J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • HOME
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
 

              5 Alasan Mengapa Hantu di Film Horor Kebanyakan Perempuan, Lebih Serami?

              5 Alasan Mengapa Hantu di Film Horor Kebanyakan Perempuan, Lebih Serami?

              00
              Sabtu, 30 Nov 2019, 20:00 WIB
              Kamu sadar enggak sih kenapa kebanyakan hantu di film horor adalah perempuan? Jaka punya lima alasan yang menjelaskan fenomena ini!

              Kamu suka nonton film horor? Genre yang satu ini memang menjadi sangat populer karena mampu menebar teror dan membuat penonton merasa tegang.

              Tapi kamu sadar engak sih kalau kebanyakan hantu itu perempuan? Kalau diminta menyebutkan hantu laki-laki, pasti kamu kesulitan mencarinya.

              Oleh karena itu, kali ini Jaka akan jabarkan beberapa alasan mengapa kebanyakan hantu di film horror adalah perempuan!

              Alasan Kebanyakan Hantu Adalah Perempuan

              Kebanyakan hantu-hantu yang muncul di film horor memang perempuan. Sebut saja Sadako dari Jepang, Si Manis Jembatan Ancol, atau Suzanna di berbagai film.

              Dilansir dari berbagai sumber, inilah latar belakang mengapa film-film horor banyak menggunakan perempuan sebagai karakter hantunya!

              1. Budaya

              Alasan Hantu Film Perempuan 1 64c80
              Sumber foto: YouTube

              Banyak film horor yang mengambil ide cerita dari kisah mitologi kuno. Film-film Hollywood misalnya, banyak mengambil tema zombie dan vampir.

              Tapi di kebanyakan negara, perempuan lah yang menjadi sosok hantu menakutkan. Sejak dahulu kala, wanita lebih identik dengan hal-hal yang berbau mistis.

              Film-film Indonesia pun banyak yang mengambil dari budaya lokal. Sebut saja Kuntilanak yang berasal dari masyarakat melayu. Hantu ini digambarkan sebagai seorang wanita cantik berambut panjang yang menebar teror.

              Apalagi, Indonesia memiliki banyak sekali tokoh-tokoh mistis bergender perempuan. Sebut saja Nyi Roro Kidul, Nyi Blorong, dan lain sebagainya.

              2. Perempuan Lebih Pendendam

              Alasan Hantu Film Perempuan 2 D0870
              Sumber foto: Jawa Pos

              Kita sering menganggap wanita lebih pendendam dari laki-laki, meskipun hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

              Karena kebanyakan hantu berkisah tentang roh pendedam, maka dipilihlah karakter perempuan yang dianggap mampu merepresentasikan dendam tersebut lebih baik.

              Seperti yang kita ketahui, dendam yang dimiliki oleh para hantu inilah yang menyebabkan mereka menebar teror ke mereka yang masih hidup.

              Ambil contoh hantu Ibu dari film Pengabdi Setan karya Joko Anwar. Karakter Ibu tersebut memiliki 'misi' setelah bangkit dari kubur.

              3. Perempuan Lebih Rawan Kekerasan

              Alasan Hantu Film Perempuan 3 02b86
              Sumber foto: Suara

              Kebanyakan roh menjadi sosok yang gentayangan adalah karena kematiannya yang tidak tenang. Bisa karena dibunuh atau diperkosa.

              Nah, secara logika perempuan lebih mudah berada di dalam situasi tersebut dibandingkan laki-laki. Perempuan lebih rawan mendapatkan kekerasan seksual.

              Bahkan ada yang menyambungkan fenomena ini dengan teori Freudian tentang kembalinya orang-orang yang tertindas.

              Menurut teori ini, pikiran sadar kita akan menekan pikiran yang tidak menyenangkan atau menyakitkan, tapi masih disimpan di alam bawah sadar kita.

              Film horor menginterpretasikan teori tersebut dengan memunculkan hantu yang dulu semasa hidupnya sering tertindas dan ingin melakukan balas dendam.

              4. Lebih Bagus Secara Visual

              Alasan Hantu Film Perempuan 4 03e29
              Sumber foto: Know Your Meme

              Jika disuruh menggambarkan karakter hantu, kebanyakan dari kita akan menggambarkan sosok berambut panjang dengan gaun putih panjang.

              Karena persepsi tersebut, perempuan dianggap mampu menggambarkan karakter hantu lebih baik daripada laki-laki. Dengan sedikit polesan make-up, mereka akan terlihat sangat menyeramkan.

              Berbeda dengan laki-laki. Jika diberi efek make-up yang sama, hantu laki-laki akan terlihat lucu. Kalau kamu ingin tahu contoh jeleknya hantu laki-laki, coba deh tonton film 1920 London.

              Selain itu, suara tertawa dan rintihan yang dimiliki oleh perempuan lebih menyeramkan. Tak jarang mereka juga mengeluarkan suara yang melengking.

              Suara perempuan yang menjadi hantu terdengar lebih mengerikan dibandingkan suara laki-laki yang cenderung maskulin.

              Bayangkan tawa lirih hihihihi berganti dengan suara hahahaha yang lantang, kan kesan seramnya jadi berkurang.

              5. Pesan Moral

              Alasan Hantu Film Perempuan 5 B2e7b
              Sumber foto: Reductress

              Beberapa film horor memilih perempuan sebagai karakter hantu karena ingin menyampaikan pesan moral kepada kita semua.

              Sebagaimana yang kita ketahui bersama, wanita sering menjadi obyek kekerasan laki-laki. Tak jarang, kekerasan tersebut berujung menjadi sebuah kematian.

              Maka dari itu, film horor banyak bercerita tentang wanita yang tertindas dan teraniaya hingga meninggal. Lantas mereka menjadi hantu dan melakukan balas dendam.

              Akhir Kata

              Itulah tadi beberapa alasan mengapa kebanyakan hantu di film-film horor adalah perempuan. Jadi bukan sekadar agar bisa terlihat seksi ya, geng!

              Memang kita pernah mengalami masa-masa di mana film horor hanya mengeksploitasi keindahan tubuh wanita. Tapi, film horor Indonesia kita sekarang bagus-bagus, kok!

              Bahkan tak jarang kita menjadi simpati kepada karakter sang hantu perempuan setelah mengetahui latar belakang ketika ia masih hidup.

              Kalau menurutmu gimana, geng? Apa alasan kebanyakan hantu adalah perempuan? Tulis di kolom komentar, ya!

              Baca juga artikel seputar Film atau artikel menarik lainnya dari Fanandi Ratriansyah.

              Keluar dari JalanTikus

              Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

              Ya
              Batal