              Kalau membayangkan perusahaan teknologi terkaya seperti Google ataupun Microsoft, kita akan merasa kagum karena perusahaan-perusahaan tersebut bisa terus berada di puncak

              Tentu mereka pernah mengalami kegagalan, bahkan lebih sering dari yang pernah kita alami. Akan tetapi, mereka berhasil bangkit dan menjadi lebih sukses.

              Kali ini, Jaka akan kasih kamu daftar perusahaan teknologi yang hampir gagal namun berhasil bangkit, ada yang sampai bangkrut dua kali!

              Perusahaan Teknologi yang Berhasil Epic Comeback

              Ketika kamu melihat daftar perusahaan teknologi yang ada di bawah ini, kamu pasti enggak menyangka kalau mereka pernah nyaris bangkrut.

              Berkat berbagai terobosan, keputusan nekad, dan banyak faktor lainnya, perusahaan-perusahaan ini berhasil bangkit dan mengukuhkan namanya sebagai perusahaan top dunia.

              Lantas, perusahaan apa saja yang berhasil epic comeback? Dilansir dari berbagai sumber, inilah daftarnya!

              1. Apple

              Perusahaan Teknologi Hampir Gagal 1 D1124
              Sumber foto: The Conversation

              Di balik kesuksesannya sekarang, Apple telah lama mengalami kesulitan mulai tahun 1980-an. Produk-produk mereka di era tersebut kalah dari IBM dan Microsoft.

              Di tahun 90-an, mereka merilis PDA yang bernama Newton MessagePad. Sayang, produk Apple tersebut gagal total bahkan jadi bahan tertawaan.

              Untungnya, ketika Steve Jobs kembali (Jobs pernah dipecat dari perusahaannya sendiri) pada tahun 1997, banyak gebrakan-gebrakan yang dilakukan untuk menyelamatkan Apple dari kebangkrutan.

              Jobs menggunakan media iklan untuk memulai langkahnya. Ia juga memprakarsai kerja sama dengan Microsoft sehingga perusahaan yang dipimpin oleh Bill Gates tersebut mau berinvestasi.

              Setelah mengalami masa-masa susah tersebut, Apple di bawah kepemimpinan Jobs berhasil bangkit hingga pernah menjadi perusahaan paling bernilai di dunia.

              2. Nintendo

              Perusahaan Teknologi Hampir Gagal 2 Babdf
              Sumber foto: Nintendo

              Suka main game-game Nintendo? Atau malah koleksi konsol-konsolnya? Perusahaan asal game asal Jepang ini memang terkenal akan inovasi-inovasinya yang anti mainstream.

              Yang menarik dari Nintendo adalah perusahaan ini telah ada sejak akhir 1800-an, di mana dulu hanya sebuah perusahaan kartu permainan.

              Sebelum terjun di dunia game, Nintendo mencoba berbagai bisnis untuk menyelamatkan eksistensinya. Mereka pernah coba investasi di taksi, beras instan, hingga hotel. Sayang, tidak ada yang berhasil.

              Selama tahun 1960-an, Nintendo untuk pertama kalinya mendirikan departemen pengembangan game dan mulai menunjukkan hasil pada tahun 1970-an.

              Semenjak itu, Nintendo terus menelurkan konsol-konsol berkualitas, mulai dari Famicom hingga NES.

              Keputusan CEO Nintendo merekrut Shigeru Miyamoto membuat perusahaan tersebut memiliki judul game terkenal, mulai Mario, Legend of Zelda, hingga Donkey Kong.

              Nintendo Switch 38154

              Nintendo kembali mengalami masa-masa sulit pada akhir 90-an ketika Sony dengan PlayStation-nya mulai menguasai pasar yang dulunya dikuasai Nintendo, hingga CEO-nya mengundurkan diri.

              Penggantinya, Satoru Iwata, sering berdiskusi dengan Miyamoto untuk mencari cara menyelamatkan perusahaan. Akhirnya, mereka memutuskan untuk membuat konsol yang inovatif.

              Hal tersebut dapat dilihat dari konsol DS dan Wii yang mampu medeteksi gerakan kita. Terakhir, ada Switch yang cukup populer dikalangan gamers.

              Sekarang, Nintendo kembali menjadi salah satu perusahaan game terbesar di dunia setelah sempat terseok-seok beberapa kali.

              3. Polaroid

              Perusahaan Teknologi Hampir Gagal 3 7a5aa
              Sumber foto: Fast Company

              Sebelum era kamera digital, perusahaan Polaroid turut menaikkan popularitas kamera instan pada tahun 70-an.

              Ini membutuhkan perjalanan panjang karena pendiri perusahaan ini, Edwin Land, sudah bereksperimen sejak tahun 1948.

              Pada tahun 1977, Land mengembangkan Polavision yang digunakan untuk membuat video. Sayang, Sony meluncurkan Betamax yang langsung mendunia sehingga penjualan produk tersebut gagal.

              Ini merupakan pukulan telak untuk Polaroid hingga membuat Land memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai CEO. Polaroid memutuskan untuk berfokus pada dunia fotografi analog.

              Kesalahan besar, karena dunia tengah bermigrasi ke dunia digital, termasuk fotografi. Hal tersebut membuat hutang perusahaan menumpuk dan Polaroid harus bangkrut hingga dua kali.

              Setelah kebangkrutan yang kedua pada tahun 2008, Polaroid dibeli oleh Impossible Project. Mereka membeli pabrik film terakhir Polaroid dan bekerja mati-matian untuk membuatnya berjalan kembali.

              Kini, Polaroid telah kembali. Kalau kamu termasuk penggemar kamera instan Polaroid, kamu juga bisa membelinya di berbagai tempat.

              Perusahaan Teknologi Lainnya . . .

              4. IBM

              Perusahaan Teknologi Hampir Gagal 4 6b34e
              Sumber foto: Pharmaceutical Technology

              Didirikan sejak tahun 1911, IBM (International Business Machines) tentu sudah mengalami jatuh bangun berkali-kali. Mereka bertanggung jawab atas banyak penemuan seperti hard drive.

              Salah satu kegagalan mereka adalah memproduksi sistem operasi OS/2 bersama Microsoft. Proyek ini menelan biaya yang luar biasa besar dan gagal diterima oleh pasar.

              Pada masa-masa ketika Apple dan Microsoft baru muncul, IBM telah menjadi raksasa yang rakus. Mereka terlihat miskin inovasi dan hanya mementingkan keuntungan yang didapatkan.

              Setelah mengalami banyak kegagalan, mereka berusaha memulihkan diri dengan berbagai cara, termasuk memutus kontrak kerja pegawai secara massal.

              Kini, IBM lebih fokus ke layanan bisnis. Mereka masih bermain di pasar perangkat keras, namun tidak terlalu masif seperti di era 80-an.

              5. Amazon

              Perusahaan Teknologi Hampir Gagal 5 7f6d2
              Sumber foto: Livability

              Jika disuruh menyebutkan nama situs toko online yang paling terkenal di dunia, kita harus menyebutkan nama Amazon yang didirikan oleh Jeff Bezos.

              Tapi tahukah kamu, awalnya Amazon didirikan sebagai toko buku online? Bezos mengambil keputusan ini karena ingin membantu orang mendapatkan bukunya lebih mudah dan cepat.

              Setelah itu, barulah Amazon berkembang dengan menjadi ritel online yang menyediakan berbagai kebutuhan, mulai dari DVD, perangkat lunak, game, furnitur, makanan, hingga perhiasan.

              Sayang, gelembung dot com pada awal 2000-an nyaris membuat perusahaan ini bangkrut. Nilai sahamnya terjun bebas seolah tidak memiliki harapan untuk naik kembali.

              Perusahaan pun tidak tinggal diam melihat kenyataan ini. Mereka melakukan berbagai cara untuk bisa menyelamatkan diri dari kebangkrutan.

              Perlahan tapi pasti, Amazon berhasil menaikkan kembali nilai sahamnya, bahkan lebih tinggi dari sebelum masa susah tersebut.

              Amazon memulai kebangkitannya ketika mengambangkan Kindle mereka yang terkenal. Saat ini, Amazon tengah mengembangkan pengiriman barang menggunakan drone.

              6. Netflix

              Perusahaan Teknologi Hampir Gagal 6 39f97
              Sumber foto: The Verge

              Kamu suka nonton Netflix, geng? Layanan video ini ternyata sempat oleng pada tahun 2011 kemarin, loh!

              Alasannya, mereka mengumumkan bahwa pelanggan harus bergabung dengan dua layanan yang berbeda. Salah satunya adalah Qwikster yang berbiaya $16 tiap bulannya.

              Reaksi yang dihasilkan oleh pengguna Netflix begitu luar biasa. Lebih dari 800 ribu pelanggan meninggalkan Netflix dan membuat sahamnya anjlok dengan drastis.

              Netflix langsung bereaksi dengan membatalkan Qwikster dan meminta maaf. Perusahaan baru benar-benar pulih ketika merilis serial asli seperti House of Cards.

              7. Western Digital

              Perusahaan Teknologi Hampir Gagal 7 48251
              Sumber foto: CIO Techie

              Salah satu transformasi perusahaan teknologi terbesar adalah Western Digital yang lebih sering kita singkat sebagai WD.

              Awalnya pada tahun 70-an, perusahaan ini memproduksi chip kalkulator. Pada tahun 90-an mereka menjadi pemasok utama hard drive OEM.

              Sayang, industri PC mulai menggunakan bahan lain yang tidak diproduksi oleh WD. Tidak ingin bangkrut, mereka menjalin kerja sama dengan IBM dan mulai mengembangkan hard drive.

              Setelah itu, mereka pun berkembang menjadi perusahaan hard drive yang terkenal. Bahkan, mereka mengakuisisi SanDisk yang terkenal sebagai produsen flashdisk.

              Akhir Kata

              Meskipun banyak perusahaan yang berhasil comeback, nyatanya tidak sedikit perusahaan teknologi yang gulung tikar.

              Biasanya, hal tersebut terjadi karena mereka menolak inovasi ataupun merasa cukup angkuh dengan posisi mereka sekarang.

              Kalau kamu paling suka sama comeback-nya siapa, nih? Tulis di kolom komentar, ya!

              Baca juga artikel seputar Perusahaan atau artikel menarik lainnya dari Fanandi Ratriansyah.

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal