• NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

5 Fakta Mengerikan di Balik Pekerjaan Atlet eSports, Gak Nyangka!

5 Fakta Mengerikan di Balik Pekerjaan Atlet eSports, Gak Nyangka!

00
Selasa, 21 Apr 2020, 12:00 WIB
Pengin banget jadi atlet eSports? Yakin? Coba baca artikel ini dulu sebelum benar-benar memantapkan hati di sana!

Siapa yang pengin banget jadi atlet eSports?

Sekilas, kamu pasti membayangkan bahwa menjadi atlet eSports itu menyenangkan banget. Bayangin, bisa main game-game favorit andalanmu berjam-jam tanpa harus bertemu dengan angka ataupun hafalan, pasti seru abis!

Selain itu, nggak hanya sekadar menyaksikan game eSports terbaik, kamu juga berkesempatan ikut bertanding bersama tim-tim tangguh dari berbagai kontingen nasional atau bahkan internasional. Siapa sih yang nggak pengin?

Eh, tunggu dulu! Yakin jadi atlet eSports semenyenangkan yang dibayangkan? Apakah dengan demikian nantinya kita bakal berkutat dengan game selama 24 jam/7 hari?

Fakta Mengerikan di Balik Sosok Atlet e-Sports

Seringkali, orang-orang berpikir bahwa jadi atlet eSports itu menyenangkan. Namun, sama halnya seperti profesi lainnya, ada yang dicapai, ada pula yang dikorbankan.

Bagi para pembaca setia Jaka, khususnya buat kamu yang ingin banget jadi atlet eSports, berikut fakta-fakta yang harus kamu ketahui di balik gemerlap seorang gamer profesional.

1. Begadang dan Kurang Tidur Jadi Makanan Sehari-Hari

1 Custom A74f7

Ketika kamu sudah menjadi seorang atlet eSports, kamu harus siap dengan beberapa konsekuensi. Salah satunya adalah kurang tidur.

Hal ini wajar. Sama halnya seperti atlet-atlet olahraga pada umumnya, seorang atlet eSports diharuskan rutin latihan.

Per harinya, seorang atlet eSports harus berlatih minimal 12-14 jam. Itupun jamnya random, geng. Nggak jarang, dari siang sampai keesokan pagi, waktumu bakal digunakan untuk berlatih keras.

Itulah sebabnya banyak gamers profesional memiliki jam biologis yang kacau dan nggak teratur karena padatnya jadwal latihan yang diikuti.

2. Siap-Siap Terpisah dari Teman Sebaya dan Dunia Luar

2 Custom 00911

Ketika kamu memutuskan menjadi atlet eSports, seluruh hidupmu bakal kamu curahkan hanya untuk game yang kamu mainkan beserta tim yang menaungimu.

Kamu udah nggak bisa lagi hangout bersama teman-temanmu seperti dulu. Jikapun bisa, mungkin hanya sekali atau 2 kali dalam setahun. Sisanya? Latihan, latihan, dan latihan!

Nggak hanya itu aja. Aneka game Android terbaik lainnya nggak bakal bisa kamu mainkan karena kamu bakal diperas habis-habisan untuk bermain 1 game saja sampai akhir. Kamu benar-benar serasa sedang terpisah dari dunia luar!

3. Pola Makan Tidak Teratur dan Rawan Cedera Fisik

3 Custom 92962

Seharusnya, sama seperti atlet-atlet lainnya, pola makan dan gizi seorang atlet eSports harus sangat dijaga. Namun kenyataan yang terjadi sebaliknya. Karena berkutat di depan komputer terus, seorang atlet eSports lupa waktu dan kondisi tubuh.

Nggak cuma itu saja. Mereka juga sering mengabaikan anjuran untuk berolahraga secara teratur. Entah itu hanya sekadar peregangan tangan dan leher ataupun sampai jalan santai.

Itu sebabnya seringkali kamu mendengar atlet-atlet eSports yang mengalami kekurangan gizi ataupun cedera fisik, khususnya di area pergelangan tangan, jempol, punggung, hingga leher.

4. Nggak Ada Lagi Ruang buat Kehidupan Pribadi

4 Custom F8737

Kadang, seorang atlet eSports lupa bahwa kehidupannya saat ini dapat dikatakan hampir sama seperti atlet-atlet olahraga kebanyakan. Salah satunya yang paling utama adalah soal popularitas.

Nggak ada lagi ruang buat kehidupan pribadimu seperti dulu. Ini bakal semakin parah jika kamu adalah seorang atlet dengan prestasi gemilang. Namamu bakal disorot dan dimasukkan ke dalam jejeran atlet berpengaruh, salah satunya seperti deretan atlet eSport wanita Indonesia terbaik ini.

Buat kamu yang emang sudah siap dengan popularitas dengan segala risiko yang ada di belakangnya, mungkin perkara ini nggak begitu masalah. Tapi buat yang belum, sudah siap namamu disorot di mana-mana?

5. Pressure yang Tinggi Berbuntut Kesehatan Mental yang Buruk

5 Custom C209e

Nah, ini yang paling jadi sorotan utama. Pekerjaan sebagai atlet eSport dapat dikatakan jauh lebih memeras kondisi psikis dan mentalmu dibanding olahraga lainnya.

Apalagi kalau kamu, misalkan, berhasil masuk ke dalam deretan tim eSports terbaik asal Indonesia, pressure alias tekanan dari mana-mana sangatlah tinggi.

Hal inilah yang menyebabkan atlet eSports sering mengalami kelelahan mental dalam berbagai bentuk, mulai dari stres hingga depresi. Apabila kamu nggak kuat, maka hal ini sangat berbahaya buat kondisimu di masa depan.

Kesimpulan

Pada akhirnya, hanya kamu sendiri yang berhak menentukan, apakah kira-kira mampu menjadi atlet eSports dengan semua risiko dan fakta di baliknya atau nggak?

Jika kamu sungguh-sungguh yakin bahwa jalan hidupmu ada di dunia game profesional, maka kamu harus menyiapkan diri sebaik-baiknya, geng!

Akhir Kata

Itulah tadi sederet fakta yang harus kamu ketahui di balik gemerlap dunia eSports. Bagaimana pendapatmu? Apakah kamu memiliki pandangan yang sama atau berbeda?

Jika punya, silakan tulis curahan isi hatimu di kolom komentar bawah ini. Sampai jumpa di artikel Jaka selanjutnya!

Baca juga artikel seputar eSports atau artikel menarik lainnya dari Diptya.

ARTIKEL TERKAIT
Negara Terbaik Atlet Esports Banner 5e84e

5 Negara Terbaik untuk Jadi Atlet eSports | Auto Punya Penghasilan Miliaran!

Daftar Atlet Esports Indonesia Banner C5ff4

Daftar Atlet eSports Indonesia yang Ikut Dalam SEA Games 2019, Jago-Jago!

Atlet Esports Cantik C642f

Gagal Fokus! 10 Atlet eSports Cantik Ini Pasti Bikin Kamu Rela Kalah

Tim Esports Terbaik Banner A13d6

10 Tim eSports Terbaik Dunia, Penghasilannya Sampai Ratusan Miliar!

Pmpl 2020 Fb Gaming 61733

24 Tim Esports PUBG Mobile Siap Bertarung di PMPL 2020

Fc57cded6bc87cd01e07db38cbaef08f

Pengen Jadi Atlet eSport? 6 Genre Game Ini WAJIB Kamu Kuasai!

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal