• NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

7 Film Paling Rasis Sepanjang Masa, Tidak Belajar Pancasila!

7 Film Paling Rasis Sepanjang Masa, Tidak Belajar Pancasila!

10
Senin, 2 Mar 2020, 21:00 WIB
Hollywood sama sekali nggak paham Bhinneka Tunggal Ika, geng! Di sini Jaka akan membahas 7 film paling rasis sepanjang masa.

Don't judge a book by its cover. Pepatah ini singkatnya mengisyaratkan kita untuk nggak boleh menilai orang murni dari penampilan mereka saja, geng!

Mau mereka itu keturunan Jawa, Batak, atau Tionghoa, kita dianjurkan untuk berpikir dangkal dengan hanya menilai mereka dari suku mereka saja.

Sayangnya, sepertinya pesan terpuji ini terlewat oleh beberapa sineas film dari Hollywood yang tetap saja membuat film yang sangat-sangat rasis, geng!

7 Film Paling Rasis Sepanjang Masa

Film dari Hollywood, terutama yang berasal dari studio seperti Disney, seringkali mengandung pesan moral yang isinya mencoba menuntun kita ke jalan yang benar.

Tapi, Hollywood juga seringkali bersifat munafik dengan menyisipkan pesan-pesan buruk pada kartun mereka meskipun banyak yang sebenarnya dibuat untuk anak-anak, geng!

Makanya, kita juga nggak perlu terkejut ketika mengetahui Hollywood punya peran besar dalam membuat 7 film paling rasis sepanjang masa yang akan Jaka bahas di sini.

1. Aladdin (1992)

Aladdin 562c5

Budaya Amerika yang sangat liberal memang sangat bertolak belakang dengan budaya Timur Tengah yang bersifat konservatif sebagai pusat komunitas Muslim di dunia.

Mungkin ketidakpahaman Hollywood inilah yang membuat mereka memiliki pandangan rasis terhadap budaya Timur Tengah di film animasi Disney klasik, Aladdin.

Di lagu Arabian Nights, terdapat potongan lirik yang menyiratkan bahwa kaum Arab itu adalah kaum barbar yang memotong telinga dari orang yang mereka tidak sukai, geng!

Selain itu, Disney juga mendapat kecaman dari publik karena menggambarkan rakyat Timur Tengah sebagai rakyat yang memperlakukan wanita dengan sangat kasar.

2. The Birth of a Nation (1915)

Birth Of A Nation 8340f

Terkadang, sulit memisahkan kualitas dari sebuah film dengan pesan bejat yang terkandung di dalamnya, seperti di film The Birth of a Nation karya sutradara D.W. Griffith.

Mengisahkan hubungan dua keluarga dengan pandangan politik yang bertentangan di masa Perang Saudara di Amerika, film ini sampai sekarang masih dianggap sangat kontroversial.

Di film ini, karakter Afrika-Amerika diperankan oleh aktor kulit putih dan mereka semua digambarkan sebagai orang tak beradab yang hanya ingin memerkosa wanita kulit putih.

Selain itu, film ini juga menggambarkan organisasi white supremacist Ku Klux Klan (KK) dengan heroik dan bahkan menjadi alasan utama kebangkitan KKK di tahun 1915.

Meskipun begitu, banyak kritik yang juga menganggap bahwa terlepas dari subyeknya yang bermasalah, film ini memiliki kualitas artistik yang patut diacungi jempol.

3. Gone with the Wind (1939)

Gone With The Wind A9973

Seperti The Birth of A Nation, film romantis terbaik Gone with the Wind juga sulit dipisahkan antara kualitasnya dengan pesannya yang bermasalah.

Menceritakan kehidupan Scarlett O'Hara di masa Perang Saudara, film ini secara tidak langsung menganggap kalau sistem perbudakan di Amerika itu hal yang baik, geng.

Film ini menggambarkan pihak Confederate yang menjunjung tinggi perbudakan sebagai pihak heroik yang menjadi korban dari pihak Union yang dipimpin Abaraham Lincoln.

Aktris kulit hitam Hattie McDaniel bahkan hampir tidak diperbolehkan untuk menerima Piala Oscar atas perannya di sini karena lokasi acara yang tidak memperbolehkan orang kulit hitam.

4. Breakfast at Tiffany's (1961)

Breakfast At Tiffany S 0d23b

Sekarang, film Breakfast at Tiffany's utamanya diingat atas penampilan ikonik dari aktris Audrey Hepburn yang di sini tampil sangat menawan.

Tapi, film ini juga memiliki sisi gelap yang bisa dilihat dari penampilan aktor kaukasia Mickey Rooney sebagai karakter keturunan Jepang, Mr. Yunioshi.

Di peran tersebut, Rooney memakai makeup yang membuatnya memiliki mata sipit dan gigi tonggos berlebihan, lengkap dengan aksen berantakan yang membuatnya terdengar bodoh.

Ketika pertama kali menonton film ini, aktor legendaris Bruce Lee saking dibuat kesalnya sampai keluar dari bioskop di tengah-tengah film, geng!

5. You Only Live Twice (1967)

You Only Live Twice Ef4e8

Seri film agen rahasia terbaik James Bond sudah banyak menerima kritik atas perlakuannya terhadap wanita tapi film ini juga pernah menerima tuduhan rasis loh.

Tuduhan ini dilancarkan di film You Only Live Twice di mana karakter Bond yang pada masa itu diperankan oleh Sean Connery menyamar menjadi orang Jepang.

Digambarkan bahwa cukup dengan mencukur habis bulu dadanya dan mengubah alisnya, Bond berhasil menyamar menjadi orang Jepang yang tentunya sangat sulit dipercaya, geng!

6. The Good, The Bad, and The Ugly (1966)

The Good The Bad The Ugly C777a

Meskipun nggak berhasil mendapatkan nominasi Piala Oscar, film The Good, The Bad, and The Ugly sekarang dianggap sebagai salah satu film koboi terbaik sepanjang masa.

Selain karakter ikonik The Man with No Name yang diperankan oleh Clint Eastwood, film ini juga banyak diingat atas karakter Tuco Ramirez.

Sayangnya, karakter yang jelas-jelas keturunan Meksiko ini malah diperankan oleh Eli Wallach, aktor keturunan Yahudi asal New York.

Berkat kesuksesannya di sini, Wallach akhirnya banyak memerankan peran karakter etnis lainnya di film Genghis Khan dan The Magnificent Seven, geng.

7. The Passion of the Christ (2004)

Passion Of The Christ Dd1c5

Aktor/sutradara Mel Gibson dulu sempat ketangkap menghina kaum Yahudi dan prasangka buruknya ini mencuat di film karyanya, The Passion of the Christ.

Film yang menceritakan dramatisasi sejarah Yesus Kristus ini menggambarkan kekejaman brutal yang dialami Yesus di tangan kaum Yahudi.

Bahkan, film ini sampai menyajikan adegan penyaliban Yesus secara terang-terangan dan penayangannya diprotes oleh organisasi Yahudi, Anti-Defamation League.

Meskipun banyak menuai kontroversi, film religius yang satu ini tetap terbukti sukses dan dikabarkan akan dilanjutkan di sekuel The Passion of the Christ: Resurrection di tahun 2021.

Akhir Kata

Itulah daftar 7 film paling rasis sepanjang masa dari Jaka. Untungnya, era globalisasi di abad 21 telah membuat Hollywood lebih sadar akan kaum minoritas, geng.

Sekarang, kasus seperti ini sudah agak berkurang meskipun masih ada yang sangat bodoh seperti aktris Emma Stone yang memerankan karakter etnis di film gagal, Aloha.

Apakah kalian pernah menonton film rasis di atas? Apakah kalian pernah menonton film yang mengandung konten rasis lainnya? Share di kolom komentar ya!

Baca juga artikel seputar Film atau artikel menarik lainnya dari Fikri Harish

ARTIKEL TERKAIT
7 Film Terbaik Bertema Prostitusi Sobat Open Minded Wajib Nonton 748d9

7 Film Terbaik Bertema Prostitusi, Ambil Sisi Positifnya!

Film Bertema Pelecehan Seksual B6b6e

10 Film Bertema Pelecehan & Kekerasan Seksual, Perempuan Harus Dihormati!

Banner Ea4ee

7 Film Indonesia Tentang Kecanduan Narkoba, Jangan Sampai Terjerumus!

Film Yang Kena Sensor Banner 303a4

7 Film yang Kena Sensor Habis-Habisan, Terlalu Banyak Adegan Dewasa?

Film Indonesia Yang Tuai Kontroversi Sebelum Perilisannya Ed68f

7 Film Indonesia yang Menuai Kontroversi Sebelum Perilisannya, Malah Laku Keras?

Film Ending Paling Kontroversial Banner 1721c

7 Film dengan Ending Paling Kontroversial, Hampir Memicu Perang Dunia III

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal