J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

Apa Itu Fintech yang Legal Menurut OJK? Ini Manfaat dan Jenisnya!

Apa Itu Fintech yang Legal Menurut OJK? Ini Manfaat dan Jenisnya!

Senin, 13 Apr 2020, 17:00 WIB
Penasaran dengan apa itu fintech? Enggak usah ke mana-mana lagi, Jaka akan kasih kamu penjelasan selengkapnya mengenai fintech!

Sering mendengar istilah fintech tapi enggak paham sama sekali? Mau belajar lebih dalam tapi enggak tahu harus mulai dari mana?

Jika itu yang ada di pikiranmu, kamu datang di tempat yang tepat, geng! Kali ini Jaka akan kasih tahu kamu seputar apa itu fintech beserta seluk-beluknya.

Setelah membaca ulasan Jaka di bawah ini, dijamin kamu akan langsung paham dengan yang namanya fintech!

Apa Itu Fintech?

Di era modern seperti sekarang, semua aspek elemen kehidupan telah bersentuhan dengan teknologi. Salah satunya adalah ekonomi dan perbankan.

Apa Itu Fintech 1 F1884
Sumber foto: Pengertian Fintech Menurut OJK (via The Dough Roller)

Dulu, proses transaksi harus dilakukan secara langsung menggunakan uang tunai atau minimal pergi ke ATM. Benar-benar tidak praktis.

Sekarang, kamu bisa melakukan pembayaran tagihan ataupun transfer jutaan rupiah hanya dengan beberapa kali klik. Oleh karena itu, fintech pun menjadi populer.

Fitnech sendiri merupakan singkatan dari financial technology. Pengertian fintech menurut OJK (Otoritas Jasa Keuangan) adalah:

Sebuah inovasi pada industri jasa keuangan yang memanfaatkan penggunaan teknologi.

Sumber lain menyebutkan kalau fintech adalah sebuah bentuk usaha yang bertujuan untuk menyediakan layanan finansial dengan menggunakan perangkat lunak dan teknologi modern.

Produk-produk fintech biasanya berupa suatu sistem yang diciptakan untuk menjalankan mekanisme transaksi keuangan yang spesifik.

Tujuan dari fintech sangat jelas, untuk memaksimalkan penggunaan teknologi dan memudahkan kita dalam berbagai aspek pelayanan keuangan.

Manfaat Fintech

Dengan definisi dan tujuannya tersebut, fintech diharapkan banyak memberikan manfaat baik untuk penyedia layanan ataupun masyarakat secara umum.

Beberapa manfaat utama dari kehadiran fintech ini antara lain:

1. Membantu Perkembangan Start-up

Apa Itu Fintech 2 Fe4ad
Sumber foto: Manfaat Fintech(via Medium)

Layanan fintech terbilang cukup baru seiring dengan perkembangan handphone yang makin canggih. Oleh karena itu, banyak start-up yang bergerak di bidang fintech.

Ada yang menyediakan layanan dompet digital, ada yang mampu memberikan pinjaman dengan bunga ringan, dan lain sebagainya.

Start-up yang bergerak di bidang fintech ini kerap dianggap sebagai pesaing berat perbankan karena kemiripan sektor yang dijangkau.

Padahal, start-up dan perbankan bisa menjalin kolaborasi dan kemitraan yang sangat ideal.

2. Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Apa Itu Fintech 3 96676
Sumber foto: Manfaat Fintech (via SumUp)

Dengan bermunculannya start-up baru yang bergerak di bidang fintech, otomatis banyak lapangan pekerjaan baru yang terbuka.

Selain itu, banyak start-up yang membuat inovasi fintech dengan tujuan meningkatkan daya beli konsumen atau masyarakat. Salah satu caranya melalui berbagai promo menarik.

Contoh lainnya adalah munculnya inovasi untuk menghadirkan merchant yang menerima pembayaran dalam bentuk debit ataupun kredit dengan biaya yang rendah.

Ada juga fintech yang bergerak di bidang investasi. Masyarakat kini memiliki banyak pilihan untuk menginvestasikan sebagian hartanya.

Tak salah jika start-up fintech sering mendapatkan tuntutan agar dapat berpartisipasi dalam upaya pengentasan kemiskinan.

3. Mengurangi Pinjaman Berbunga Tinggi

Apa Itu Fintech 4 8f9ae
Sumber foto: Manfaat Fintech (via CounsmerAffairs)

Masyarakat menengah ke bawah sering dirugikan ketika melakukan pinjaman ke rentenir. Tingginya bunga menjadi penyebab utama.

Dengan kehadiran fintech yang menyediakan layanan pinjaman dengan bunga rendah, masyarakat tidak lagi harus bergantung pada rentenir.

Sistem pembayaran yang mudah dan lebih transparan membuat masyarakat bisa bernapas lebih lega.

Pinjaman uang tersebut bisa dimanfaatkan sebagai modal untuk membuka UMKM, di mana selama ini para pelakunya mengandalkan pinjaman dari bank yang bunganya termasuk tinggi.

Data Fintech Indonesia

Mungkin kamu penasaran tentang data fintech Indonesia agar merasa lebih yakin sebelum menggunakan layanan fintech.

Terhitung hingga 19 Februari 2020, setidaknya ada 161 perusahaan fintech yang sudah terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK. Kamu bisa memeriksa daftarnya melalui situs resmi OJK.

Jumlah pengguna layanan fintech pun sudah cukup tinggi. Pada bulan Januari 2018, jumlahnya sudah mencapai 260 ribu orang. Jumlah tersebut sudah bertambah berkali-kali lipat hingga hari ini.

Nah, kamu harus berhati-hati karena ada banyak sekali fintech ilegal yang berkeliaran. Untuk tahu daftarnya, baca artikel Jaka yang ada di bawah ini!

Fintech Ilegal Banner 2920d
Tidak Punya Izin Dari OJK, Inilah Daftar 231 Fintech Ilegal Di Indonesia!
Dalam memilih layanan fintech yang makin beragam, kamu harus selektif, geng! Setidaknya, terdapat 231 fintech ilegal yang belum memiliki izin dari OJK!
LIHAT ARTIKEL

Klasifikasi Fintech

Karena area keuangan itu luas banget, maka klasifikasi produk fintech pun sangat bervariasi. Dilansir dari berbagai sumber, inilah beberapa klasifikasi fintech menurut OJK:

1. Peer-to-peer Lending (P2P Lending) dan Crowdfunding

Apa Itu Fintech 5 C4e3f
Sumber foto: Klasifikasi Fintech Menurut OJK (via Integrity Asia)

Klasifikasi pertama ini mempertemukan pencari modal dan investor di dalam portal pinjaman yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

Crowdfunding dan P2P Lending menyediakan sarana yang memungkinkan pendana dan peminjam melakukan proses pinjam meminjam secara online.

Pada P2P Lending, kreditur dan debitur melakukan praktis pinjam meminjam tanpa bertatap muka. Semetara, crowdfunding adalah mempertemukan sejumlah pemilik dana untuk membiayai bisnis atau proyek seseorang secara patungan.

Contoh P2P Lending adalah Koinworks, Modalku, Investree, dan Amartha. Sementara contoh Crowdfunding adalah Crowdo.

Selain itu, ada juga Fintech yang memberikan layanan kredit online seperti Akulaku dan Kredivo. Keduanya memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin mengaujukan kredit konsumsi.

Kredivo dan Akulaku bisa dikatakan seperti kartu kredit tapi secara diakses secara online. Dengan kedua fintech ini kamu bisa membeli gadget, dan barang-barang lainnya dengan cara cicilan.

2. Market Aggregator

Apa Itu Fintech 6 120b4
Sumber foto: Data Fintech Indonesia (via SnapperBuzz)

Market aggregator adalah portal yang mengumpulkan dan mengoleksi data finansial untuk disajikan kepada pengguna.

Berbagai data finansial tersebut disajikan untuk pengguna agar dapat memilih produk keuangan terbaik.

Misalnya, kamu ingin membuat kartu kredit. Kamu bisa mengunjungi CekAja.com dan cukup masukan data finansial pribadi kamu.

Nanti CekAja.com akan mencocokan dan memperlihatkan kartu kredit mana yang cocok untuk kamu, berdasarkan data yang diinput.

Selain CekAja, market aggregator lainnya antara lain Tunaiku, KreditGogo, dan Cermati.

3. Risk and Investment Management

Apa Itu Fintech 7 82776
Sumber foto: Fintech OJK (via Bareksa)

Fintech yang satu ini memberikan layanan perencanan keuangan dan platform electronic trading (e-trading) dan electronic insurance (e-insurance).

Dengan layanan ini, kamu yang memiliki uang lebih bisa mengatur keuangan dan menaruhnya di instrumen investasi atau asuransi yang tepat.

Contoh Fintech jenis ini adalah Bareksa (reksa dana), Cekpremi (asuransi), dam Rajapremi (asuransi).

Di Bareksa misalnya. Disitu kamu dapat memilih ratusan produk reksa dana dari berbagai perusahaan asset management di Indonesia

4. Payment, Settlement, and Clearing

Apa Itu Fintech 8 0403e
Sumber foto: Fintech OJK (via OVO)

Fintech jenis ini bergerak di bidang pembayaran, memudahkan penggunanya melakukan transaksi pembayaran praktis, cepat, aman, dan nyaman. Contoh Fintech payment gateway di antaranya Doku dan Midtrans.

Selain itu, ada pula e-wallet. Contoh e-wallet yang terkenal dan kemungkinan besar sudah kamu pakai adalah Go-Pay, OVO, Paytren dan LinkAja.

Akhir Kata

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai apa itu fintech beserta manfaat dan jenis-jenisnya. Semoga bisa membantumu untuk memahami fintech, ya!

Sudah sepatutnya kita memanfaatkan perkembangan teknologi untuk berbagai aspek, termasuk ekonomi. Fintech harus bisa bermanfaat untuk semua kalangan.

Baca juga artikel seputar Belajar atau artikel menarik lainnya dari Fanandi Prima Ratriansyah.

ARTIKEL TERKAIT
Ciri Penyedia Pinjaman Online 1489c

Ciri Aplikasi Pinjaman Uang Online yang Aman dan Terpercaya

Aplikasi Pinjam Uang Online Banner 53d39

Daftar Situs & Aplikasi Pinjam Uang Online di 2019 | Dijamin Aman dan Terverifikasi OJK

Situs Pinjem Uang Online Banner

5 Situs Pinjam Uang Online Terbaik Tanpa Jaminan

Header 4 6a45f

Lebih Ngeri Dari Hacker! Ini 5 Bahaya Pencurian Data Dari Aplikasi Pinjam Uang Online

Aplikasi Pencatat Keuangan Di Android Banner

4 Aplikasi Pencatat Keuangan di Android

Aplikasi Pinjam Uang Syariah 1a5a8

3 Aplikasi dan Situs Pinjam Uang Syariah | Tanpa Bunga dan Riba!

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
10 Aplikasi Pinjaman Online dengan Bunga Rendah 2020, Terdaftar OJK!

10 Aplikasi Pinjaman Online dengan Bunga Rendah 2020, Terdaftar OJK!

5 Aplikasi Kredit HP Online Tanpa DP Terpercaya, Terdaftar di OJK!

5 Aplikasi Kredit HP Online Tanpa DP Terpercaya, Terdaftar di OJK!

7 Pekerjaan di Bidang Teknologi Paling Diminati Tahun 2020, Gaji Selangit!

7 Pekerjaan di Bidang Teknologi Paling Diminati Tahun 2020, Gaji Selangit!

7 Perusahaan Startup Teknologi Terbaik di Timur Tengah, Gak Kalah Sama AS!

7 Perusahaan Startup Teknologi Terbaik di Timur Tengah, Gak Kalah Sama AS!

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal