Mengenal Ikan Aligator yang Banyak Muncul di Jogja, Apakah Berbahaya?

Default

Belakangan ini, ikan aligator yang eksotis ditemukan sejumlah pemancing di Yogyakarta di perairan daerah Yogyakarta.

Di forum online para pemancing di Jogja, hal ini sedang ramai dibicarakan, mengingat tren memelihara ikan hias sedang meningkat akhir-akhir ini.

Dilansir kumparan, rupanya ikan yang aslinya berasal dari Amerika Utara ini diduga dibuang ke perairan karena pemiliknya tak mampu untuk memberinya makan.

Ikan aligator memiliki bentuk yang menyerupai buaya, namun tidak berbahaya, sehingga menarik untuk dipelihara.

Namun, ikan ini termasuk ikan yang high maintenance dan membutuhkan banyak makanan. Makanannya pun bukan hanya sekadar pelet murahan saja seperti ikan lain pada umumnya, namun daging dan ikan-ikan kecil.

Hal itulah yang mungkin membuat pemelihara ikan ini kesulitan untuk memberinya makan, sehingga memilih untuk melepasnya saja ke alam liar.

Padahal, sebenarnya hal ini dilarang oleh UU 45 tahun 2009 dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 tahun 2014 yang menyebutkan bahwa siapapun yang melepas liar ikan ini ke perairan umum bisa dipidana 10 tahun dan didenda Rp 2 miliar.

Selain itu, memelihara ikan aligator sendiri bisa mendapat hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar. Lantas, apa yang membuat ikan ini sangat dilarang untuk dipelihara atau dibebaskan ke alam liar?

Ternyata, walaupun tidak berbahaya bagi manusia, ikan ini sangat membahayakan ekosistem.

Sifat karnivora dan pertumbuhan ikan aligator yang cepat ini membahayakan satwa-satwa endemik, apalagi kalau pemiliknya melepasnya sembarangan.

Contohnya saja, satu induk betina bisa menghasilkan 400 ribu telur dalam setahun, sehingga bisa menghasilkan hingga 200 ribu ikan Aligator dewasa di sebuah perairan hanya dari satu induk.

Telur ikan ini juga mengandung racun, sehingga bisa mengancam ikan atau hewan lain yang memakan telurnya yang ujungnya dapat menepis populasi ikan maupun reptil lain.

Masyarakat diimbau untuk tidak melepas ikan Aligator secara sembarangan, mengingat ikan ini bukan satwa asli Indonesia yang bersifat invasif sehingga dapat merusak ekosistem, sesuai dari pernyataan situs resmi KKP.

Baca artikel mengenai Berita atau artikel menarik lainnya dari Michelle Cornelia.

ARTIKEL TERKAIT
Bill Gates Ingin Mengharamkan Daging Sapi Banner 58436
Bill Gates Ingin Mengharamkan Daging Sapi, Apa Alasannya?
Samsung Galaxy A02 Rilis Di Indonesia Banner 2c28b
Samsung Galaxy A02 Resmi Rilis di Indonesia, Berapa Harganya?
Kota Yang Memiliki Internet Tercepat Di Indonesia Banner E9f7b
Ini Kota dengan Internet Tercepat di Indonesia, Bukan Jakarta?
Vivo Banner Aad20
5 Merek HP Terlaris di Indonesia, Nomor Satu Bukan Oppo atau Xiaomi!
Benarkah Gojek Dan Tokopedia Akan Merger Banner 19cde
Benarkah Gojek dan Tokopedia Akan Merger? Ini Faktanya
Hp Nfc Murah Banner D6e25
7 Rekomendasi HP NFC Paling Murah, Lengkap Harga dan Spesifikasi!
Hp Realme Ram 3 Gb Banner 8edae
7 HP realme RAM 3GB Terbaik & Terbaru, Performa Ngebut!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal