5 Mitos Linux yang Salah Besar dan Masih Banyak Dipercaya oleh Penggunanya

10 July 2017

Linux merupakan keluarga sistem operasi open source yang paling terkenal hingga saat ini dan menjadi salah satu pesaing Windows selain Mac.

Linux ini sendiri banyak dipilih karena sejumlah faktor, mulai dari lisensinya yang gratis karena bersifat open source, hingga kemampuannya yang dianggap lebih powerful ketika berbicara masalah hacking.

Namun, sayang sekali masih banyak mitos yang menghantui sistem operasi open source ini sehingga membuat sebagian pengguna enggan mencobanya.

Nah, apa saja mitos-mitos seputar Linux yang sebenarnya sama sekali tidak benar namun masih banyak dipercayai oleh pengguna? Berikut pembahasannya.

5 Mitos Linux yang Salah Besar dan Masih Banyak Dipercaya

1. Linux Susah Dipelajari

Linux Susah Dipelajari?

Foto: itsfoss.com

Salah satu mitos yang paling sering hinggap di kepala kebanyakan orang adalah bahwa Linux itu sangat sulit dipelajari. Padahal, sebenarnya belajar menggunakan Linux sama saja seperti saat kalian pertama kali belajar menggunakan Windows.

Kalian akan kebingungan mencari toolbar, membuat file baru, mencari pemutar media dan sebagainya namun dengan terus mencoba dan membiasakan diri Linux pun bisa jadi semudah Windows.

2. Pakai Linux Berarti Wajib Jago CMD

Pakai Linux Berarti Wajib Jago CMD

Foto: serv-u.com

Salah satu mitos lain yang membuat banyak orang enggan menggunakan Linux adalah mitos kalau Linux memerlukan keahlian menggunakan CMD agar bisa digunakan.

Padahal mitos ini jelas salah besar. CMD pada Linux dibuat untuk memudahkan para pengguna tingkat lanjut untuk melakukan berbagai aktivitas (hacking, troubleshooting) di Linux dan bukan merupakan hal wajib.

Pengguna baru tetap bisa mengoperasikan Linux sama seperti mengoperasikan sistem operasi lainnya.

3. Linux Itu Musuhnya Gamer

Game di Linux

Foto: pcworld.com

Linux musuh gamer? Serius? Mungkin anggapan ini muncul karena banyak yang mengira kalau game yang mendukung sistem operasi open source ini sangat sedikit.

Padahal jika kalian menggali lebih dalam, kalian akan menemukan ribuan game yang sudah mendukung Linux, termasuk di antaranya game-game di Steam.

4. Aplikasi yang Mendukung Linux Sangat Sedikit

Aplikasi Linux

Foto: tomshardware.com

Mitos linux lainnya yang sering menghantui Linux adalah bahwa aplikasi-aplikasi di Windows yang biasa kita gunakan kebanyakan tidak mendukung sistem operasi Linux.

Yah, mitos yang satu ini jelas salah besar. Butuh bukti? Coba saja kalian cari aplikasi-aplikasi yang biasa kalian gunakan seperti Office, editor gambar, aplikasi video call seperti Skype, aplikasi E-Mail dan lain sebagainya di Linux Store.

Saya cukup yakin kalian akan melihat banyak sekali aplikasi familiar.

5. Windows Selalu Lebih Baik Dari Linux

Windows Selalu Lebih Baik Dari Linux

Foto: warosu.org

Dari sekian mitos, mitos yang paling sering digaungkan seputar Linux adalah bahwa Linux itu tidak ada apa-apanya dibandingkan Windows.

Ayolah, itu hanya omong kosong. Harus diakui Windows memang memiliki sejumlah fitur luar biasa yang tidak dimiliki Linux namun bukan berarti Windows selalu lebih baik dari Linux.

CMD yang lebih powerful, keamanan yang lebih baik dan manajemen paket aplikasi merupakan beberapa fitur Linux yang tidak bisa diremehkan. Bahkan para hacker lebih senang menggunakan Linux ketimbang Windows.

Akhir Kata

Itulah tadi 5 mitos seputar Linux yang salah besar namun masih banyak dipercayai oleh para pengguna, khususnya mereka yang masih awam, semoga bermanfaat dan selamat mencoba sistem operasi Linux yang terkenal dengan CMD-nya yang lebih powerful.

Akhir kata, sampai jumpa dan pastikan kalian meninggalkan jejak di kolom komentar dan share ke teman-teman kalian.

SUKA
0%
LUCU
0%
KAGET
0%
ANEH
0%
TAKJUB
0%
SEDIH
0%
MARAH
0%
TAKUT
0%

Tentang Penulis

Profile Picture
REPUTASI
KONTRIBUSI

Komentar