J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

5 Anime Adaptasi Manga Paling Gagal, Gak Sebagus Komiknya!

5 Anime Adaptasi Manga Paling Gagal, Gak Sebagus Komiknya!

Jumat, 18 Sep 2020, 17:30 WIB
Seneng banget dong, kalau akhirnya manga kesukaan kamu diadaptasi jadi anime! Tapi kalau malah jadi gagal seperti anime berikut ini, masih seneng nggak?

5 Anime Adaptasi Manga Paling Gagal, Gak Sebagus Komiknya!

Udah bukan rahasia bahwa apa yang ada dalam bentuk bacaan selalu lebih penuh daripada bentuk tontonannya. Contohnya, buku-buku terkenal yang diadaptasi jadi film.

Seringkali, hasilnya jadi nggak memuaskan, bukan?

Nah, sama kasusnya dengan manga yang diadaptasi jadi anime.

Gimana rasanya kalau kalian udah khatam baca manga nya dan jadi fans berat, tapi dikecewakan begitu saja oleh anime adaptasinya?

Kali ini, Jaka akan bahas 5 anime adaptasi manga paling gagal, geng. Sungguh mengecewakan ini mah. Langsung ke TKP, yuk.

Anime Adaptasi yang Mengecewakan Penggemar

Sebenernya sih, supaya berhasil, anime adaptasi nggak harus banget sama dengan manga nya ya, geng.

Hal yang terpenting adalah bagaimana anime tersebut bisa mempertahankan kelebihan dan identitas yang dimiliki oleh manga nya, sehingga sesuai dengan ekspektasi pembaca manga nya sekaligus memanjakan penontonnya.

Gimana nggak kesel kalau waktu yang sudah kita luangkan untuk nonton anime malah jadi terbuang sia-sia karena yang ditonton nggak worth it?

Nih, Jaka udah rangkumin 5 anime adaptasi manga terburuk yang menurut Jaka ancur banget.

1. Tokyo Ghoul A (2015)

Maxresdefault 127ee

Sebenarnya, anime ini patut mendapat pujian karena kenekatannya dalam membuat pilihan yang berani, yaitu mengubah jalan cerita utama.

Apabila di manga diceritakan bahwa Ken Kaneki melawan Aogiri Tree, di versi anime nya Kaneki malah bergabung dengan mereka. Tentu saja, banyak fans yang kecewa dengan perubahan ini.

Akhirnya, plot yang tidak berhasil dan kurangnya pengembangan karakter yang nyata menjadi dua kegagalan yang paling terlihat di Tokyo Ghoul A.

Warna dalam anime yang didominasi oleh abu-abu gelap, coklat, dan hijau juga membuat setiap scene malah terkesan suram, bukannya indah.

Dalam hal karakter, Root A ( A) juga terasa sangat jauh dari penonton dan tidak berkembang secara independen, geng.

Selain itu, sulit untuk memberi fokus pada satu karakter akibat tidak adanya karakter yang menonjol dan tidak ada spotlight khusus yang diberikan untuk membuat salah satu dari para karakter sebagai fokus utama.

Lagu pembuka dari anime ini pun dinilai terlalu memekakkan telinga dan tidak menarik sama sekali.

Meski begitu, Tokyo Ghoul A yang rilis pada tahun 2015 ini mendapat kritik dengan berbagai macam sudut pandang, baik positif maupun negatif.

2. Deadman Wonderland

Deadman Wonderland 750x447 269c6

Anime ini mengikuti kisah tokoh utamanya, Ganta, murid sekolah menengah biasa yang terpaksa menjadi tersangka atas pembunuhan teman-teman sekelasnya yang sesungguhnya dibunuh oleh seseorang yang disebut The Red Man .

Meskipun Deadman Wonderland cukup mengikuti plot asli manga nya dan sempat terlihat menjanjikan di episode-episode awal, pada akhirnya penonton harus mengakui bahwa anime ini memberikan cerita yang tidak tuntas.

Tidak adanya pengembangan karakter juga dinilai sebagai salah satu kelemahan dari anime ini.

Misalnya saja, Ganta yang notabene anak sekolah yang terjebak di dunia yang brutal tidak menunjukkan pertumbuhan yang nyata.

Para penggemar juga dikecewakan dengan scene yang harusnya bisa terasa ngeri ngeri sedap, geng.

Nggak kayak di manga, di versi animenya, Deadman Wonderland malah menyajikan akhir cerita yang kurang berarti dan hampir tidak menampilkan resolusi apapun.

3. Berserk (2016)

Guts Griffith Berserk Anime 2016 094cb

Para penikmat dan kritikus anime sepakat bahwa yang paling menyedihkan dari anime ini adalah kualitas animasinya.

Salah satu ulasan oleh Jacob Chapman, seorang kontributor Anime News Network, berbunyi, "Berserk adalah impian kami yang direalisasikan dengan sangat buruk dan dipaksakan, dengan kualitas CGI yang rendah, pilihan musik yang patut dipertanyakan, dan hasil kerja kamera yang membingungkan".

Hasil animasi yang payah ini terlihat dari wajah para karakter yang terkesan mati, sementara mata dan mulutnya terlihat bergerak secara kaku dan terpisah dari keseluruhan wajah. Kok jadi serem gitu ya, geng.

Apa yang disajikan Berserk terlihat seperti karya seni yang nyaris tak bergerak, membuat para penonton berspekulasi bahwa sang sutradara berusaha memangkas biaya secara signifikan.

Meskipun Berserk termasuk salah satu anime adaptasi manga yang cukup setia kepada kisah cerita aslinya, tapi tetap saja, hal tersebut tidak banyak menolong mengingat CGI yang disajikan tidak dapat diabaikan begitu saja saat menontonnya.

4. Rosario + Vampire

C9eaecc36584dbca296b97fa12fdcc45 028dd

Anime yang dirilis pada awal tahun 2008 ini dinilai sangat buruk jika dibandingkan dengan versi manga nya.

Banyak hal-hal yang terlewatkan dan perbedaan yang ada di anime adaptasinya terasa sangat dramatis.

Cukup fair jika akhirnya Rosario + Vampire disepadankan dengan Tokyo Ghoul yang juga disebut menghancurkan versi manga nya.

Para penggemar di situs Crunchyroll dan MyAnimeList juga menyatakan bahwa anime ini tidak memenuhi manga justice karena perbedaan yang terlalu signifikan tersebut.

Menceritakan seorang manusia yang bersekolah di sekolah monster, Rosario + Vampire menawarkan genre komedi ecchi dan supernatural yang sayangnya tidak dilengkapi dengan plot yang baik.

Malah, anime ini terkesan lebih mementingkan pertunjukan harem yang konyol dan lupa untuk memajukan plot.

Selain plotnya yang bermasalah, artwork dari anime ini juga dianggap kurang menarik, geng. Hmm, mungkin bisa ditonton sebagai selingan aja kali, ya.

5. Black Butler

BlackButler Bfbf4

Satu lagi anime yang dianggap melenceng dari manga nya, Black Butler. Anime ini juga dinilai sebagai anime yang memiliki potensi tetapi eksekusinya nggak bagus, geng.

Belum lagi ceritanya yang membingungkan dan adanya krisis identitas , bahkan sampai bikin penggemarnya ikut frustasi!

Meskipun nggak berusaha keras untuk mengikuti alur manga nya, tetapi anime ini berusaha keras untuk menemukan keseimbangan antara plot serius dan komedi.

Sayangnya, komedi yang ada dalam Black Butler seringkali nggak dewasa dan nggak lucu alias jayus.

Kritik tajam terhadap Black Butler semakin bertambah dengan dirilisnya season kedua dari anime ini, yang membuat ratingnya menurun drastis. Waduh

Akhir Kata

Hmm mungkin sih untuk yang nggak baca manga nya masih oke-oke aja ya, geng. Tapi kalau detail-detail pentingnya se-rusak itu, menurut Jaka sih, masih tetap mengganggu.

Jadi gimana, geng? Setuju nggak, sama daftar yang Jaka buat?

Kalo nggak setuju, kasih tau Jaka di kolom komentar ya, kenapa anime-anime diatas masih layak untuk ditonton.

Baca juga artikel seputar Film atau artikel menarik lainnya dari Ayu Kusumaning Dewi.

Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!
ARTIKEL REKOMENDASI
7 Series Anime Paling Mengecewakan, Naruto & One Piece Termasuk?

7 Series Anime Paling Mengecewakan, Naruto & One Piece Termasuk?

7 Anime yang Punya Ending Beda dari Manga Aslinya, Bikin Fans Ngamuk!

7 Anime yang Punya Ending Beda dari Manga Aslinya, Bikin Fans Ngamuk!

7 Anime Paling Overrated Sepanjang Masa, Naruto & One Piece Termasuk?

7 Anime Paling Overrated Sepanjang Masa, Naruto & One Piece Termasuk?

7 Perbedaan Penting antara Anime dan Manga Naruto, Mending Baca Manga?

7 Perbedaan Penting antara Anime dan Manga Naruto, Mending Baca Manga?

Tags Terkait:

Tunggu sebentar...

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal