J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

7 Film Dibenci karena Alasan yang Salah, Lebih Parah dari yang Dikira?

Kamis, 29 Okt 2020, 16:30 WIB
Film-film ini dibenci oleh banyak orang karena alasan yang bukan seharusnya. Penasaran film apa saja? Simak penjelasannya di sini!

Sebuah film bisa dibenci karena berbagai alasan. Beberapa di antaranya adalah jalan cerita yang nggak jelas, akting para pemainnya nggak meyakinkan, atau akhir cerita yang nggak sesuai ekspektasi.

Namun, bisa jadi alasan-alasan tersebut nggak seberapa jika dibandingkan dengan alasan sebenarnya mengapa suatu film layak untuk dibenci.

Hal ini dikarenakan para pengamat film kadang terlalu berfokus pada satu kesalahan, sehingga mengabaikan kesalahan lain yang juga diperbuat oleh film yang sama.

Berikut ini adalah film-film yang dibenci oleh banyak penonton, namun bukan karena alasan yang seharusnya.

Film dengan Kesalahan yang Jarang Dibicarakan

Nggak semua film bisa mendapatkan review positif. Karena alasan-alasan tertentu, beberapa film dianggap buruk, bahkan layak untuk dibenci.

Namun, film-film yang selama ini dibenci karena suatu alasan ternyata memiliki kesalahan yang jarang dibahas, bahkan mungkin luput dari perhatian para penonton.

Padahal, kesalahan itulah yang lebih layak untuk dijadikan alasan mengapa film-film di bawah ini nggak disukai oleh banyak orang. Yuk, simak penjelasannya.

1. Batman v Superman: Dawn of Justice (2016)

Batman V Superman Dawn Of Justice 40375

Selain karena membuat kesalahan besar berupa "scene Martha", film ini banyak dibenci karena jalan ceritanya yang berbelit, villain yang nggak terlihat mengancam, serta durasinya yang terlalu lama.

Tapi, kamu seharusnya membenci film ini karena alasan lain, yaitu adegan pertarungan antara Batman (Ben Affleck) dan Superman (Henry Cavill) yang sangat singkat, bahkan nggak sampai lima menit.

Satu-satunya aksi seru yang kamu dapatkan dalam pertarungan antara dua superhero DC tersebut adalah ketika Batman memukul kepala Superman dengan wastafel dapur.

2. Fifty Shades of Grey (2015)

Fifty Shades Of Grey 597b1

Banyak alasan untuk membenci film adaptasi novel karya E. L. James ini, beberapa di antaranya adalah nggak ada sexual chemistry antara dua bintang utamanya, adegan-adegannya terlihat awkward, hingga bisa merusak moral para penonton yang belum cukup usia.

Tapi, kesalahan dari film ini yang nggak banyak dibahas oleh para penonton adalah nggak berani menampilkan tubuh Dakota Johnson (Anastasia Steele) dan Jamie Dornan (Christian Grey) secara keseluruhan. Coba kamu bandingkan dengan isi novelnya yang menjelaskan bagian-bagian tubuh para karakternya secara lugas.

Oleh karena itu, Fifty Shades of Grey bisa dibilang bermain aman jika memang bertujuan sebagai film porno blockbuster.

3. Alien: Covenant (2017)

Alien Covenant 7b476

Sutradara Ridley Scott mengklaim bahwa film ini akan memperbaiki kesalahan-kesalahan di film sebelumnya, Prometheus (2012), yang menjadi salah satu film sci-fi dengan keputusan terbodoh.

Nyatanya, para ilmuan di film Alien: Covenant juga sama bodohnya seperti di film Prometheus. Asal usul Xenomorph di film ini juga nggak nyambung dengan film-film sebelumnya. Selain itu, plot twist-nya juga mudah ditebak oleh para penonton.

Karena berbagai kesalahan itulah Covenant gagal membangkitkan franchise film Alien dan justru flop di box office, serta layak menjadi alasan film ini dibenci oleh para penonton.

4. Terminator Salvation (2009)

Terminator Salvation 0422f

Absennya Arnold Schwarzenegger di Terminator Salvation, meskipun ia muncul dalam bentuk CGI, membuat beberapa penggemar merasa kecewa dengan franchise film yang sudah seharusnya berhenti ini.

Tapi, mereka seharusnya membenci film ini karena membosankan dan datar. Dua film pertama Terminator memiliki karakter yang dikembangkan secara kompleks, adegan-adegan aksi yang intens, serta dark humor yang mengena.

Namun, begitu Terminator 3: Rise of the Machines (2003) dianggap konyol oleh para kritikus film, Terminator Salvation seolah nggak berusaha untuk menjadi lebih baik. Film ini terasa hambar, terlalu banyak CGI, dan kurang memiliki ciri khas.

5. Star Wars: Attack of the Clone (2002)

Star Wars Attack Of The Clones F92be

Ada dua hal berlebihan di film ini, yaitu kisah cinta antara Anakin (Hayden Christensen) dan Padme (Natalie Portman), serta penggunaan efek green screen. Keduanya cukup untuk membuat film ini bukan favorit sebagian besar penggemar Star Wars.

Tapi, sama seperti film sebelumnya pada artikel kali ini, Attack of the Clones adalah film yang membosankan. Ingin terlihat serius, film ini justru terkesan kehilangan arah tujuannya.

Bandingkan dengan film prekuelnya, The Phantom Menace (1999), yang setidaknya masih punya unsur fun, atau film sekuelnya, Revenge of the Sith (2005), yang fokus pada kesan suram, sehingga vibe filmnya lebih jelas.

6. Alien Vs. Predator (2004)

Alien Vs Predator 45c07

Paul W. S. Anderson, sutradara film ini, terhitung sering membuat film adaptasi video game, seperti Mortal Kombat (1995), Resident Evil (2002), dan tentu saja Alien Vs. Predator. Sayangnya, film-film tersebut umumnya mendapatkan review negatif.

Meskipun demikian, Alien Vs. Predator paling mengecewakan karena memiliki rating PG-13, sehingga terlalu banyak adegan yang dipotong namun justru membuat keseluruhan filmnya jadi membingungkan.

Parahnya, versi DVD-nya yang nggak memiliki rating pun hanya menampilkan beberapa adegan gore yang dibuat dengan CGI. Kalau begini, filmnya jadi nggak seru, geng.

7. Law Abiding Citizen (2009)

Law Abiding Citizen 4529b

Akting berlebihan Gerard Butler (Clyde Shelton) di film Law Abiding Citizen nggak membantu film ini mendapatkan tempat di hati para penonton. Namun, ada kesalahan lain yang membuat film ini dibenci kalangan luas.

Menjelang akhir film, Nick Rice yang diperankan oleh Jamie Foxx meledakkan Clyde menggunakan bomnya sendiri, sekaligus menggagalkan upaya balas dendam Clyde terhadap Nick. Ending inilah yang dibenci oleh para penonton.

Keputusan tersebut nggak lepas dari peran Foxx yang meminta naskahnya diubah supaya karakter yang ia perankan menang di film. Jika nggak dituruti, Foxx mengancam keluar dari proyek film ini, geng.

Akhir Kata

Itu dia film-film yang dibenci karena alasan yang salah. Padahal, ada alasan lain yang lebih tepat untuk dijadikan penjelasan di balik review negatif yang mereka dapatkan. Di antara film-film tadi, mana yang menurutmu memiliki kesalahan paling fatal, geng?

Baca juga artikel seputar Out Of Tech atau artikel menarik lainnya dari Sheila Aisya Firdausy.

ARTIKEL TERKAIT
Banner 395f8
5 Alasan Kenapa Film DC Lebih Gelap Dibandingkan Marvel, CGI-nya Jelek?
Alasan Kenapa Film Film Dceu Nggak Worth It Untuk Kamu Tonton Cuma Ambisi Semata B6c8e
5 Alasan Kenapa Film-Film DC Universe Gak Worth It untuk Kamu Tonton
Aktor Akting Lebay Banner D3cc0
5 Aktor Hollywood yang Aktingnya Terlalu Lebay, Joker Termasuk!
Aktor Tidak Audisi Banner C134d
5 Aktor Ini Dapat Peran Ikonis Tanpa Audisi, Sylvester Stallone Maksa?
Kesalahan Dalam Film Disney A36ed
7 Kesalahan di Film yang Berhasil Diselamatkan, Nyaris Gak Laku!
Film Dengan Budget Terendah 4b899
7 Film dengan Budget Pembuatan Terendah | Banyak yang Laris di Pasaran?
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
7 Film yang Jeleknya Gak Ketolongan|, Ngapain Dibuat Sih?
7 Film yang Jeleknya Gak Ketolongan|, Ngapain Dibuat Sih?
7 Film Terkenal yang Orang Gak Peduli Sama Sekali, Gak Penting!
7 Film Terkenal yang Orang Gak Peduli Sama Sekali, Gak Penting!
Gak Usah Ditonton! 7 Film Ini Bukan Diciptakan untuk Dimengerti
Gak Usah Ditonton! 7 Film Ini Bukan Diciptakan untuk Dimengerti
7 Istilah Film yang Harus Kamu Tahu! Ini Bedanya Sekuel, Prekuel, Spin-Off, dll
7 Istilah Film yang Harus Kamu Tahu! Ini Bedanya Sekuel, Prekuel, Spin-Off, dll

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal