7 Perang Paling Besar di Indonesia | Perjuangan Demi Merdeka!

Default

Dalam perjuangan meraih kemerdekaan, ada sejumlah perang paling besar di Indonesia yang pernah terjadi dalam sejarah.

Bahkan perang ini melahirkan banyak pahlawan besar yang menginspirasi perjuangan generasi muda sekarang.

Perang-perang ini terjadi selain karena menyita banyak korban jiwa, juga lantaran kisah perjuangan para pahlawan yang begitu luar biasa.

Berikut ini Jaka sudah merangkum daftar perang paling besar di Indonesia. Simak hingga selesai, yuk!

1. Serangan 10 November 1945

Perang Indonesia Vs Belanda F3093

Peristiwa Serangan 10 November 1945 atau Pertempuran Surabaya didahului oleh insiden perobekan bendera merah putih biru di Hotel Yamato pada 18 September 1945.

Selain itu terjadi bentrokan bersenjata antara rakyat dan tentara Inggris yang menyebabkan tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby, pimpinan tentara Inggris pada 30 Oktober 1945.

Pihak Inggris akhirnya mengeluarkan ultimatum 10 November 1945 agar pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan. Rakyat Surabaya yang menolak kemudian berjuang melawan Belanda.

Pertempuran berdarah ini menyebabkan 6.000-16.000 pejuang gugur dan 200.000 rakyat sipil mengungsi. Berkat momen paling bersejarah ini, tanggal 10 November ditetapkan sebagai Hari Pahlawan.

2. Penyerbuan Batavia

Perang Terlama Di Dunia 700c3

Penyerbuan Batavia merupakan salah satu peristiwa epik Indonesia yang terjadi pada tahun 1628-1629. Perang yang dipimpin Sultan Agung asal Kesultanan Mataram ini menyerang Batavia, pusat dari pemerintahan VOC di Nusantara.

Serangan pertama ditargetkan pada Benteng Holandia pada Oktober 1928, sayangnya, serangan ini gagal lantaran kurangnya perbekalan meski sudah membawa 10.000 prajurit. Setidaknya 744 mayat pasukan Jawa ditemukan pihak VOC, bahkan sebagiannya dalam kondisi tanpa kepala!

Serangan kedua membawa 14.000 prajurit, meski telah membangun lumbung-lumbung beras di Karawang dan Cirebon. Sayangnya, mata-mata VOC mengetahui terlebih dulu lumbung beras ini dan menghancurkannya.

Pasukan semakin lemah selain karena kurang perbekalan, juga adanya wabah malaria dan kolera. Tak kehabisan akal, Sultan Agung mengotori Sungai Ciliwung yang membuat Jan Pieterszoon Coen terkena kolera, wabah terburuk sepanjang sejarah yang melanda Batavia dan akhirnya ia meninggal.

3. Bandung Lautan Api

Perang Yang Tercatat Sebagai Perang Dengan Korban Paling Besar Dalam Sejarah Indonesia Adalah E8ec4

Tentunya kamu mengenal lagu nasional Bandung Lautan Api bukan? Lagu ini terinspirasi dari kisah perjuangan Bandung Lautan Api yang terjadi pada 24 Maret 1946 di mana sekitar 200 ribu penduduk Bandung membakar rumah mereka.

Para penduduk membakar rumah mereka bertujuan untuk mencegah para tentara sekutu dan NICA untuk menggunakan Bandung sebagai markas strategi militer mereka. Selama itu pula mereka mengungsi di pegunungan di selatan Bandung.

Namun, tentara Inggris tak tinggal diam, mereka menyerang hingga terjadi pertempuran besar di desa Dayeuhkolot, Bandung. Tentara Inggris hendak menguasai gudang amunisi milik sekutu, akan tetapi gudang ini akhirnya musnah terbakar bersama dua anggota milisi BRI (Barisan Rakjat Indonesia).

4. Puputan Margarana

Perang Yang Paling Besar Adalah Perang Ca5db

Peristiwa ini dikenal sebagai perang besar di Indonesia yang pernah terjadi di Pulau Dewata, Bali. Puputan Margarana ini terjadi pada 20 November 1946. Perang yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai ini bertujuan mempertahankan desa Marga dari serangan NICA.

Dalam perang ini menewaskan setidaknya 96 orang termasuk sang Kolonel I Gusti Ngurah Rai. Namun, pihak Belanda sendiri kehilangan 400 orang dalam peristiwa Puputan Margaran ini.

Sebagai informasi, pada waktu itu Belanda sempat mendatangkan seluruh pasukannya di Bali ditambah dengan pesawat pengebom yang datang dari Makassar.

5. Perang Diponegoro

Perang Kuno Terbesar Di Dunia 064ec

Perang Diponegoro juga dikenal sebagai Perang Jawa, merupakan perang besar yang terjadi selama 1825-1830.

Perang ini dipimpin oleh Pangeran Diponegoro melawan pasukan Belanda yang dipimpin Jenderal Hendrik Merkus de Kock.

Akibat dari perang ini ada sekitar 200 ribu penduduk Jawa tewas, sementara pihak Belanda kehilangan 8.000 tentara. Banyaknya pasukan Jawa yang gugur lantaran serangan penyakit malaria dan disentri.

6. Perang Gerilya Jenderal Soedirman

Perang Terbesar Di Dunia B77fa

Siapa yang tidak mengenali sosok Jenderal Besar Raden Soedirman? Perwira tinggi Indonesia yang lahir pada 24 Januari 1916 ini dikenal melakukan perang gerilya terhadap Belanda.

Meski dalam kondisi lemah lantaran penyakit TBC, Soedirman tetap terus melakukan gerilya melawan penjajah. Dirinya bahkan melakukan perjalanan jauh memasuki hutan, gunung, sungai, dan lembah bersama dengan tentara serta dokter pribadinya.

Puncak perang gerilya ini terjadi pada pagi hari 1 Maret 1949 yang serentak terjadi di seluruh wilayah Indonesia yang berpusat di Yogyakarta, ibu kota Indonesia pada waktu itu.

Hanya dalam waktu 6 jam Kota Yogyakarta berasil direbut kembali setelah Agresi Militer Belanda II. Peristiwa penyerangan ini kemudian dikenal sebagai Serangan Umum 1 Maret 1949.

Soedirman yang masih harus berjuang melawan TBC akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di Magelang pada 29 Januari 1950 pada usia yang cukup muda, yakni 34 tahun.

7. Operasi Trikora

Perang Terhebat Di Indonesia 6f31a

Operasi Trikora (Tri Komando Rakyat) merupakan perang terbesar di Indonesia yang hanya melibatkan elemen militer setelah perang-perang lainnya yang sempat melibatkan sipil.

Perang ini bertujuan untuk merebut Irian Barat, lantaran pihak Belanda masih menganggap wilayah tersebut sebagai bagian dari Kerajaan Belanda.

Panglima perang misi ini adalah Mayor Jenderal Soeharto yang kemudian dikenal sebagai Presiden Soeharto. Indonesia membekali dirinya dengan berbagai macam peralatan militer, seperti helikopter, pesawat pembom, kapal penjelajah, pesawat pemburu supersonik, dan lainnya.

Pertempuran dahsyat ini berlokasi di Laut Aru pada tanggal 15 Januari 1962. Kapal yang ditumpangi Komodor Yos Sudarso pun tenggelam dan gugur lantaran ditembak oleh kapal Belanda.

Konflik ini berakhir setelah adanya Persetujuan New York pada 15 Agustus 1962. Pada hasil perjanjian ini menyatakan pihak Belanda untuk menyerahkan kembali Irian Barat kepada Indonesia.

Akhir Kata

Sejumlah perang di atas hanyalah sedikit dari sekian banyak peperangan dan pertempuran untuk meraih kemerdekaan di Indonesia.

Perang tadi selain mengingatkan bentuk perjuangan yang sudah dilakukan oleh para pahlawan bangsa. Juga sebagai bentuk syukur keadaan Indonesia sekarang yang terbebas dari penjajahan.

Menurutmu, perang paling besar di Indonesia mana yang perlu ditambahkan ke dalam daftar ini? Simak juga artikel mengenai harta karun Indonesia yang belum ditemukan dalam artikel berikut:

Harta Karun Soekarno 23c2e
7 Harta Karun Di Indonesia Yang Belum Ditemukan | Beneran Ada!
Harta karun di Indonesia yang belum ditemukan ini ternyata beneran ada tetapi belum seluruhnya ditemukan. Tinggal menunggu waktu saja!
LIHAT ARTIKEL

Baca juga artikel seputar Out of Tech atau artikel menarik lainnya dari Ilham Fariq Maulana.

ARTIKEL TERKAIT
Harta Karun Dibelakang Rumah Banner
5 Harta Karun yang Ditemukan Di Belakang Rumah, Nomor 2 Paling Wow
Inovasi Drone Paling Unik Banner 0a89f
7 Inovasi Drone Ini Sangat Unik dan Tidak Biasa, Bisa Cari Harta Karun!
445671 Picsay B6c17
7 Harta Karun Melegenda yang Hingga Kini Masih Terus Diburu
10 Film Sejarah Terbaik Sepanjang Masa Belajar Sejarah Gak Pake Ngantuk 930d3
12 Film Sejarah Terbaik Sepanjang Masa, Belajar Sejarah Gak Pake Ngantuk!
Gambar Sejarah Banner
20 Foto Bersejarah yang Pasti Belum Pernah Kamu Lihat
Bencana Alam Paling Mematikan Dalam Sejarah Banner Ffbc2
5 Bencana Alam Paling Mematikan Dalam Sejarah, Banyak Korban Berjatuhan!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal