J

A

L

A

N

T

I

K

U

S

!

!

  • NONTONYUK!
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kerjasama
No Name
 

4 Pesawat Hasil Patungan Rakyat Indonesia | Kapal Selam Bukan yang Pertama!

Senin, 3 Mei 2021, 13:00 WIB
Patungan membeli Alutsista ternyata bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Sebelumnya, rakyat sudah beberapa kali patungan beli pesawat, lho!

Tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak sejak Rabu (21/04/2021) dan ditemukan pada Minggu (25/04/2021), menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan seluruh rakyat Indonesia.

Gak hanya kehilangan putra terbaik bangsa, Indonesia juga kehilangan salah satu Alutsista atau Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia yang berguna menjaga kedaulatan negara.

Ustad Abdul Somad mengambil aksi dengan mengajak seluruh rakyat Indonesia patungan membeli kapal selam sebagai pengganti KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali tersebut.

Dalam akun Instagram-nya, UAS menuliskan "RAKYAT BERSATU. JAGA KEDAULATAN LAUT KITA. Open Donasi Patungan Rakyat Indonesia Untuk Pembelian Kapal Selam Pengganti Nanggala 402 Bersama Masjid Jogokariyan Jogja,".

Berdasarkan laporan dari Kumparan, dana yang terkumpul per tanggal 1 Mei 2021 sudah mencapai Rp1,2 milyar. Hanya saja, dibutuhkan minimal Rp1,7 triliun untuk membeli 1 unit kapal sekelas KRI Nanggala.

Tapi tahu gak sih kamu, di era awal kemerdekaan, rakyat Indonesia juga pernah patungan untuk membeli pesawat, lho.

1. Avro Anson RI-003

1 A5f7a

Dua tahun pasca kemerdekaan, Indonesia membutuhkan angkutan udara untuk urusan jual beli barang, mengirim diplomat, atau untuk mengirim pasukan secara cepat.

Berdasarkan buku Sejarah Operasi Penerbangan Indonesia periode 1945 - 1950 yang diterbitkan oleh Dinas Sejarah TNI AU, setidaknya terdapat 3 pesawat yang dibeli dari hasil patungan warga Sumatera.

Hal ini gak mengherankan mengingat negara kita kala itu baru saja merdeka dan sedang dalam masa pemulihan ekonomi.

Yang pertama adalah pesawat dengan nama Avro Anson RI-003. Pesawat ini dibeli dari seorang bangsawan Australia, H. Keegan dengan nomor registrasi VH-BBY.

Demi dapat membeli pesawat ini, rakyat Minang selama 2 bulan menyumbangkan emas dan perak yang mereka miliki. Mulai dari gelang, anting, hingga cincin kawin.

Emas tersebut mereka serahkan ke Panitia Pusat Pengumpul Emas yang dibentuk Bung Hatta untuk kemudian dilebur dan dijadikan emas batangan.

Pada bulan Desember 1947, akhirnya pesawat Avro Anson RI-003 resmi menjadi milik Indonesia dengan mahar 12 Kg emas hasil iuran warga Minang.

Pesawat ini digunakan untuk menjalin kerjasama dengan negara tetangga. Sayangnya, pesawat ini kemudian jatuh di Tanjung Hantu, Malaysia dan menewaskan seluruh awak.

2. Avro Anson RI-004

2 F5106

Setahun setelah jatuhnya pesawat RI-003, rakyat Sumatera kembali patungan untuk membeli pesawat baru. Di tahun 1948, Indonesia masih ada di bawah tekanan Belanda pada Agresi Militer I.

Untuk menembus blokade Belanda, wakil presiden Mohammad Hatta memiliki ide untuk membeli pesawat baru. Pesawat ini nantinya akan digunakan untuk menembus blokade lewat udara.

Untuk menggalang dana, Bung Hatta membentuk kembali panitia sumbangan yang kemudian diketuai oleh Mr. A Karim, Direktur Bank Negara.

Kali ini giliran warga Bukittinggi yang patungan membeli pesawat. Avro Anson RI-004 dibeli dari warga Skotlandia yang bernama Wade Palmer.

Belum setahun beroperasi, Avro Anson RI-004 harus hancur dalam Agresi Militer II di Yogyakarta akibat serangan Belanda pada akhir 1948.

3. Dakota DC-3 RI-001

3 10317

Pesawat ketiga yang bernama Dakota DC-3 RI-001 juga sumbangan masyarakat Sumatera, tepatnya Aceh, geng. Pesawat ini tercetus dari pidato Bung Karno di Hotel Aceh, Kuta Raja pada tanggal 16 Juni 1948.

Pidato tersebut menggugah semangat dan jiwa patriot rakyat Aceh. Pada tanggal 20 Juni 1948, Djuned Yusuf bersama Said Muhammad Alhabsji dan Teuku Panglima Polem Muhammad Ali terpilih sebagai panitia pembeli pesawat udara, disaksikan oleh Residen Aceh Teuku M. Daudsyah.

Hanya dalam waktu 2 hari saja, rakyat Aceh berhasil mengumpulkan uang sebesar 130.000 Straits Dollar yang kala itu memiliki nilai sama dengan 20 Kg emas murni.

Pesawat hasil patungan warga Aceh ini dijuluki dengan nama Dakota RI-001 Seulawah. Seulawah sendiri dalam bahasa Aceh memiliki makna "Gunung Emas".

Pesawat Dakota DC-3 RI-001 memiliki jasa yang sangat besar bagi bangsa Indonesia. Pesawat ini menjadi cikal bakal berdirinya perusahaan penerbangan niaga pertama, Indonesian Airways, sekaligus menjadi pesawat angkut pertama yang dimiliki bangsa.

4. R80 Buatan Indonesia

4 C75de

Jika dulu kita patungan beli pesawat dari luar negeri, saat ini kita bisa patungan untuk pesawat murni buatan anak negeri.

Pesawat dengan jenis R80 didesain oleh mantan presiden Indonesia, BJ Habibie, disponsori oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI), dan dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

Regio Aviasi Industri (RAI) sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang perancangan, pengembangan, dan manufaktur pesawat terbang.

Perusahaan ini didirikan oleh BJ Habibie bersama putra sulungnya Ilham Akbar Habibie, untuk menjawab kebutuhan angkutan udara regional di Indonesia dan pasar internasional.

Proyek patungan untuk membangun prototip pesawat R80 sebenarnya sudah dimulai pada tahun 2017 lalu lewat platform crowdfunding, Kitabisa.com.

Total biaya pembuatan prototype pesawat R80 mencapai lebih dari Rp200 milyar. Sedangkan keseluruhan biaya pengembangan usaha mencapai 1,6 milyar Dollar AS atau setara Rp20 trilyun.

Dirangkum dari halaman Kitabisa Regio Aviasi Industri, total dana yang sudah terkumpul per tanggal 3 Mei 2021 adalah Rp9,5 milyar.

Sayangnya, pada Mei 2020, pemerintah mengeluarkan R80 dari Proyek Strategis Nasional (PSN) hingga 2024. Meski demikian, pemerintah tetap mendukung pengembangannya.

Akhir Kata

Sebagai rakyat Indonesia, tentu kamu ingin memberikan yang terbaik untuk negara kamu, dong? Kalau kamu gak bisa ikut berperang, seenggaknya kamu bisa membantu menyumbang dana kepada negara.

Kamu sendiri tertarik untuk menyumbang dana membeli kapal selam atau pesawat R80, gak? Tulis jawabanmu pada kolom komentar yang tersedia, yah!

Baca artikel mengenai Ragam atau artikel menarik lainnya dari Prameswara Padmanaba.

BACA JUGA

7 Artis Indonesia yang Diam-diam Ditaksir Artis Lain | Gagal Dipepet!

Download Alight Motion Pro MOD APK v3.7.1 Terbaru 2021 | Free & No Watermark!

7 Artis Indonesia yang Gaet Anak Crazy Rich | Serasi Banget!

10 Orang Terkaya di Indonesia 2021 | Crazy Rich Indonesia Baru Bermunculan!

Download Capcut Pro MOD APK v3.1.0 Terbaru 2021 | No Watermark & Premium Unlocked!

ARTIKEL TERKAIT
Viral Foto Kapal Melayang Di Laut Banner 89142
Viral Foto Kapal Melayang di Laut, Bukan Editan!
Jokowi Izinkan Asing Cari Harta Karun Di Laut Indonesia 5fc57
Jokowi Izinkan Asing Cari Harta Karun di Laut Indonesia, Potensi Dijarah?
Jadwal Pendaftaran Dan Seleksi Cpns 2021 Banner E7523
Jadwal Pendaftaran dan Seleksi CPNS 2021, Lengkap dengan Syarat!
Desa Unik Yang Hanya Dihuni Wanita Wanita Cantik Banner Eeb2e
Desa Ini Hanya Dihuni Perempuan Cantik, Surga Buat Laki-laki Jomblo!
Cara Robot Nasa Kirim Data Dari Mars Ke Bumi Banner 6514e
Cara Robot NASA Kirim Pesan dan Data dari Mars ke Bumi, Canggih!
Soto Ayam Masuk Daftar Sup Terenak Di Dunia Banner F020e
Soto Ayam Masuk Daftar Sup Terenak di Dunia, Bikin Bangga Indonesia!
Cara Bikin Background Wa Beda Untuk Tiap Kontak Banner A8243
Cara Bikin Background WA yang Berbeda di Tiap Kontak, Biar Gak Bosen!
Langganan Artikel
Temukan Tips dan Berita menarik setiap harinya. GRATIS!

Tags Terkait:

Keluar dari JalanTikus

Popup External Background JalanTikus

Apakah anda yakin untuk meninggalkan website JalanTikus?

Ya
Batal