J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

7 Film yang Melakukan Kesalahan saat Promosi | Malunya Kebangetan!

7 Film yang Melakukan Kesalahan saat Promosi | Malunya Kebangetan!

Kamis, 3 Sep 2020, 17:00 WIB
Promosi film berperan penting dalam menarik minat calon penonton. Sayangnya, beberapa film ini melakukan kesalahan strategi promosi terbesar sepanjang masa.

Mempromosikan sebuah film tentu bukan perkara mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan, seperti relevan dengan film yang dipromosikan, berbeda dengan teknik promosi yang lain, serta dapat menarik banyak calon penonton.

Oleh karena itu, para produsen film berlomba-lomba menerapkan ide kreatif dalam mempromosikan film buatan mereka. Sayangnya, kreativitas tersebut dapat menjadi bumerang bagi mereka sendiri.

Beberapa teknik promosi film terbukti sebagai kesalahan besar yang justru menimbulkan protes dari banyak kalangan, bahkan kehilangan minat dari para calon penonton. Kamu bisa melihat contohnya pada 7 film di bawah ini yang melakukan kesalahan terburuk ketika promosi.

7 Film yang Mengalami Kesalahan Terburuk ketika Promosi

Pihak distributor beberapa film di bawah ini secara tidak sengaja melakukan kesalahan besar saat masa promosi. Mulai dari kesalahan geografis pada poster, konten dalam billboard yang menimbulkan kemarahan, hingga memberikan spoiler pada trailer yang dirilis merupakan beberapa kesalahan yang tidak seharusnya terjadi.

Supaya kamu mengetahui lebih lengkap film-film apa saja yang teknik promosinya justru menimbulkan kekacauan, simak penjelasan Jaka di bawah ini.

1. Arrival (2016)

Arrival A5e77

Film yang bercerita tentang Dr. Louise Banks (Amy Adams), seorang ahli bahasa, yang harus mencari cara untuk berkomunikasi dengan para alien ini dinobatkan sebagai salah satu film science-fiction terbaik sepanjang masa.

Sebagai bentuk promosi, Paramount Pictures membuat 12 poster yang menampilkan pesawat alien yang mendarat di tempat-tempat berbeda di Bumi, salah satunya di atas Victoria Harbour, Hong Kong. Sebagai latar belakang, mereka memasukkan Oriental Pearl Tower yang berada di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Masalahnya, kedua landmark tersebut berbeda wilayah geografis, geng. Tidak hanya itu, Hong Kong dan RRT juga sedang panas secara politik. Akibatnya, rakyat Hong Kong yang melihat poster ini marah dan membuat tagar #HongKongIsNotChina. Untungnya, poster tersebut segera diganti dengan yang baru.

2. Man of Steel (2013)

Man Of Steel 1161d

Banyak film yang menggunakan teknik tie-in sebagai bentuk promosi. Sebagai contoh, restoran fast-food memberikan gratis mainan berbentuk karakter film animasi terbaru dalam menu kid's meal mereka. Cara ini dinilai efektif untuk mempromosikan sebuah film.

Sayangnya, nggak semua teknik tie-in menunjukkan relevansi dengan film yang dipromosikannya. Guna mempromosikan Man of Steel, Warner Bros. bekerja sama dengan Gillette yang terkenal dengan produk alat cukurnya. Kampanye iklan yang dibuat didasarkan pada pertanyaan "Bagaimana cara Man of Steel bercukur?".

Para penggemar yang ingin mengetahui jawabannya akan diarahkan ke sebuah website yang memuat teori dari berbagai kalangan, seperti ilmuwan Bill Nye hingga sutradara Kevin Smith. Sayangnya, teknik promosi ini justru dinilai payah. Para penggemar menilai cara Superman bercukur adalah hal yang tidak menarik untuk diketahui.

3. Forgetting Sarah Marshall (2008)

Forgetting Sarah Marshall 50ef0

Film ini bercerita tentang Peter Bretter (Jason Segel) yang berusaha melupakan mantannya bernama Sarah Marshall (Kristen Bell) dengan berlibur ke Hawaii. Saat ia mulai jatuh cinta dengan orang lain, tiba-tiba Sarah datang ke Hawaii bersama pacar barunya.

Salah satu cara termudah melupakan mantan adalah dengan membencinya. Hal ini rupanya diterapkan oleh Universal Pictures yang membuat poster bertuliskan kata-kata ejekan, seperti, "Kamu payah, Sarah Marshall" dan "Kamu memang terlihat gendut jika menggunakan jeans itu, Sarah Marshall" sebagai bentuk promosi film ini.

Masalahnya, banyak orang bernama Sarah Marshall di kehidupan nyata yang merasa direndahkan oleh poster film ini. Salah satu dari mereka bahkan mem-posting poster buatannya sendiri dengan tulisan "Kamu payah, Judd Apatow" yang merujuk pada salah satu produser film ini.

4. Terminator Genisys (2015)

Terminator Genisys Da5cd

Terminator Genisys diharapkan menjadi sekuel yang dapat membangkitkan franchise film Terminator. Sayangnya, sama seperti kebanyakan film sekuel yang gagal, film ini juga mengalami masalah yang sama akibat teknik promosi yang salah.

Trailer kedua yang dirilis oleh Paramount Pictures justru memberikan spoiler kepada calon penonton, yaitu karakter John Connor (Jason Clarke) yang selama ini dikenal sebagai hero di franchise Terminator justru menjadi penjahat di film ini.

Padahal, plot yang seperti itu justru lebih seru untuk diketahui para penonton ketika mereka melihat filmnya secara langsung. Akibatnya, banyak yang merasa tidak perlu lagi menonton filmnya di bioskop, yang mengakibatkan pendapatan Terminator Genisys tidak terlalu besar.

5. X-Men: Apocalypse (2016)

X Men Apocalypse F0a9c

Apocalypse adalah salah satu tokoh villain paling terkenal dari buku komik X-Men, sehingga ketika pihak studio memutuskan untuk mengangkat karakter ini pada film terbaru mereka, tentu promosi yang dilakukan harus secara masif.

20th Century Fox selaku distributor film ini seolah ingin menegaskan kepada para calon penonton betapa berbahayanya Apocalypse bagi para superhero mutan. Mereka memutuskan untuk membuat billboard yang menampilkan Apocalypse (Oscar Isaac) sedang mencekik Mystique (Jennifer Lawrence).

Sayangnya, hal ini menimbulkan kemarahan di kalangan banyak orang karena menampilkan kekerasan, khususnya karena dilakukan oleh karakter laki-laki terhadap karakter perempuan. Fox pada akhirnya meminta maaf dan memerintahkan billboard tersebut untuk diturunkan.

6. Mission: Impossible III (2006)

Mission Impossible III 49869

Lagi-lagi distributor Paramount Pictures bermasalah dalam mempromosikan film mereka, geng. Kali ini, blunder terjadi pada promosi film Mission: Impossible III. Mereka mengerahkan 4.500 kotak musik yang dimasukkan secara random ke mesin penjualan koran di seluruh kota Los Angeles.

Setiap kali ada yang mengambil koran di dalam mesin penjualan setelah mereka memasukkan koin, kotak musik akan memainkan instrumen Mission: Impossible yang sangat terkenal. Kamu juga pasti tahu, kan, musiknya yang seperti apa?

Namun, kotak musik ini sering dikira oleh masyarakat Los Angeles dapat meledak seperti rekaman misi di film-film Mission: Impossible yang dapat hancur dengan sendirinya. Karena menimbulkan kepanikan, petugas federal sampai mengancam akan menuntut Paramount dan Los Angeles Time yang mengizinkan mesin penjualannya sebagai bagian dari promosi.

7. Million Dollar Mystery (1987)

Million Dollar Mystery 72a9d

Ide pembuatan film ini didapat oleh produser Dino De Laurentiis yang saat itu sedang mengemudi di New York City dan melihat antrean panjang orang-orang yang ingin membeli tiket lotre. Alhasil, ia pun membuat film Million Dollar Mystery.

Film ini bercerita tentang orang-orang serakah yang berkeliling Amerika Serikat untuk mendapatkan 4 koper yang masing-masing berisi 1 juta USD. Pada akhir film, hanya ada 3 koper yang ditemukan.

De Laurentiis berencana memberikan 1 juta USD yang tersisa kepada penonton yang mampu menemukan koper terakhir. Pemenang kontes ini adalah seorang anak berusia 14 tahun yang mampu menebak keberadaan koper tersebut di dalam hidung Patung Liberty.

Sayangnya, film ini hanya mendapatkan penghasilan sebesar 989.033 USD. Dengan demikian, pemenang lomba mencari koper mendapatkan uang yang lebih banyak dibanding film Million Dollar Mystery. Sudah mengeluarkan biaya promosi mahal, ternyata filmnya malah gagal terkenal, geng.

Akhir Kata

Itu dia 7 film dengan teknik promosi paling gagal. Tidak jarang sebuah film dipromosikan secara besar-besaran dengan harapan menarik banyak penonton, sehingga produser bisa balik modal. Namun, jika konsep promosi tidak dipikirkan secara matang, hasilnya justru bisa gagal total.

Baca juga artikel seputar Out Of Tech atau artikel menarik lainnya dari Sheila Aisya Firdausy.

ARTIKEL TERKAIT
Banner Jadi 71ce3

7 Film Superhero DC Terbaik Sepanjang Masa, Lebih Bagus dari Film MCU?

Aktor Yang Menolak Peran Superhero Marvel 5abe9

7 Aktor yang Menolak Peran Sebagai Superhero di Film Marvel, Pada Nyesel?

7 Adegan Film Keren Yang Ternyata Dibuat Tanpa Cgi Kamu Pasti Nggak Percaya 99e58

7 Adegan Film Keren yang Ternyata Dibuat Tanpa CGI, Ada Adegan Menantang Maut!

Banner Jadi B4d0a

7 Film Science Fiction yang Dibenci oleh Ilmuwan, Ngawur Parah?

Aktor Film Sutradara Saling Benci Fd828

7 Aktor dan Sutradara yang Saling Benci, Bikin Film Gagal Total!

Film Aktor Cilik Hollywood Karirnya Meredup 48b34

7 Aktor Cilik Hollywood yang Karirnya Meredup, Bocah Home Alone Termasuk!

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
7 Istilah Film yang Harus Kamu Tahu! Ini Bedanya Sekuel, Prekuel, Spin-Off, dll

7 Istilah Film yang Harus Kamu Tahu! Ini Bedanya Sekuel, Prekuel, Spin-Off, dll

7 Film Terkenal yang Orang Gak Peduli Sama Sekali, Gak Penting!

7 Film Terkenal yang Orang Gak Peduli Sama Sekali, Gak Penting!

7 Film Ini Rilis di Waktu yang Salah, Bukannya Untung Malah Buntung!

7 Film Ini Rilis di Waktu yang Salah, Bukannya Untung Malah Buntung!

7 Film yang Jeleknya Gak Ketolongan| Ngapain Dibuat?

7 Film yang Jeleknya Gak Ketolongan| Ngapain Dibuat?

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal