J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

5 Alasan Kenapa Sekiro Gak Layak Menang Game of the Year, Cuma Hoki & Terlalu Overrated?!

5 Alasan Kenapa Sekiro Gak Layak Menang Game of the Year, Cuma Hoki & Terlalu Overrated?!

Rabu, 18 Des 2019, 19:00 WIB
Nggak semua karya yang menang penghargaan itu layak menang, geng! Di sini Jaka mau membahas 5 alasan kenapa Sekiro nggak layak menang .The Game of the Year.

Akhir tahun adalah waktu bagi kita semua untuk merefleksikan pencapaian dan kegagalan kita di tahun tersebut dan di dunia hiburan, ini waktunya buat memasuki Musim Penghargaan, geng!

Nggak mau kalah dengan Oscar dan Grammy dari dunia film dan musik, sekarang video game punya The Game Awards yang sudah berjalan dari tahun 2014.

Dan untuk penghargaan paling bergengsi Game of the Year, pilihannya jatuh ke game Sekiro: Shadows Die Twice dari developer asal Jepang FromSoftware.

Di game ini, kamu berperan sebagai seorang ninja bernama Wolf yang ditugaskan untuk melindungi Kuro, seorang bocah yang memiliki kekuatan misterius.

Alasan Kenapa Sekiro Nggak Layak Menang Game of the Year

Eits, tunggu dulu, Jaka bukannya julid tapi memang ada beberapa alasan kenapa Sekiro: Shadows Die Twice nggak layak mendapat penghargaan ini menurut Jaka.

Hal ini sama kasusnya dengan dunia film di mana banyak banget film yang sebenarnya nggak pantes menang Piala Oscar untuk Film Terbaik.

Dibandingkan dengan game lain yang dinominasikan untuk penghargaan yang sama, game ini memiliki beberapa kekurangan yang membuatnya kurang layak, geng!

Nah, di sini Jaka akan membahas 5 alasan kenapa Sekiro nggak layak menang Game of the Year! Mohon maaf sebelumnya untuk fans berat game ini ya.

1. Kustomisasi Karakter yang Terbatas

Wolf 008dc

Berbeda dengan game buatan FromSoftware sebelumnya seperti seri Souls dan Bloodborne yang merupakan game RPG, Sekiro: Shadows Die Twice memiliki elemen RPG yang sangat minim.

Meskipun pengembangannya dipimpin oleh orang yang sama, Hidetaka Miyazaki, kustomisasi karakter di game ini hanya terbatas di Skill Tree yang bisa kalian akses.

Terlebih lagi, Sekiro: Shadows Die Twice tidak memiliki fitur Character Creation berbeda dengan seri Souls memiliki fitur Character Creation yang sangat lengkap.

Jika dibandingkan dengan game The Outer Worlds yang dinominasikan untuk penghargaan yang sama, nggak bisa dipungkiri kalau Sekiro: Shadows Die Twice itu mengecewakan, geng.

2. Tidak Adanya Fitur Multiplayer

Multiplayer 8fa6f

Selain dengan mode player versus player (PvP) biasa, seri Souls dari FromSoftware dikenal karena memiliki beberapa fitur multiplayer yang sangat unik.

Sebagai contoh, pemain dapat meninggalkan pesan kepada pemain lain untuk memperingatkan pemain lain akan adanya keberadaan musuh atau malah untuk menipu pemain lain.

Sayangnya, meskipun memiliki banyak kemiripan dengan seri Souls, Sekiro: Shadows Die Twice tidak memiliki fitur multiplayer sama sekali, geng.

Fakta ini sangat mengecewakan karena game Death Stranding yang dinominasikan untuk penghargaan yang sama memiliki fitur multiplayer yang sangat unik.

Padahal, gameplay yang ada di game ini bisa dibilang sangat cocok untuk PvP karena sangat bergantung pada keahlian pemain, geng.

3. Gameplay yang Dikhususkan Untuk Masokis

Game Over 52e5d

Dari seri Souls dan game mecha Armored Core, developer FromSoftware memang sudah terkenal dengan tingkat kesulitan dan kerumitan game mereka.

Tapi sepertinya mereka kelewat khilaf dalam membuat Sekiro: Shadows Die Twice karena banyak banget kritik dari publik yang mengeluhkan game ini terlalu sulit.

Jadi bersiaplah untuk mati berulang kali untuk melewati stage yang sama dalam game ini, geng.

Selang beberapa hari setelah game ini dirilis, pemain sampai membuat mod yang membuat Sekiro: Shadows Die Twice lebih mudah dengan membuat karakter Wolf bergerak lebih cepat.

Bagi Jaka, video game itu seharusnya mengikuti filosofi mudah dipelajari, sulit untuk dikuasai dan Jaka menganggap game ini gagal dalam mengikuti filosofi tersebut.

4. Kurangnya Inovasi dari Seri Souls dan Bloodborne

Sekiro Gameplay 9e733

Banyak yang bilang bahwa pada dasarnya, Sekiro: Shadows Die Twice merupakan versi lebih susah dari seri Souls dan Bloodborne yang menggunakan latar Jepang abad 16.

Memang game ini memiliki tambahan beberapa fitur seperti fokus pada stealth dan elemen parkour yang sesuai dengan tema ninja, tetapi itu masih kurang cukup, geng.

Malah, bisa dibilang kalau Sekiro: Shadows Die Twice mengalami kemunduran karena menghilangnya elemen RPG yang sebelumnya ada di seri Souls.

Jaka akui, membuat game yang memiliki inovasi yang unik itu sulit, namun Hideo Kojima berhasil melakukan hal ini di game Death Stranding yang penuh dengan ide gila khas Kojima.

5. Kurangnya Variasi Gameplay dan Replay Value

Weapons Ea25d

Berbeda dengan seri Souls yang memiliki beberapa jenis senjata dan elemen magic, Sekiro: Shadows Die Twice hanya terbatas di satu jenis senjata saja dan nggak ada magic sama sekali.

Selain itu, seri Souls memiliki penceritaan yang jauh lebih abstrak di mana kalian dapat memunculkan perubahan pada game tanpa kalian sadari, geng.

Hal ini nggak bisa ditemukan di game ini yang membuat Sekiro: Shadows Die Twice masuk ke kategori game cukup sekali tamat.

Mungkin banyak dari kalian yang nggak akan menganggap hal ini sebagai masalah tapi mengingat harga game yang sekarang mahal, Jaka lebih memilih game yang punya nilai lebih.

Sampai saat ini, FromSoftware juga nggak memiliki rencana untuk memperluas game ini dengan downloadable content (DLC) yang bagi Jaka merupakan nilai minus.

Akhir Kata

Itulah, geng, 5 alasan kenapa Sekiro nggak layak menang Game of the Year menurut Jaka. Bukannya Jaka menganggap kalau game ini buruk tapi masih belum masuk kategori Game of the Year.

Menurut Jaka, meskipun Death Stranding mendapat respon yang bervariasi, game ini memberikan pengalaman yang lebih komplit dibandingkan Sekiro: Shadows Die Twice, geng.

Bagaimana pendapat kalian mengenai game ini? Apa menurut kalian pantas memenangkan penghargaan Game of the Year? Langsung share di kolom komentar ya!

Baca juga artikel seputar Game atau artikel menarik lainnya dari Fikri Harish

ARTIKEL TERKAIT
7 Game Action Yang Saking Sulitnya Bikin Kamu Bangga Ketika Berhasil Menamatkannya Berani Coba 690d6

7 Game Action yang Saking Sulitnya Bikin Kamu Bangga Pas Namatinnya, Berani Coba?

Banner A8329

7 Game yang Sekuelnya Ditunggu Banyak Orang Tapi Gak Pernah Dirilis, PHP Doang!

Aktor Aktris Yang Fix Bergabung Dengan Cast Game Death Stranding Bertabur Bintang A252a

Aktor Terkenal yang Bergabung di Cast Game Death Stranding, Bertabur Bintang!

Banner C27be

7 Game Indie Terbaik yang Wajib Kamu Mainkan di 2019, Selevel Game AAA!

Mitos Aneh Di Video Game 0e8e2

7 Mitos Aneh di Dunia Video Game, No.1 Khusus Orang Dewasa?!

7 Game Plagiat Yang Lebih Sukses Dari Versi Aslinya Memangnya Gak Malu 17473

7 Game Plagiat yang Lebih Sukses dari Versi Aslinya, Memangnya Gak Malu?

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
5 Fakta di Balik Sekiro: Shadows Die Twice, Calon Game Terbaik Tahun Ini!

5 Fakta di Balik Sekiro: Shadows Die Twice, Calon Game Terbaik Tahun Ini!

7 Game Terkenal yang Mendapatkan Respon Negatif, Cuma Aji Mumpung?

7 Game Terkenal yang Mendapatkan Respon Negatif, Cuma Aji Mumpung?

7 Game Paling Buruk yang Rilis di Tahun 2019, No. 3 Padahal Banyak yang Main?

7 Game Paling Buruk yang Rilis di Tahun 2019, No. 3 Padahal Banyak yang Main?

Ini 10 Game Paling Dinantikan pada 2019, Gamers Wajib Tahu!

Ini 10 Game Paling Dinantikan pada 2019, Gamers Wajib Tahu!

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal