Sempat Terlantar, Rupanya Ini Rumah Bekas Permaisuri Raja | Punya Kisah Sedih di Baliknya

Default

Siapa yang pernah menyangka kalau bangunan rumah dengan luas 5.000 meter persegi yang tampak tidak terawat ini rupanya milik permaisuri seorang raja?

Rumah yang berlokasi di RT 07/RW 02, Kelurahan Kepatihan Kulon, Kecamatan Jebres, Surakarta ini rupanya adalah bekas rumah yang punya warisan sejarah Kota Solo.

Berdasarkan penuturan dari Surojo, kerabat dari Raden Mas Projo Suwito, bangunan rumah tersebur bernama Ndalem Kemasan.

Rumah ini dulunya pernah ditinggali oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Permaisuri dari Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Paku Buwono VI. Artinya, bangunan tersebut diperkirakan sudah berdiri sejak sebelum tahun 1830.

"Dulunya ini difungsikan sebagai rumah Kanjeng Ratu Hemas. Kemudian berikutnya difungsikan sebagai rumah pejabat Kepatihan Ndalem Surakarta," tutur Surojo, dikutip dari Kumparan.

Kisah Pilu Gusti Kanjeng Ratu Hemas

Keturunan Kraton Surakarta 85067

Gusti Kanjeng Ratu Hemas diceritakan mendiami rumah tersebut sejak mulai mengandung sampai melahirkan anaknya secara sendirian.

Kondisi tersebut terpaksa dijalaninya lantaran Paku Buwono VI ditangkap, diasingkan, dan dieksekusi Belanda di Ambon.

Pada akhirnya anaknya itulah yang nantinya bakal dilantik menjadi Paku Buwono IX. Hingga sekarang, Ndalem Kemasan masih difungsikan untuk tempat tinggal dari keluarga kerajaan yakni cucu Raden Mas Ngabei Projo Suwito.

Surojo berharap agar bangunan yang sempat jadi tempat tinggal Permaisuri Raja Solo tersebut dapat diperbaiki kembali oleh Pemerintah Kota Solo.

"Saya harapkan perhatian dari pemerintah agar bangunan ini bisa diperbaiki kembali. Tidak perlu dibangun, tapi diperbaiki kembali dan digunakan untuk kegiatan sanggar seni bagi masyarakat umum," tutur Surojo.

"Kedua, harapan kami tidak adanya gangguan lingkungan yang disebabkan oleh adanya pembangunan-pembangunan di sekitar bangunan rumah ini," tegas Surojo.

Perlunya Perhatian Pemerintah Daerah

Raja Kraton Surakarta 4a684

Ketua Forum Budaya Mataram (FBM), BRM Kusumo Putro SH MH mengaku prihatin terhadap kondisi bangunan itu saat ini.

Sebab masih tidak adanya kepedulian dari pemerintah daerah untuk bangunan yang terbilang bersejarah ini.

"Bagi kami ini sangat memprihatinkan, sebab ternyata sejauh ini sama sekali tidak ada perhatian dari pemerintah, padahal bangunan ini bersejarah," tegas Kusomo.

"Dari bangunan ini banyak terlahir berbagai peristiwa bersejarah di Kota Solo, sangat ironis," tambahnya.

Dirinya yang sebagai ketua dari Dewan Pelestari dan Penyelamat Seni Budaya Indonesia (DPPSBI), berencana mengirimkan surat untuk pemerintah daerah dan pusat agar ada upaya renovasi bangunan Ndalem Kemasan.

Baca juga artikel seputar Ragam atau artikel menarik lainnya dari Ilham Fariq Maulana.

BACA JUGA

Danau Sentani di Papua Surut, Benda Peninggalan Zaman Purbakala Muncul ke Permukaan

Disambut Karpet Merah Bak Artis Hollywood, Video Wanita ini Mendadak Viral | Kabarnya Selebgram Asal Aceh

75+ Nada Dering WA Terbaru & Terlengkap 2021, Gratis!

Download Alight Motion Pro MOD APK v3.8.0 Terbaru 2021 | Free & No Watermark!

5 Artis Indonesia yang Koleksi Perhiasan Bernilai Fantastis | Bisa Seharga Rumah!

ARTIKEL TERKAIT
Pageooo 8086d
8 Gorila di Kebun Binatang Ternyata Positif COVID-19, Kok Bisa?
Pandemi Covid19 2021 Bisa Lebih Buruk Dari 2020 41167
WHO: Pandemi COVID-19 di 2021 Bisa Lebih Buruk dari 2020
Sin133 F56ff
Vaksin COVID-19 Bisa Memperbesar Penis, Hoaks atau Bukan?
Lukisan345 3850a
Lukisan Goa Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia, Begini Penampakannya!
Tags Terkait: rumah
Tautan berhasil disalinX
x

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal