J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Bisakah Menggunakan Satu Charger di Semua Perangkat Smartphone? Ini Penjelasannya

Bisakah Menggunakan Satu Charger di Semua Perangkat Smartphone? Ini Penjelasannya

Kamis, 25 Jan 2018, 12:00 WIB
Tapi apakah kita benar-benar membutuhkan semua jenis charger yang berbeda tersebut dan apakah kita bisa menggunakan charger yang sama pada beberapa perangkat?

Setiap perangkat elektronik seperti smartphone, tablet, dan laptop selalu membawa charger mereka sendiri-sendiri. Tapi apakah kita benar-benar membutuhkan semua jenis charger yang berbeda tersebut dan apakah kita bisa menggunakan charger yang sama pada beberapa perangkat?

Sebuah pertanyaan yang sering kita dengar memang. Tetapi sebelum saya menjawab pertanyaan tersebut, mari kita bahas mengapa setiap perangkat mempunyai standar charger yang berbeda-beda.

BACA JUGA
  • 4 Mitos Bahaya Ngecas Laptop dengan Charger Laptop Lain!
  • 5 Cara Mudah Untuk Membedakan Charger Asli dan Palsu
  • 7 Fakta Ngecas Smartphone yang Perlu Kamu Ketahui

Bisakah Menggunakan Satu Charger di Semua Perangkat Smartphone?

1. Jenis-Jenis Charger

7d23b5c84e57dc09998ac78c02b98cb1
Sumber foto: Sumber: arstechnica.net

Beda perangkat pastinya berbeda jenis charger, namun saat ini kita hanya mengenal 3 jenis charger smartphone:

  • Apple's Lightning Connector: Merupakan charger standar yang digunakan Apple untuk mengisi daya produk mobilenya, iPhone. Semua produk iPhone bisa menggunakan jenis charger ini, kecuali untuk perangkat lama yang masih menggunakan konektor 30-pin.
  • Micro-USB Charger: Merupakan standar pengisian daya untuk banyak smartphone. Karena hampir semua smartphone, kecuali iPhone selalu menggunakan jenis charger ini sejak lama.
  • USB Type-C Charger: Atau sering disebut USB-C adalah konektor USB versi terbaru yang memiliki daya tegangan lebih tinggi dan proses pengisian yang lebih cepat.

Semua orang tahu, kalau charger Lightning tidak bisa kamu pakai di smartphone dengan slot Micro-USB dan USB Type-C. Begitu juga dengan charger Micro-USB tidak bisa kamu pakai di smartphone dengan slot USB Type-C dan sebaliknya.

2. Memahami Volt, Ampere dan Watt Pada Charger

Cfa6ef8b1a80f94b0cde7ae00e59c0ea
Sumber foto: Sumber: imgur.com

Ada beberapa cara untuk memahami apa itu Volt, Ampere dan Watt. Tapi saya akan menggunakan perumpamaan sederhana supaya lebih mudah untuk kamu pahami. Coba kamu pikirkan tentang air yang mengalir di sebuah pipa, dimana:

  • Tegangan (Volt) : adalah air.
  • Ampere (A) : adalah volume air yang mengalir melalui pipa.
  • Wattage (W) : adalah nilai kecepatan ketikan air keluar dari pipa.

Sekarang kamu mengerti kan? Oke kembali ke pembahasan, saat ini charger smartphone memiliki 2 variasi yaitu 5V/1A dan 5V/2.1A. Jika kita lihat dari kedua jenis charger yang ada sekarang tegangan (Volt) masih memiliki angka yang sama, yang berbeda cuman di bagian Ampere (A).

Jadi, sejatinya kamu tidak perlu khawatir jika salah memasukkan jenis charger karena kedua charger tersebut masih memiliki Voltase yang sama. Justru lebih baik kamu menggunakan charger dengan Ampere lebih besar untuk mempercepat waktu pengisian baterai smartphone.

3. Teknologi Charger

3801f9416973a1fdca80143a8323d771
Sumber foto: Sumber: businessinsider.com

Berbeda dengan zaman dulu, teknologi charging saat ini jauh lebih kompleks semenjak adanya teknologi Fast Charging. Untuk sekarang kita mengenal 2 jenis teknologi Fast Charging yaitu VOOC Rapid Charge dan Quick Charge dari Qualcomm.

Kedua teknologi di atas memiliki perbedaan di mana VOOC menggunakan charger 5V/4A, sedangkan untuk Quick Charge 3.0 menggunakan charger 6.5V/3A.

Jika kamu menggunakan charger VOOC milik Oppo ke smartphone Samsung yang menggunakan teknologi Quick Charge dari Qualcomm, maka pemakaian charger menjadi kurang maksimal. Karena kedua charger tersebut memiliki tegangan yang berbeda.

Jadi Bolehkan Memakai Satu Charger di Beberapa Perangkat Smartphone?

Jawabanya adalah Boleh. Pada dasarnya, semua baterai modern saat ini telah memiliki sebuah chip yang mengatur input atau masuknya arus listrik ke dalam baterai itu sendiri.

'Tapi perlu kamu ingat, menggunakan charger yang memiliki teknologi Fast Charging di smartphone lama tidak akan menjadikan baterai smartphone lama kamu terisi dengan cepat.'

Namun, akan menjadi masalah jika kamu membeli charger murahan atau abal-abal. Karena kebanyakan charger murahan tidak bisa mengatur jalanya arus listrik, terkadang tinggi dan terkadang rendah.

Sumber foto: Header: allmytech.pk

ARTIKEL TERKAIT
Kecepatan Cas Baterai Google Pixels 2

Ngecas Cuma 15 Menit, Baterai Google Pixel 2 Bisa Dipakai Seharian!

Solusi Smartphone Gak Bisa Dicas

Smartphone Gak Bisa Dicas? Ini 6 Cara Mengatasinya!

Mitos Ngecas Hp Semalaman

Mitos Ngecas HP Semalaman Berbahaya, Benar Atau Salah?

951574f14ca61111a320617952f0a5ef

5 Smartphone Ini Diklaim Bisa Awet Sampai 10 Tahun ke Depan, Masa Sih?!

Hal Wajib Tahu Android Go

Apa itu Android Go? Ini 7 Hal yang Wajib Kamu Ketahui!

Tags Terkait:

APPS TERKAIT
Dbs Icon
DU Battery Saver
Apps DU APPS Studio
Kaspersky Battery Life Saver Booster Icon
Kaspersky Battery Life: Saver & Booster 1.0.2.64
Apps Kaspersky Lab
Battery Doctor Battery Saver Android Icon
Battery Doctor (Battery Saver) 5.17
Apps Cheetah Mobile Inc
Es Icon
ES File Explorer File Manager 4.2.1.9
Apps ES APP Group
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal