Mengenal Harun Yahya, Penolak Teori Darwin yang Dipenjara 1000 Tahun

Default

Nama Adnan Oktar atau yang biasa dikenal dengan Harun Yahya di Indonesia belakangan mencuat akibat kasus yang dilakukan olehnya dan anggota sektenya.

Harun Yahya merupakan penulis buku mengenai kreasionisme Islam berkebangsaan Turki yang menentang teori evolusi Darwin.

Ia pun menerbitkan sejumlah buku dan film yang berisi penentangannya akan teori Charles Darwin tersebut. Makanya, beberapa pihak menyebut ia sebagai 'ilmuwan'.

Selain sebagai penulis, Harun juga populer sebagai pendakwah yang sempat menerbitkan berbagai buku agama populer di Indonesia.

Adnan Oktar 03 971d5

Pria berusia 64 tahun ini merupakan pemimpin dari berbagai organisasi dan seorang anti-Zionis dan anti-Mason.

Lewat pahamnya itu, ia menentang kekafiran - meski ia ternyata malah melakukan hal yang jauh dari kata terpuji dan menyimpang dari ajaran agama.

Sepak Terjang Harun Yahya Menentang Teori Darwin

2175012 UY441 SS441 00ca8

Harun Yahya menolak teori Darwin yang meyakini bahwa manusia saat ini merupakan hasil dari evolusi yang terjadi beribu-ribu tahun sebelumnya.

Ia berpendapat bahwa Darwinisme adalah miskonsepsi yang menjauhkan manusia dari Tuhan dan sifat-sifat ketuhanan, bahkan menyebut teori tersebut sebagai campur tangan Dajjal di dunia.

Untuk itu, ia mengajukan teori tandingan yang dipublikasikannya lewat buku Atlas of Creation atau Atlas Penciptaan.

Buku tersebut menjelaskan bahwa setiap makhluk di Bumi itu berbeda dan diciptakan Tuhan secara sengaja, bukan karena evolusi.

Selain itu, ia juga menjelaskannya di situs web miliknya bertajuk Evolution International yang telah diterjemahkan ke 32 bahasa.

Berani mengatakan teori Darwin hanyalah sebuah kebohongan, Yahya malah dianggap tak kompeten oleh berbagai ahli dan akademisi.

Salah satu profesor biologi dari Middle East Technical University, Aykut Kence, berpendapat Yahya tak memiliki kapasitas untuk berbicara soal teori Darwin. Mengapa? Lantaran ia hanyalah seorang lulusan desain interior yang tak memiliki latar belakang dalam bidang sains.

Banyak peneliti di Amerika Serikat dan Inggris juga mengutarakan kritik dan olok-olok atas buku dan teori Harun Yahya.

Perjalanan Yahya hingga Divonis 1000 Tahun Penjara

5a77f93361361f1fa47d2fca 8aaa6

Ternyata, gugatan dan penahanan telah menjadi teman baik Harun Yahya sejak tahun 1986.

Ia pernah ditahan karena menyebarkan teori revolusi teokrasi, kepemilikan kokain, melakukan ancaman demi keuntungan pribadi, hingga membuat organisasi untuk tujuan jahat dan terlarang.

Seolah tak cukup, Harun Yahya juga berperan penting dalam upaya penggulingan Presiden Erdogan dengan membantu Fethullah Gulen hingga ditangkap di Istanbul pada tahun 2018 bersama 77 orang lainnya.

Dakwaan yang ditujukan padanya itu bukan hanya karena membantu upaya kudeta, namun juga tindak asusila seperti perkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak.

Itu saja? Tentu tidak. Ia juga didakwa menipu, memimpin organisasi kriminal, melakukan spionase politik dan militer, menculik, mengakses data-data pribadi, serta merenggut hak atas pendidikan.

Dikutip dari Reuters, Harun Yahya dijatuhi hukuman dengan total masa tahanan 1.075 tahun dan tiga bulan atas 10 dakwaan.

Maxresdefault 8f3a1

Sebelum ditangkap, ia sempat memiliki saluran televisi sendiri yakni A9 di mana ia menjadi pembawa acara talk show mengenai nilai-nilai Islam.

Anehnya, ia juga menyiarkan acara dirinya menari dengan wanita-wanita muda dengan pakaian seksi yang dipanggilnya 'Kittens' dan bernyanyi dengan pria-pria muda yang dijuluki 'Singa' - semuanya merupakan pengikutnya.

Baca juga artikel seputar Out of Tech atau artikel menarik lainnya dari Ayu Kusumaning Dewi.

Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal