Saingi Bitcoin, BI Akan Terbitkan Central Bank Digital Currency

Saat ini Bank Indonesia sedang merumuskan pembuatan mata uang digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC) untuk memenuhi perkembangan masyarakat yang mulai menggemari cryptocurrency.

Bitcoin, salah satu mata uang digital yang paling populer, sekarang juga sudah menjadi buruan karena harganya yang semakin meningkat dari hari ke hari dan kini dianggap sebagai salah satu bentuk investasi.

Hanya saja, Bitcoin ataupun uang digital lainnya, bukanlah alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Sesuai dengan dengan Pasal 23 B UUD 1945, Rupiah merupakan satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Bank Indonesia, sebagai bank sentral Indonesia, merupakan satu-satunya pihak yang berhak untuk membuat dan mengedarkan uang di Indonesia, baik itu dalam bentuk uang kertas, uang koin, rekening giro, ataupun uang digital.

Dalam acara diskusi bertajuk CNBC Indonesia Economic Outlook 2021, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan rencana tentang penerbitan uang digital versi Indonesia ini.

"Kami sedang rumuskan Central Bank Digital Currency yang BI akan terbitkan dan edarkan dengan bank-bank dan fintech secara wholesale dan ritel," ujar Perry Warjiyo, seperti dikutip oleh CNBC pada Kamis (25/2/2021).

Hal ini senada dengan keterangan tertulis yang dikirimkan oleh Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono pada hari yang sama (25/2/2021).

Dikutip dari Kontan, Erwin Haryono menjelaskan bahwa CBDC atau mata uang digital merupakan sebuah representasi digital dari uang yang menjadi simbol kedaulatan negara atau sovereign currency.

Selain Indonesia, negara lain seperti Cina, India, dan Afrika Selatan juga sedang merencanakan pembuatan uang digital yang diterbitkan dan diedarkan oleh bank sentral mereka masing-masing.

CBDC yang diterbitkan oleh bank sentral negara masing-masing secara sah dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah untuk menggantikan uang kartal dalam transaksi dunia maya.

Sehubungan dengan sifatnya yang diatur pada bank sentral, konsep CBDC berbeda dengan cryptocurrency seperti Bitcoin.

Bitcoin dihasilkan dari proses penambangan file komputer dengan jumlah yang terbatas, yaitu hanya 21 juta keping yang beredar di masyarakat.

Berkat tidak adanya bank sentral yang mengatur, semua transaksi berlangsung secara peer-to-peer dari pengirim ke penerima.

Sementara itu, jumlah dan peredaran CBDC akan diatur oleh Bank Indonesia seperti uang pada umumnya dan memiliki catatan peredaran yang jelas dan bisa dipertanggung jawabkan dibandingkan cryptocurrency lain yang digunakan saat ini.

Dikutip dari situs resmi Bank for International Settlement (BIS), pembuatan CBDC harus mengedepankan kebutuhan nasabah.

Menurut BIS, nasabah memiliki 6 kebutuhan utama, yakni privasi, kemudahan dalam penggunaan, keamanan uang digital seperti uang tunai, memiliki akses universal, pembayaran luar negeri (cross-border), serta kegunaan peer-to-peer.

Berdasarkan kebutuhan nasabah, ada tiga tipe CBDC yang bisa digunakan, yaitu Indirect CBDC, Direct CBDC, dan Hybrid CBDC.

Indirect CBDC terjadi ketika tagihan (claim) oleh pengguna mata uang digital dilakukan ke bank komersial sebagai perantara dan bank sentral hanya melakukan bayaran dan penagihan melalui perantara. Ini tidak jauh berbeda dengan sistem keuangan Indonesia saat ini.

Direct CBDC terjadi ketika tagihan dilakukan bank sentral kepada pengguna mata uang digital. Berbeda dengan sistem finansial yang sekarang ada di Indonesia, semua individu, penjual, dan korporasi bisa membuat akun di Bank Indonesia.

Hybrid CBDC terjadi ketika individu bisa memiliki akun di bank sentral, tapi pembayarannya tetap dilakukan melalui bank komersial. Teknik ini dipakai Bank Rakyat Tiongkok.

Saat ini Bank Indonesia masih melakukan reformasi kebijakan di bidang sistem pembayaran sehingga waktu diluncurkannya mata uang digital ini masih belum pasti.

Baca juga artikel tentang Keuangan dari Indah Permata Sari

ARTIKEL TERKAIT
36d675e88247a16ea8849f57f0ebb069
5 Alasan Kenapa Kamu Tidak Perlu Investasi Bitcoin
Bitcoin 28d9b
7 Cryptocurrency Paling Mahal Selain Bitcoin, Punya 1 Perak Bikin Tajir Melintir!
Tak Cuma Bitcoin Ini 7 Mata Uang Digital Yang Paling Bernilai Di Dunia
Tak Cuma Bitcoin, Ini 7 Mata Uang Digital yang Paling Bernilai di Dunia
Bitcoin
5 Aplikasi Penghasil Bitcoin Ini Bisa Bikin Kamu Cepat Kaya!
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal