J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

7 Kasus Hukum yang Pernah Menjerat Google, No. 3 Sampai Dituntut Triliunan!

7 Kasus Hukum yang Pernah Menjerat Google, No. 3 Sampai Dituntut Triliunan!

Jumat, 18 Okt 2019, 21:00 WIB
Layanan Google boleh gratis, geng, tapi mereka nggak pantas didewakan. Disini Jaka mau share 7 kasus yang menunjukkan kebusukan Google.

Google boleh menggunakan Don't be evil sebagai slogan tapi sebenarnya Google sudah banyak melakukan praktek yang bisa dianggap jahat loh, geng.

Memang benar mereka menawarkan banyak layanan gratis seperti aplikasi populer Google, Gmail, Google Docs, etc, tapi semua itu ada harganya, geng.

Jangan terlalu terpaku sama layanan gratis mereka karena di belakang, Google banyak melakukan hal-hal yang mengkhawatirkan.

7 Kasus yang Menunjukkan Kebusukan Google

Geng, di sini Jaka nggak menyatakan kalau Google itu buruk tapi Google itu sebagai perusahaan terdiri dari banyak manusia juga.

Selayaknya manusia, Google itu jauh dari kata sempurna dan dalam 2 dekade keberadaan mereka di planet ini, Google telah melakukan banyak kesalahan.

Jaka nggak jarang melihat teman-teman kita yang mendewakan perusahaan seperti ini dan tujuan Jaka adalah untuk membuka mata orang-orang tersebut.

Nah, buat kalian yang sampai saat ini berpikir Google itu tanpa cela, Jaka mempersilakan untuk baca 7 kasus yang menunjukkan kebusukan Google.

1. Kasus Tuntutan In-App Purchases

Top Up 6e8b4

Buat kalian yang punya anak atau keponakan yang sering main HP, masalah ini seharusnya sudah nggak asing lagi, geng.

Di tahun 2014 lalu, Federal Trade Commission (FTC), komite pengawasan perdagangan di Amerika Serikat, menuntut Google atas sistem in-app purchase mereka.

FTC menganggap bahwa sistem tersebut memiliki pengaman yang kurang baik sehingga mudah bagi anak kecil untuk mengeluarkan uang tanpa pengetahuan orang tua.

Konyol, kan, geng, kalau tagihan kartu kredit kalian jebol gara-gara anak kalian sendiri kebanyakan top-up diamond di Mobile Legends?

Dikutip dari Washington Post, Google dipaksa untuk membayar 19 juta USD atau sekitar Rp268 miliar dan telah mengubah sistem mereka agar hal ini tidak terjadi lagi.

2. Kasus Manipulasi Google Search

Sudah nggak bisa dipungkiri lagi, geng, kalau Google itu melakukan monopoli di dunia search engine.

Nah, di tahun 2017 lalu, Uni Eropa memberikan sanksi sebesar 2.42 milyar EUR atau sekitar Rp37 triliun karena Google memanipulasi hasil pencarian mereka.

Dikutip dari The Verge, Google selalu mengutamakan produk dan layanan mereka sendiri di hasil pencarian Google.

Google juga diwajibkan untuk mengubah algoritme mereka atau mereka akan didenda 5% dari pendapatan rata-rata mereka setiap harinya.

3. Kasus Penyalahgunaan Dominasi Android

Dikutip dari New York Times, di 2018, Google lagi-lagi diberikan sanksi sebesar 4.3 milyar EUR atau sekitar Rp67 triliun rupiah oleh Uni Eropa.

Google dianggap melakukan monopoli perdagangan karena selalu memasukkan browser Google Chrome ke setiap perangkat Android mereka. Kok dianggap monopoli?

Ibaratnya kan begini, geng. Karena semua HP Android sudah terpasang Chrome, kalian pasti merasa malas untuk download browser lainnya.

Nah, teknik seperti ini kan sifatnya monopoli, geng, dan menurut Uni Eropa, seharusnya semua browser bisa memiliki kesempatan yang sama.

4. Kasus Pencurian Lirik Lagu

Genius 65335

Kalau yang ini kasusnya lumayan unik, geng, karena menyangkut lirik lagu yang legalitasnya masih nggak jelas seperti kehidupan percintaan Jaka.

Di awal tahun ini, situs layanan lirik lagu Genius menuduh Google telah menyalin lirik secara blak-blakan dari Genius.

Genius juga telah menyerahkan bukti di mana mereka menggunakan kode unik tambahan di lirik mereka yang selalu muncul di hasil pencarian Google.

Masalahnya, seperti dikutip di dari Wired, lirik tersebut sebenarnya milik musisi yang bersangkutan jadi ya Google juga secara hukum nggak bersalah, geng.

5. Kasus Diskriminasi Umur

Ageism E13c5

Kalau yang satu ini datangnya bukan dari pemerintah atau perusahaan lain tapi dari jobseeker yang pernah kirim CV ke Google.

Dikutip dari The Guardian, Google harus membayar sebesar 11 juta USD atau sekitar RP155 miliar karena mengabaikan orang yang berumur di atas 40 tahun.

Tapi Google tidak sendiri dalam hal ini karena memang rata-rata umur pekerja di perusahaan teknologi seperti Google dan Apple itu tergolong muda.

6. Kasus Privasi Data

GDPR 9d264

Geng, kalian ingat momen di mana Jokowi menyatakan kalau data pribadi kita itu lebih berharga dari minyak?

Eropa sudah menganut kepercayaan seperti ini, geng, melalui peraturan General Data Protection Regulation (GDPR) dan Google ditemukan sudah melanggar peraturan ini.

Dikutip dari New York Times, Prancis memberikan sanksi sebesar 50 juta EUR atau sebesar Rp780 milyar kepada Google atas pelanggaran ini.

Google dinilai kurang lengkap dalam memberikan detail data yang mereka gunakan untuk iklan yang sudah dipersonalisasi. Hal ini merupakan isu penting di GDPR.

7. Kasus Pelecehan Seksual

Walkout Bb0e4

Seperti kasus diskriminasi umur di atas, kasus ini merupakan masalah internal Google yang detailnya terkuak di publik.

Di tahun 2014 kemarin, Andy Rubin, pencipta Android, keluar dari Google dengan mengantongi 90 juta USD atau sekitar Rp1,2 triliun.

4 tahun kemudian, baru diketahui kalau Rubin dikeluarkan karena telah melakukan pelecehan seksual kepada karyawati Google lain.

Dikutip dari Fortune, peristiwa ini berujung ke protes massal di 2018 di mana 20,000 karyawan Google mogok kerja dan menuntut perubahan kebijakan Google.

Akhir Kata

Gimana, geng, apakah mata kalian sudah terbuka atas kebusukan-kebusukan yang pernah dilakukan Google?

Jaka melakukan ini bukan untuk menjelekkan Google, geng, karena Jaka juga banyak menggunakan layanan dari mereka kok!

Cuma ya, kalau menurut Jaka sih ada baiknya kita semua sadar dengan sisi gelap Google yang memang lebih jarang terlihat.

Apa kalian punya contoh-contoh ketidaksempurnaan Google yang lain, geng? Langsung share aja di kolom komentar, geng!

Baca juga artikel seputar Google atau artikel menarik lainnya dari Fikri Harish

ARTIKEL TERKAIT
040406600 1453455988 Pigeon People 02 640x400 1 C125e

10 Gambar Aneh di Google Maps yang Sempat Viral di Dunia

Penampakan Misterius Di Google Earth

10 Penampakan Aneh dan Menyeramkan yang Tertangkap Google Earth

Tempat Berhantu Di Google Earth Banner D3c8b

10 Lokasi Paling Berhantu di Google Earth, Kamu Berani Lihat Gak Nih?

10 Keyword Tersembunyi Google Search yang Bikin Browsing Makin Asyik!

Gambar Yang Dibuat Di Google Maps E4d20

10 Gambar Unik yang Dibuat dengan Google Map

Google Chrome Koneksi Internet Banner Rev

10 Cara Mempercepat Koneksi Internet Google Chrome di PC

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
10 Produk Virtual Google yang Dipaksa Pensiun | Padahal Laku Keras!

10 Produk Virtual Google yang Dipaksa Pensiun | Padahal Laku Keras!

18 Produk Buatan Google yang Gagal dan Gak Laku, Kalah Saing Sama Apple?

18 Produk Buatan Google yang Gagal dan Gak Laku, Kalah Saing Sama Apple?

4 Anak Perusahaan Google yang Paling Terkenal di Dunia

4 Anak Perusahaan Google yang Paling Terkenal di Dunia

7 Produk Google Paling Sukses Saat Ini | Gak Ada yang Bisa Ngalahin!

7 Produk Google Paling Sukses Saat Ini | Gak Ada yang Bisa Ngalahin!

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal